Menu

Mode Gelap
Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia  TDI Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Saham Rp381,5 Miliar ke Bareskrim Polri Viu dan iQIYI International Luncurkan Paket Langganan Streaming di Asia Tenggara Bareskrim POLRI Berhasil Menangkap Buronan Narkoba Frans Anthony di Malaysia Iskandar Halim Munthe Laporkan Dugaan Sengketa 5.900 Hektare Lahan di Lahat ke Satgas Antimafia Tanah JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

Riau

Tragedi Perkemahan Berujung Duka, Siswa Salah Satu SD Swasta di Kawasan PT Adei Meninggal Dunia

Perbesar

Duri, Detakindonesianews – Seorang siswa dari salah satu Sekolah Dasar (SD) swasta di kawasan PT Adei meninggal dunia saat mengikuti kegiatan berkemah yang diselenggarakan pihak sekolah pada Agustus 2024. Peristiwa tersebut menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban.

Berdasarkan keterangan orang tua korban, kegiatan berkemah dilaksanakan pada Senin, 12 Agustus 2024. Sekitar 20 siswa diberangkatkan menuju kawasan Jalan Lingkar pada pukul 02.00 WIB menggunakan bus milik PT Adei.

Menurut informasi yang diterima keluarga, insiden yang diduga sebagai peristiwa tenggelam itu terjadi pada Rabu, 14 Agustus 2024, sekitar pukul 13.30 WIB. Kabar mengenai kejadian tersebut pertama kali diterima orang tua korban dari salah seorang wali murid yang turut mendampingi kegiatan.

Setelah menerima informasi tersebut, keluarga berupaya menghubungi kepala sekolah untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut. Namun, hingga saat itu belum ada respons yang diterima. Orang tua korban kemudian menuju lokasi menggunakan mobil ambulans milik PT Adei.

Sesampainya di lokasi, korban diketahui telah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Di fasilitas kesehatan tersebut, petugas medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Perumahan Staf PT Adei untuk disemayamkan.

Menanggapi peristiwa tersebut, Waketum Gerakan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak (GERMAS PPA) Provinsi Riau, Rika Parlina Sh, menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya ananda Rey Frans Saragih. Peristiwa ini harus menjadi perhatian serius semua pihak, khususnya dalam memastikan standar keselamatan dan pengawasan terhadap anak-anak dalam setiap kegiatan sekolah di luar lingkungan belajar,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar pihak sekolah dan instansi terkait memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kronologi kejadian, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan kegiatan luar sekolah.

“Transparansi dan evaluasi sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak sekolah maupun pihak terkait mengenai kronologi lengkap kejadian.

Berita ini disusun berdasarkan keterangan keluarga korban. Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak sekolah serta pihak terkait sesuai dengan ketentuan Kode Etik Jurnalistik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

APPM RIAU LAPORKAN PERTAMINA DAN KSO TERKAIT PROYEK PENANGANAN LIMBAH B3 KE SKK MIGAS, DESAK BLACKLIST KONTRAKTOR

10 Juni 2026 - 08:56 WIB

RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA

24 Mei 2026 - 13:36 WIB

SKANDAL Oknum MAMI : KTP Mantan LC Diduga Ditahan, Ketua Germas PPA Riau Sebut Bentuk Intimidasi dan Pelanggaran Hukum

8 Mei 2026 - 04:08 WIB

Sorotan Keras! Balita dan Anak di Bawah Umur Terpantau Hingga Pukul 23.00 di Kafe Laksamana Muda, Ketua GERMAS PPA Riau: Cederai Komitmen Riau Layak Anak

3 Mei 2026 - 11:53 WIB

Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba, Gubernur dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi

25 April 2026 - 15:21 WIB

Trending di Riau