Menu ✖

Mode Gelap
Jokowi Hadir Bawa Ijazah ke PN Jaktim, Tim Roy Suryo Siapkan 500 Pertanyaan! KRISTA INTERFOOD 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara dan Bidik 95 Ribu Pengunjung Profesional Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak Shopee 11.11 Big Sale Hadirkan Warna Baru, Kolaborasi no na Bikin Keseruan Belanja Makin Naik Level! Ancol Gratiskan Tiket Masuk 1–12 November 2026, Warga Bisa Nikmati Wisata Pantai Tanpa Bayar Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global

Hukrim

Tim Kuasa Hukum Luruskan Hoaks: Perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Tak Terkait Orang Ketiga maupun Korupsi

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta 7 Januari 2026 — Tim Kuasa Hukum Ridwan Kamil menyampaikan klarifikasi resmi kepada publik terkait putusan perkara perceraian antara Ridwan Kamil dan Atalia Praratya yang telah diputus oleh Pengadilan Agama Bandung.

Kuasa hukum Ridwan Kamil, Wenda Aluwi, menjelaskan bahwa Pengadilan Agama Bandung telah memutus perkara perceraian dengan nomor 6572/Pdt.G/2025/PA.Bandung. Dalam amar putusan tersebut, majelis hakim menyatakan perkawinan antara Ridwan Kamil dan Atalia Praratya putus karena perceraian serta menjatuhkan talak satu bain sughra dari Ridwan Kamil kepada Atalia Praratya.

“Putusan ini telah diunggah secara resmi melalui laman Pengadilan Agama Bandung. Sebagaimana ketentuan hukum acara perdata, masih terdapat masa tenggang selama 14 (empat belas) hari bagi para pihak apabila hendak mengajukan upaya hukum banding. Setelah masa tersebut berakhir, putusan akan berkekuatan hukum tetap,” ujar Wenda Aluwi.

Dalam putusan tersebut, majelis hakim juga menegaskan adanya kesepakatan bersama antara kedua belah pihak yang bersifat tidak untuk dipublikasikan. Majelis hakim memerintahkan Ridwan Kamil dan Atalia Praratya untuk mematuhi dan melaksanakan seluruh kesepakatan yang telah dibuat secara sukarela dan penuh kesadaran.

Terkait harta bersama (harta gono-gini), Wenda menegaskan bahwa pembagian harta telah disepakati jauh sebelum gugatan perceraian diajukan ke pengadilan.

“Tidak terdapat perjanjian pranikah, namun terdapat kesepakatan pemisahan harta yang dibuat sebelum pemeriksaan perkara. Seluruhnya telah diatur secara baik-baik guna menghindari adanya sengketa lanjutan,” jelasnya.

Mengenai hak asuh anak, anak pertama, Camillia atau Zara, yang telah dewasa dan saat ini berdomisili di Inggris, tetap berada dalam pengasuhan bersama kedua orang tua dengan tetap mendapatkan perhatian, kasih sayang, serta nafkah. Sementara itu, Ananda Arka untuk sementara diasuh oleh Ridwan Kamil berdasarkan kesepakatan bersama kedua belah pihak.

“Secara psikologis, saat ini Ananda Arka membutuhkan kehadiran ayahnya, sehingga pengasuhan sementara berada pada klien kami,” tambah Wenda.

Kuasa hukum lainnya, Oya Abdul Malik, sekaligus meluruskan berbagai informasi tidak benar (hoaks) yang beredar di ruang publik mengenai Ananda Arka.

“Ananda Arka diasuh oleh Pak Ridwan Kamil dan Ibu Atalia pada momentum Hari Anak Nasional. Orang tua kandung Ananda Arka telah meninggal dunia akibat Covid-19. Tidak ada keterkaitan dengan pihak mana pun sebagaimana isu yang beredar,” tegas Oya.

Terkait penyebab perceraian, Tim Kuasa Hukum menegaskan bahwa faktor utama adalah komunikasi rumah tangga yang sudah tidak berjalan dengan baik.

“Dalam materi gugatan perceraian tidak terdapat satu pun dalil mengenai orang ketiga. Perceraian ini tidak berkaitan dengan inisial tertentu maupun isu lain yang beredar, termasuk isu dugaan tindak pidana korupsi. Seluruhnya merupakan dua ranah yang berbeda,” tegas Wenda.

Secara hukum Islam, peluang rujuk masih dimungkinkan selama masa iddah apabila terdapat kesepakatan dari kedua belah pihak. Namun untuk saat ini, Tim Kuasa Hukum menyatakan fokus utama adalah menghormati dan melaksanakan putusan pengadilan.

Demikian siaran pers ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar dan memberikan penjelasan yang utuh kepada publik.

 

Tim Kuasa Hukum Ridwan Kamil

Wenda Aluwi, S.H.

Oya Abdul Malik, S.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jokowi Hadir Bawa Ijazah ke PN Jaktim, Tim Roy Suryo Siapkan 500 Pertanyaan!

5 November 2026 - 06:37 WIB

VIiral Dugaan Judi Meja Ikan-Ikan Di Mandau, Kinerja Kapolres Kampar Dipertanyakan : Razia Tak Membuahkan Hasil?

2 November 2026 - 06:02 WIB

Aktivis Perempuan dan Anak Berinisial RP Diduga Terseret Isu VCS dengan Pengusaha di Rohil, Bukti Elektronik Jadi Sorotan

27 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Bandung Express Gugat Bank Permata, Minta Penundaan Lelang Aset Bernilai Ratusan Miliar

19 Oktober 2026 - 04:18 WIB

MIRIS! Laporan Dugaan Pencekokan Obat Anak Mandek di Polres Jakut, Ibu OLH Mengadu ke Bareskrim – SP2HP Jadi Sorotan

13 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Trending di Hukrim