Menu

Mode Gelap
Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Sempat Dikuasai Pihak Lain, Tanah Ahli Waris Sukamdani Sahid Kembali Setelah BPN Batalkan SHM Tumpang Tindih Buru Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Tebar Bonus Menginap hingga BBQ Gratis di Wedding Showcase Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia Rayakan 33 Tahun Perjalanan, Hotel Ciputra Jakarta Sajikan “33 Years of Flavors” World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam Beautiful Pain Ungkap Luka Pengkhianatan dan Fitnah, Raihaanun Perankan Perempuan yang Bangkit Demi Anak RUMAHSAKIT HADIRKAN “ANOMALI TOUR 2026”, MEMBAWA KEMBALI LAGU-LAGU TERSEMBUNYI KE TIGA KOTA

Riau

Tragedi Perkemahan Berujung Duka, Siswa Salah Satu SD Swasta di Kawasan PT Adei Meninggal Dunia

Perbesar

Duri, Detakindonesianews – Seorang siswa dari salah satu Sekolah Dasar (SD) swasta di kawasan PT Adei meninggal dunia saat mengikuti kegiatan berkemah yang diselenggarakan pihak sekolah pada Agustus 2024. Peristiwa tersebut menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban.

Berdasarkan keterangan orang tua korban, kegiatan berkemah dilaksanakan pada Senin, 12 Agustus 2024. Sekitar 20 siswa diberangkatkan menuju kawasan Jalan Lingkar pada pukul 02.00 WIB menggunakan bus milik PT Adei.

Menurut informasi yang diterima keluarga, insiden yang diduga sebagai peristiwa tenggelam itu terjadi pada Rabu, 14 Agustus 2024, sekitar pukul 13.30 WIB. Kabar mengenai kejadian tersebut pertama kali diterima orang tua korban dari salah seorang wali murid yang turut mendampingi kegiatan.

Setelah menerima informasi tersebut, keluarga berupaya menghubungi kepala sekolah untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut. Namun, hingga saat itu belum ada respons yang diterima. Orang tua korban kemudian menuju lokasi menggunakan mobil ambulans milik PT Adei.

Sesampainya di lokasi, korban diketahui telah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Di fasilitas kesehatan tersebut, petugas medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Perumahan Staf PT Adei untuk disemayamkan.

Menanggapi peristiwa tersebut, Waketum Gerakan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak (GERMAS PPA) Provinsi Riau, Rika Parlina Sh, menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya ananda Rey Frans Saragih. Peristiwa ini harus menjadi perhatian serius semua pihak, khususnya dalam memastikan standar keselamatan dan pengawasan terhadap anak-anak dalam setiap kegiatan sekolah di luar lingkungan belajar,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar pihak sekolah dan instansi terkait memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kronologi kejadian, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan kegiatan luar sekolah.

“Transparansi dan evaluasi sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak sekolah maupun pihak terkait mengenai kronologi lengkap kejadian.

Berita ini disusun berdasarkan keterangan keluarga korban. Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak sekolah serta pihak terkait sesuai dengan ketentuan Kode Etik Jurnalistik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OBH YHRS Terima Penghargaan Sebagai Posbakum Terbaik se-Riau

3 September 2026 - 15:04 WIB

Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas

3 September 2026 - 08:27 WIB

Dari Car Free Day, Teuku Reyza dan Andi Champay Serukan Perlindungan Anak dan Jaga Marwah Riau

24 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Sahroni Minta Klub Malam Disweeping, Teuku Reyza Desak Riau Perketat Pengawasan Anak di Bawah Umur

13 Agustus 2026 - 16:29 WIB

APPM RIAU LAPORKAN PERTAMINA DAN KSO TERKAIT PROYEK PENANGANAN LIMBAH B3 KE SKK MIGAS, DESAK BLACKLIST KONTRAKTOR

10 Juni 2026 - 08:56 WIB

Trending di Pekanbaru