Menu ✖

Mode Gelap
Jokowi Hadir Bawa Ijazah ke PN Jaktim, Tim Roy Suryo Siapkan 500 Pertanyaan! KRISTA INTERFOOD 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara dan Bidik 95 Ribu Pengunjung Profesional Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak Shopee 11.11 Big Sale Hadirkan Warna Baru, Kolaborasi no na Bikin Keseruan Belanja Makin Naik Level! Ancol Gratiskan Tiket Masuk 1–12 November 2026, Warga Bisa Nikmati Wisata Pantai Tanpa Bayar Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global

Hukrim

Ade Ratnasari Kuasa Hukum Budiman Tiang :Memastikan Penyelidikan Mabes Polri Terus Berjalan Bergerak dan Peringatkan Oknum yang Kuasai Lahan Tanpa Izin Resmi

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta — Tim kuasa hukum Bapak Budiman Tiang mendatangi Mabes Polri untuk memastikan perkembangan laporan dugaan tindak pidana yang telah dilayangkan sejak 1 Desember lalu. Kuasa hukum Ade Ratnasari menegaskan bahwa proses hukum telah masuk tahap penyelidikan dan saat ini terus bergerak.

Ade menjelaskan, penyidik telah menerima dan menindaklanjuti laporan kliennya. Meski masih ada sejumlah dokumen yang sedang dilengkapi, hal tersebut bersifat administratif dan tidak menghambat jalannya perkara. “Unsur pidananya sudah ada, tinggal penyempurnaan berkas karena lokasi objek berada di Bali,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa tidak benar apabila laporan tersebut dianggap stagnan. Seluruh berkas tambahan saat ini dalam proses pengiriman ke Jakarta dan akan segera diserahkan kepada penyidik Mabes Polri.

Dalam keterangannya, Ade juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat aparat kepolisian. Menurutnya, penyidik menunjukkan sikap profesional dan terbuka dalam menangani laporan kliennya. “Kami puas dengan progres yang berjalan dan percaya proses ini ditangani secara serius,” katanya.

Terkait materi laporan, Ade mengungkap adanya keterlibatan dua oknum warga negara asing asal Rusia bersama pihak-pihak lain yang diduga memasuki lahan kliennya tanpa izin. Ia menegaskan, kliennya merupakan pemilik sah Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), sehingga setiap bentuk penguasaan atau pembatasan akses tanpa dasar hukum merupakan pelanggaran.

Tim kuasa hukum juga memperingatkan seluruh pihak yang masih berada di lokasi lahan tanpa izin resmi. Menurut Ade, pihaknya tidak akan ragu mengambil langkah hukum lanjutan, termasuk laporan tambahan atas dugaan pelanggaran Pasal 167 KUHP.

Selain jalur pidana, Ade menyatakan pihaknya telah mengirimkan surat kepada berbagai lembaga negara, di antaranya PPATK, OJK, serta otoritas pajak, untuk menelusuri dugaan transaksi keuangan mencurigakan dan potensi penghindaran pajak yang berkaitan dengan objek sengketa.

“Nilai kerugian yang dialami klien kami sangat besar, sehingga wajar jika aspek keuangan dan perpajakan juga harus diperiksa secara serius,” ujarnya.

Ia menyebutkan luas lahan yang disengketakan mencapai sekitar 6.000 meter persegi dengan estimasi kerugian hingga ratusan miliar rupiah. Karena itu, Ade meminta negara hadir melindungi hak pemilik sah dan mencegah praktik mafia tanah.

Menutup pernyataannya, Ade Ratnasari mengajak masyarakat dan media untuk ikut mengawal proses hukum agar berjalan transparan dan adil. “Kami percaya hukum masih menjadi tempat terakhir untuk mencari keadilan, dan kami akan terus mengawal perkara ini sampai tuntas,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jokowi Hadir Bawa Ijazah ke PN Jaktim, Tim Roy Suryo Siapkan 500 Pertanyaan!

5 November 2026 - 06:37 WIB

VIiral Dugaan Judi Meja Ikan-Ikan Di Mandau, Kinerja Kapolres Kampar Dipertanyakan : Razia Tak Membuahkan Hasil?

2 November 2026 - 06:02 WIB

Aktivis Perempuan dan Anak Berinisial RP Diduga Terseret Isu VCS dengan Pengusaha di Rohil, Bukti Elektronik Jadi Sorotan

27 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Bandung Express Gugat Bank Permata, Minta Penundaan Lelang Aset Bernilai Ratusan Miliar

19 Oktober 2026 - 04:18 WIB

MIRIS! Laporan Dugaan Pencekokan Obat Anak Mandek di Polres Jakut, Ibu OLH Mengadu ke Bareskrim – SP2HP Jadi Sorotan

13 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Trending di Hukrim