Menu

Mode Gelap
ISOPLUS Run Series 2026 Kembali Digelar di Jakarta dan Surabaya, Ajak 17.000 Pelari Indonesia Unlock Your Greatness Ketua Yayasan MADINAH Melki Sandria Jalin Kerja Sama dengan Dubes Palestina Abdallfattah A.K. Alsattari untuk Bantuan Gaza GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan myBCA International Java Jazz Festival 2026: 21 Tahun Java Festival Production Menghubungkan Generasi, Membuka Lembar Perayaan Berikutnya United Tractors Perkuat Peran Perempuan melalui Edukasi dan Kesiapsiagaan Bencana Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang Luncurkan MRI Modern, Dilengkapi Sajian Istimewa dari Hotel Ciputra Jakarta  Hansaplast Perkuat Solusi Perawatan Luka Anak lewat Peluncuran Aqua Protect Kids, Plester Anak 100% Tahan Air dengan Desain Ceria Nellava Perkenalkan Bullion Live Price Pertama di Indonesia, Dorong Revolusi Transparansi Investasi Emas Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dan Institut Teknologi Bandung (ITB) Pelayanan Samsat Kabupaten Bekasi Terus Ditingkatkan, Petugas Pastikan Proses Lebih Optimal

Hukrim

Unggahan Media Sosial Seret Nama Pejabat Senior PLN, Perusahaan Belum Beri Tanggapan

Perbesar

Detakindonesianews.com – Sejumlah unggahan di media sosial kembali menyeret nama seorang pejabat senior PT PLN (Persero), berinisial HW, dalam berbagai tudingan yang beredar luas di platform Threads dan X. Unggahan tersebut memuat komentar politik, tuduhan persoalan pribadi, hingga dugaan afiliasi ideologi politiknya.

Dari penelusuran terhadap sejumlah unggahan akun @Hery7295 yang dikaitkan dengan pejabat PLN inisial HW, terlihat adanya komentar bernada negatif terhadap sejumlah tokoh pemerintahan, termasuk mantan presiden ke-7 Joko Widodo, wakil presiden Gibran Rakabuming Raka serta pejabat kementerian.

Dalam beberapa unggahan, akun tersebut juga dinilai menunjukkan afiliasi politik tertentu melalui pembelaan terhadap narasi yang berkaitan dengan Anies Baswedan dan para pendukungnya.

Di luar itu, beredar pula unggahan yang memuat tudingan mengenai persoalan pribadi, termasuk klaim adanya konflik rumah tangga dan dugaan hubungan dengan seorang perempuan yang disebut-sebut mendatangi kantor PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) di kawasan Gandul, Cinere, Depok. Klaim tersebut disertai narasi bahwa peristiwa itu sempat menimbulkan kehebohan internal beberapa waktu lalu.

Sumber internal PLN mengatakan dugaan hubungan pribadi HW dengan seorang perempuan bernama AB (32 tahun) termasuk klaim mengenai keberadaan seorang anak yang lahir pada 2020. Informasi tersebut sepenuhnya bersumber dari narasi media sosial dan belum dapat diverifikasi melalui dokumen atau pernyataan resmi.

Adapun secara struktural, HW diketahui merupakan pejabat senior PLN yang saat ini menjabat sebagai Executive Vice President (EVP) Pengadaan Transmisi Gardu Induk dan Material Terpusat pada Direktorat Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero). Ia memiliki latar belakang pendidikan teknik sipil dan telah lama terlibat dalam berbagai proyek strategis ketenagalistrikan nasional.

Dalam perjalanan kariernya, HW pernah terlibat dalam proyek pembangunan pembangkit seperti PLTP Lahendong dan PLTU Tanjung Jati B, dengan fokus pada pengawasan konstruksi sipil dan pengendalian operasional. Ia juga pernah menjabat sebagai Manajer Unit Pelaksana Konstruksi (UPK) V di kawasan Ciliwung, Bandung, sebelum dipromosikan menjadi Senior Manager Operasi Konstruksi pada unit proyek transmisi di Jawa. Pada penghujung 2022, ia mendapat penugasan sebagai Senior Manager Operasi Konstruksi II di PLN UIP JBB.

Hingga berita ini diturunkan, PT PLN (Persero) belum memberikan tanggapan resmi terkait unggahan-unggahan yang beredar di media sosial tersebut. Nusantara telah berupaya menghubungi pihak PLN untuk memperoleh klarifikasi dan akan memperbarui pemberitaan ini apabila ada pernyataan resmi dari perusahaan maupun pihak yang bersangkutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SOMASI DIBALAS: Ade Ratnasari Ungkap Kerugian Rp1,05 Miliar, Siap Buka Fakta ke Publik

24 April 2026 - 11:23 WIB

Konferensi Pers di Pluit :Tim pengacara tegaskan tidak ada utang piutang, dana Rp1 miliar lebih disebut investasi usaha, bukan penipuan.

26 Maret 2026 - 09:11 WIB

Restorative Justice Dibuka, Kasus Dugaan Penganiayaan WNA Filipina Diungkap Kuasa Hukum Sunan Kalijaga

10 Februari 2026 - 10:55 WIB

Delapan Tahun Janji Kosong: Millennium Hotel Dinilai Ingkar Komitmen Telur Bebas Sangkar

3 Februari 2026 - 04:59 WIB

Unjuk Rasa di PPATK: Skema Kripto Dinilai Jadi Celah Penghindaran Pajak Properti Bali

20 Januari 2026 - 09:48 WIB

Trending di Hukrim