Menu

Mode Gelap
Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Sempat Dikuasai Pihak Lain, Tanah Ahli Waris Sukamdani Sahid Kembali Setelah BPN Batalkan SHM Tumpang Tindih Buru Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Tebar Bonus Menginap hingga BBQ Gratis di Wedding Showcase Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia Rayakan 33 Tahun Perjalanan, Hotel Ciputra Jakarta Sajikan “33 Years of Flavors” World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam Beautiful Pain Ungkap Luka Pengkhianatan dan Fitnah, Raihaanun Perankan Perempuan yang Bangkit Demi Anak RUMAHSAKIT HADIRKAN “ANOMALI TOUR 2026”, MEMBAWA KEMBALI LAGU-LAGU TERSEMBUNYI KE TIGA KOTA

Berita

Kapolda Riau Siap Tindak Preman dan Ormas yang Meresahkan, Bentuk Tim Khusus di Setiap Polres

Perbesar

PEKANBARU, Detak Indonesia News – Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menyatakan jajarannya siap bertindak cepat dan terukur dalam menanggapi aksi-aksi yang meresahkan masyarakat, termasuk dugaan premanisme dan tindakan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menyimpang dari hukum.

“Tidak ada tempat bagi tindakan intimidatif, pemaksaan, atau perilaku sewenang-wenang yang mengganggu ketertiban umum. Polri harus dan akan hadir sebagai pelindung dan penegak hukum yang adil,” kata Irjen Herry dalam keterangannya di Pekanbaru, Kamis (8/4).

Sebagai langkah awal, Polda Riau akan membentuk tim khusus di setiap Polres untuk menangani potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Tim ini akan bekerja secara responsif dan represif. Begitu ada laporan atau indikasi gangguan, mereka langsung bergerak. Ini bentuk nyata dari kehadiran Polri untuk menjamin rasa aman warga,” ujar Irjen Herry.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Asep Darmawan, menambahkan bahwa pihaknya telah memetakan sejumlah wilayah yang dinilai rawan serta kelompok-kelompok yang diduga berpotensi menimbulkan keresahan.

“Pemetaan ini mencakup aktivitas seperti dugaan pemalakan, penguasaan lahan secara tidak sah, serta intimidasi yang mengatasnamakan organisasi tertentu,” jelas Kombes Asep.

Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menindak secara hukum siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran seperti pemerasan, pungutan liar, intimidasi, atau kekerasan.

“Kami tidak akan mentolerir tindakan kriminal apa pun, termasuk yang mengatasnamakan kelompok atau ormas. Kami juga membuka saluran pelaporan cepat dan aman bagi masyarakat yang merasa dirugikan,” tambahnya.

Polda Riau mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan melaporkan aktivitas yang mencurigakan serta mendukung upaya bersama dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OBH YHRS Terima Penghargaan Sebagai Posbakum Terbaik se-Riau

3 September 2026 - 15:04 WIB

Dugaan Gudang Penimbunan dan Pengolahan BBM Ilegal Oplosan Miliki Yuda di Siak Jadi Sorotan, Warga Minta Aparat Bertindak

29 Agustus 2026 - 07:43 WIB

TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan

21 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Soroti Ribuan Kasus Kekerasan Anak, Teuku Reyza Dorong Riau Buktikan Diri sebagai Provinsi Layak Anak

14 Agustus 2026 - 17:44 WIB

TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center

25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Trending di Berita