Menu ✖

Mode Gelap
KRISTA INTERFOOD 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara dan Bidik 95 Ribu Pengunjung Profesional Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang Rayakan Tradisi Sangjit Lebih Berkesan, Vega Hotel Gading Serpong Tawarkan Paket Lengkap Rp18 Juta Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak Fadli Zon Resmikan Rupakala 2026, 80 Seniman Unjuk Karya dan Inovasi Seni Media di Bogor Shopee 11.11 Big Sale Hadirkan Warna Baru, Kolaborasi no na Bikin Keseruan Belanja Makin Naik Level! Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun

Berita

Komnas PA Provinsi Riau Bersama Kanwil Kemenkumham Riau Soaialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap anak di Lingkungan PT Padasa

Perbesar

Kampar, DetakindonesiaNews.com – Ketua Komnas Perlindungan Anak (KPA) Provinsi Riau Dewi Arisanti Bersama Kanwil Kemenkumham Riau melaksanakan Kegiatan Sosialisasi pencegahan Kekerasan Pada anak. Kegiatan ini di gelar di lingkungan PT padasa  enam utama Kebun Koto kampar, Kamis, 24//10/24.

Komnas PA provinsi Riau kembali gencar mensosialisasikan  dan mengedukasi penjegahan tindak kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah guna mewujudkan provinsi Riau bebas dari kekerasan terhadap anak dan menjadikan daerah layak anak.

Kali ini komnas Provinsi Riau berkolaborasi  dengan Kanwil Kemenkumham Riau Mengunjunggi Sekolah yang berada di lingkungan PT pedasa Enam Utama Kebun Koto Kampar.

Tim dari Kanwil Kemenkumham Riau yang dipimpin Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Budi Argap Situngkir yang diwakili oleh Kepala Bidang HAM, Mex Mahdy, Kabid Pembinaan, Bimbingan, dan TI, Agus Erianto, serta Kasubbid Pemajuan HAM, Jenni Manalu, berkunjung ke polsek Koto Kampar.

Tim disambut oleh Kapolsek Koto Kampar, Sumaryadi, sebelum melanjutkan kunjungan ke Kantor Kecamatan Koto Kampar dan bertemu dengan Camat Koto Kampar, Ahmad Begab.

Pada pukul 12.30 WIB, tim bergerak menuju lokasi PT. Padasa Enam Utama Kebun Koto Kampar dan tiba di Sekolah Dasar di area perusahaan tersebut pukul 14.00 WIB.

Kedatangan Komnas PA dan Tim disambut oleh Manajemen perusahaan yang diwakili oleh Tedi Gustriandi. Acara sosialisasi dimulai pukul 14.30 WIB, dibuka oleh perwakilan dari pihak Kecamatan, dan dihadiri oleh murid-murid serta para guru yang masih berada di sekolah.

Dalam sosialisasi ini, Ketua Komnas Perlindungan Anak Provinsi Riau, Dewi Arisanty, menekankan, “pentingnya kesadaran akan bentuk-bentuk kekerasan pada anak yang kerap terjadi, seperti kekerasan fisik, perundungan, kekerasan seksual, diskriminasi, dan intoleransi,” Papar Dewi.

Mex Mahdy, selaku Kepala Bidang HAM Kanwil Kemenkumham Riau, turut menyampaikan peran aktif Kanwil Kemenkumham Riau dalam meminimalisir kekerasan terhadap anak.

Beliau menjelaskan berbagai layanan yang disediakan oleh Kanwil Kemenkumham Riau, termasuk Layanan Pengaduan HAM (Yankomham), yang dapat diakses baik secara langsung maupun melalui aplikasi Sapaham.

“Bidang HAM Kanwil Riau selalu terbuka untuk menerima setiap pengaduan terkait dugaan pelanggaran HAM,” ujar Mex Mahdy.

Tedi Gustriandi selaku perwakilan manajemen PT. Padasa Enam Utama Kebun Koto Kampar.

Ia mengapresiasi kunjungan serta edukasi yang diberikan oleh tim dari Kanwil Kemenkumham Riau, Komnas Perlindungan Anak Provinsi Riau, Kapolsek Koto Kampar, Kecamatan Koto Kampar, dan Babinsa Koto Kampar.

“Semoga apa yang disarankan dan diharapkan untuk anak-anak dan masyarakat di kawasan PT. Padasa Enam Utama Kebun Koto Kampar dapat terpenuhi dari sisi hak asasi manusia, terutama dalam pencegahan kekerasan pada anak,” pungkasnya.

Ketua Komnas PA Provinsi Riau juga memberikan motivasi kepada anak-anak agar menghindari segala bentuk kekerasan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah, serta menekankan peran guru dan orang tua dalam mencegah tindakan tersebut. Tutup dewi ariasanty.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OBH YHRS Terima Penghargaan Sebagai Posbakum Terbaik se-Riau

3 September 2026 - 15:04 WIB

Dugaan Gudang Penimbunan dan Pengolahan BBM Ilegal Oplosan Miliki Yuda di Siak Jadi Sorotan, Warga Minta Aparat Bertindak

29 Agustus 2026 - 07:43 WIB

TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan

21 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Soroti Ribuan Kasus Kekerasan Anak, Teuku Reyza Dorong Riau Buktikan Diri sebagai Provinsi Layak Anak

14 Agustus 2026 - 17:44 WIB

TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center

25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Trending di Berita