Menu

Mode Gelap
Krista Exhibitions Paparkan Agenda Strategis 2026 dan Pastikan KRISTA INTERFOOD Digelar di NICE PIK 2, Fokus Perkuat Industri F&B dan HoReCa Nasional Ancol Hadirkan Promo Tiket Masuk dengan Gratis Voucher Makan di Resto Park Hotel Cawang Jakarta Hadirkan “Sparkling Ramadhan” dengan Konsep Mediterranean & Arabian Experience Swiss-Belhotel Airport Jakarta Gelar Preview Event Ramadan 2026 dan Perkenalkan Paket Iftar “Cita Rasa Ramadan” Hotel 88 Mangga Besar 62 Gelar Showcase & Media Gathering Iftar “The Oasis Experience” Sambut Ramadan 2026 Korban Dugaan Penyanderaan Desak Polres Kampar Tangkap Pelaku Penganiayaan Sinergi untuk Generasi Tangguh, United Tractors dan DPRD Kaltim Gelar Simulasi Kesiapsiagaan di SMKN 3 Sendawar DoubleTree by Hilton Jakarta Kemayoran Hadirkan “Maharasa”, Perayaan Rasa Beragam dalam Kebersamaan Ramadan

Berita

Kapolda Riau Siap Tindak Preman dan Ormas yang Meresahkan, Bentuk Tim Khusus di Setiap Polres

badge-check


					Kapolda Riau Siap Tindak Preman dan Ormas yang Meresahkan, Bentuk Tim Khusus di Setiap Polres Perbesar

PEKANBARU, Detak Indonesia News – Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menyatakan jajarannya siap bertindak cepat dan terukur dalam menanggapi aksi-aksi yang meresahkan masyarakat, termasuk dugaan premanisme dan tindakan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menyimpang dari hukum.

“Tidak ada tempat bagi tindakan intimidatif, pemaksaan, atau perilaku sewenang-wenang yang mengganggu ketertiban umum. Polri harus dan akan hadir sebagai pelindung dan penegak hukum yang adil,” kata Irjen Herry dalam keterangannya di Pekanbaru, Kamis (8/4).

Sebagai langkah awal, Polda Riau akan membentuk tim khusus di setiap Polres untuk menangani potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Tim ini akan bekerja secara responsif dan represif. Begitu ada laporan atau indikasi gangguan, mereka langsung bergerak. Ini bentuk nyata dari kehadiran Polri untuk menjamin rasa aman warga,” ujar Irjen Herry.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Asep Darmawan, menambahkan bahwa pihaknya telah memetakan sejumlah wilayah yang dinilai rawan serta kelompok-kelompok yang diduga berpotensi menimbulkan keresahan.

“Pemetaan ini mencakup aktivitas seperti dugaan pemalakan, penguasaan lahan secara tidak sah, serta intimidasi yang mengatasnamakan organisasi tertentu,” jelas Kombes Asep.

Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menindak secara hukum siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran seperti pemerasan, pungutan liar, intimidasi, atau kekerasan.

“Kami tidak akan mentolerir tindakan kriminal apa pun, termasuk yang mengatasnamakan kelompok atau ormas. Kami juga membuka saluran pelaporan cepat dan aman bagi masyarakat yang merasa dirugikan,” tambahnya.

Polda Riau mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan melaporkan aktivitas yang mencurigakan serta mendukung upaya bersama dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Preman Berkedok Petugas Keamanan Lakukan Penganiayaan dan Pengancaman Terhadap Masyarakat Desa Suka Mulya

14 Januari 2026 - 16:06 WIB

Uluran Tangan Penuh Cinta Lavanza Family Counseling & Hypnotherapy Cibubur untuk Warga Aceh Tamiang

28 Desember 2025 - 18:34 WIB

6 Bulan Tanpa Kepastian, Mahasiswa Hukum UMRI & Germas PPA Desak DPRD Riau Tuntaskan Kasus Bullying

26 November 2025 - 15:30 WIB

Diduga KSO Tak Terkonfirmasi Gunakan Jasa Preman, Terjadi Pengrusakan dan Pemukulan Terhadap Aset serta Karyawan Perusahaan

17 November 2025 - 16:27 WIB

Inilah Sosok di Balik Keberhasilan Operasi Penyelamatan Anak: Waketum DPP Germas PPA Rika Parlina Sampaikan Apresiasi Kepada Jajaran Pembina dan Pimpinan

17 November 2025 - 13:53 WIB

Trending di Berita