Menu ✖

Mode Gelap
All Print Indonesia 2026 Dorong Transformasi Industri Grafika, Packaging hingga Teknologi 3D PESTAPORA 2026 Hadirkan “Musik yang Bisa Dicium”, Kolaborasi ATSIRI Luncurkan Dua Aroma Spesial BUMI dan BUGAR Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 Musda XI Golkar Jakbar: Ryanald Jonathan Terpilih Aklamasi, Target Tambah Kursi DPRD DKI pada Pemilu 2029 World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Gudang BBM Diduga Ilegal Viral, Ada Apa dengan Ketegasan Pangdam dan Kapolda Riau? Brimob Metro Jaya Evakuasi Korban Laka di Jalur Trans Jakarta ASICS Kembali Gelar Jakarta : Speed : Race 2026, Tampilkan Beauty of Sunrise dengan SONICBLAST™ 2 RISE & SHINE™ Collection Pree Screening & Gala Premiere “Lobang Buaya”: Trailer Bikin Penonton Merasa Tahu Dalangnya, Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist, Tayang 1 Oktober 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026, Kemenperin Tampilkan Kesiapan Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia Kang Didi dan Mpo Citra Launching Podcast Desil 1, Guru Gembul Bongkar Realitas di Balik Kemiskinan

Nasional

GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan

Perbesar

Pekanbaru, Detakindonesianews – Gerakan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak (GERMAS PPA) Provinsi Riau menyatakan komitmennya dalam mendukung program Green Policing yang diinisiasi oleh Polda Riau. Program ini dinilai tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan upaya perlindungan perempuan dan anak.

Ketua Germas PPA Riau Bersama Dewan Pengawas Germas PPA

Ketua GERMAS PPA Riau, Teuku Reyza Agdi Yoga, menegaskan bahwa pendekatan Green Policing merupakan langkah strategis yang mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti perempuan dan anak.

“Lingkungan yang baik akan berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Dalam konteks perlindungan perempuan dan anak, kondisi lingkungan yang aman dan tertata menjadi faktor penting dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara GERMAS PPA Riau dan Polda Riau dalam program ini dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata, seperti edukasi masyarakat, kampanye kesadaran hukum, serta aksi sosial berbasis lingkungan yang melibatkan perempuan dan anak sebagai subjek utama.

Selain itu, Wakil Ketua Umum GERMAS PPA, Rika Parlina, juga menyampaikan bahwa pendekatan humanis dalam Green Policing sejalan dengan nilai-nilai perlindungan yang selama ini diperjuangkan oleh GERMAS PPA.

“Program ini bukan hanya soal menjaga alam, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk hidup lebih peduli, saling melindungi, dan menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak,” ungkapnya.

Dewan Pengawas Germas PPA

Sementara itu, Dewan Pengawas GERMAS PPA, Irjen (P) Roni Sompie, turut memberikan apresiasi terhadap langkah Polda Riau dalam mengimplementasikan Green Policing sebagai pendekatan kepolisian modern yang berorientasi pada keberlanjutan.

“Green Policing adalah konsep yang sangat relevan dengan tantangan saat ini. Kepolisian tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial. Ketika lingkungan dijaga dengan baik, maka potensi konflik sosial, kriminalitas, hingga kerentanan terhadap perempuan dan anak juga dapat diminimalisir,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan program tersebut, termasuk melibatkan organisasi masyarakat seperti GERMAS PPA.

“Kita membutuhkan sinergi semua pihak. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, program ini tidak hanya menjadi gerakan institusi, tetapi menjadi gerakan bersama demi masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

GERMAS PPA Riau juga mendorong agar program Green Policing dapat diintegrasikan dengan program pemberdayaan masyarakat, khususnya di tingkat desa dan kelurahan, guna memperkuat ketahanan sosial serta mencegah potensi tindak kekerasan berbasis lingkungan dan ekonomi.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan terwujud ekosistem yang tidak hanya hijau secara lingkungan, tetapi juga ramah dan aman bagi perempuan dan anak di Provinsi Riau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gudang BBM Diduga Ilegal Viral, Ada Apa dengan Ketegasan Pangdam dan Kapolda Riau?

27 September 2026 - 16:39 WIB

Brimob Metro Jaya Evakuasi Korban Laka di Jalur Trans Jakarta

27 September 2026 - 14:03 WIB

ASICS Kembali Gelar Jakarta : Speed : Race 2026, Tampilkan Beauty of Sunrise dengan SONICBLAST™ 2 RISE & SHINE™ Collection

26 September 2026 - 04:54 WIB

Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026, Kemenperin Tampilkan Kesiapan Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia

25 September 2026 - 02:46 WIB

Kang Didi dan Mpo Citra Launching Podcast Desil 1, Guru Gembul Bongkar Realitas di Balik Kemiskinan

24 September 2026 - 12:54 WIB

Trending di Nasional