Menu ✖

Mode Gelap
Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang Rayakan Tradisi Sangjit Lebih Berkesan, Vega Hotel Gading Serpong Tawarkan Paket Lengkap Rp18 Juta Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak Bidik 95.000 Pengunjung dari 30 Negara, KRISTA InterFOOD 2026 Hadirkan 1.100 Peserta di PIK 2 Fadli Zon Resmikan Rupakala 2026, 80 Seniman Unjuk Karya dan Inovasi Seni Media di Bogor Shopee 11.11 Big Sale Hadirkan Warna Baru, Kolaborasi no na Bikin Keseruan Belanja Makin Naik Level! Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun VIiral Dugaan Judi Meja Ikan-Ikan Di Mandau, Kinerja Kapolres Kampar Dipertanyakan : Razia Tak Membuahkan Hasil?

Daerah

Miris! Anak 5 Tahun Terluka Parah, Orang Tua Korban Malah Ditekan Pelaku

Perbesar

Duri, Detak Indonesia News — Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menimpa seorang anak berusia lima tahun di kawasan perumahan Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban.

Balita bernama Defa mengalami luka serius setelah diduga ditabrak pengendara sepeda motor. Hingga saat ini, keluarga korban mengaku belum menerima kepedulian maupun itikad baik dari pihak pelaku.

Dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media, ayah korban menegaskan bahwa pihaknya tidak mengharapkan ganti rugi secara materi. Namun sebagai bentuk kemanusiaan, keluarga hanya meminta perhatian dan kepedulian dari keluarga pelaku.

“Kami tidak meminta uang. Kami hanya ingin keluarga pelaku datang ke rumah, melihat kondisi anak saya yang saat ini masih dalam masa pemulihan,” ujar ayah korban, Senin (21/7/2025).

Lebih menyedihkan lagi, keluarga korban menyebut pihak pelaku, yang merupakan anak dari AS, justru diduga mengancam dan menyalahkan keluarga korban.

“Alih-alih meminta maaf, ibu pelaku malah mengucapkan kata-kata ancaman dan menyalahkan kami sebagai orang tua karena dianggap lalai,” tambahnya.

Tak hanya itu, keluarga korban juga mengungkap adanya dugaan keterlibatan oknum yang mengaku sebagai anggota dewan dan orang tua si pelaku Mengaku dari perwakilan lembaga perlindungan anak. Keluarga menilai kehadiran oknum tersebut tidak berpihak pada korban, justru menambah tekanan psikologis kepada keluarga.

“bahkan kronologi kejadian diubah menjadi kecelakaan tunggal agar biaya pengobatan sepenuhnya ditanggung oleh rumah sakit, bukan oleh pelaku. Padahal kenyataannya anak kami jelas ditabrak,” jelas ayah korban.

Akibat insiden tersebut, Defa mengalami luka robek di bagian wajah dan mendapatkan perawatan medis serius, termasuk 11 jahitan di area mata.

Wakil Ketua Umum GERMAS PPA Riau, Rika Parlina, S.H., menyayangkan sikap keluarga pelaku yang dinilai tidak menunjukkan empati terhadap korban.

“Sebagai pihak yang menabrak, seharusnya minimal hadir melihat kondisi korban. Jangan justru menyalahkan orang tua korban. Kita semua wajib introspeksi, apalagi di lingkungan perumahan semestinya berkendara dengan bijak, tidak ngebut,” tegas Rika.

GERMAS PPA sebagai organisasi yang aktif mengadvokasi hak anak menilai insiden ini sebagai bentuk kelalaian yang tidak boleh diabaikan. Mereka juga meminta penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini sesuai prosedur.

“Kami akan terus mengawal kasus ini dan memastikan hak-hak anak mendapatkan keadilan. Apalagi korban adalah anak kecil yang butuh perlindungan hukum,” tambahnya.

Sementara pihak keluarga korban berharap agar aparat penegak hukum dapat bertindak adil dan transparan dalam menangani kasus tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

VIiral Dugaan Judi Meja Ikan-Ikan Di Mandau, Kinerja Kapolres Kampar Dipertanyakan : Razia Tak Membuahkan Hasil?

2 November 2026 - 06:02 WIB

Aktivis Perempuan dan Anak Berinisial RP Diduga Terseret Isu VCS dengan Pengusaha di Rohil, Bukti Elektronik Jadi Sorotan

27 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Cegah Anak Di Bawah Umur Masuk THM, Cipta GERMAS PPA Riau Pasang Banner Imbauan di Andrews Mart Pekanbaru

11 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Ketua GERMAS PPA Riau Bersama PT Golden Satya Perkasa Bagikan 200 Nasi Kotak di Tiga Titik Jalanan Pekanbaru

2 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Gudang BBM Diduga Ilegal Viral, Ada Apa dengan Ketegasan Pangdam dan Kapolda Riau?

27 September 2026 - 16:39 WIB

Trending di Pekanbaru