Menu ✖

Mode Gelap
MALAM TAHUN BARU 2027 MAKIN BERKESAN! GRAND SAHID JAYA HADIRKAN MIDNIGHT SOUL GARDEN BERSAMA MALIQ & D’ESSENTIALS BPDP dan AKPSI Dorong Hilirisasi Limbah Sawit Jadi Produk UMKM Bernilai Jual Tinggi ALLPack Indonesia 2026 Resmi Dibuka! Hadirkan 1.600 Peserta dari 42 Negara, Bidik 90 Ribu Pengunjung dan Perkuat Industri Nasional Bali Tech Week 2026 Resmi Dibuka, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Dorong Transformasi Digital Bandung Express Gugat Bank Permata, Minta Penundaan Lelang Aset Bernilai Ratusan Miliar Pertalite dari Gudang Kandis Disebut Mengalir ke Tapung Hilir, Penyalur Akui Beli 25–30 Jerigen Sekali Transaksi Aktivis Perempuan dan Anak Berinisial RP Diduga Terseret Isu VCS dengan Pengusaha di Rohil, Bukti Elektronik Jadi Sorotan Perluas Peluang Pasar Global, Sasa Jalin Kemitraan Strategis Senilai USD 1 Juta dengan Zafer Global Gida asal Turkiye Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang ke Tahap Penyidikan Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 157 Film dari 59 Negara dan Bintang Legendaris Sammo Hung Sinergi Umaro dan Ulama Dinilai Perkuat Citra Humanis Polri di Tengah Masyarakat Angel Pieters Berkolaborasi dengan Musisi Peraih Grammy, Tony Williams dalam Rangkaian YE Live in Jakarta

Infotainment

Gala Premiere Film Perempuan Pembawa Sial: Malam Mistis Bertabur Budaya yang Mencekam

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta 10 September 2025 – Film horor terbaru garapan IDN Pictures, Perempuan Pembawa Sial, resmi menggelar gala premiere dan press conference pada 10 September 2025. Acara ini menandai langkah besar menuju perilisan film di bioskop Indonesia pada 18 September 2025.

Press conference dan gala premiere dihadiri oleh Produser Susanti Dewi, Produser Eksekutif Winston Utomo, Sutradara Fajar Nugros, Penulis Skenario Husein Atmojo, serta jajaran pemeran: Raihaanun, Morgan Oey, Rukman Rosadi, Aurra Kharisma, Ben Bening, Benedictus Siregar, dan penari tradisional legendaris Didik Nini Thowok yang turut berperan dalam film.

“Antusiasme penonton terhadap Perempuan Pembawa Sial luar biasa. Saya tak sabar menantikan momen ketika kisah ini akhirnya bisa disaksikan oleh publik luas di layar lebar,” ungkap Susanti Dewi, Produser Perempuan Pembawa Sial.

Sementara itu, Winston Utomo, Produser Eksekutif, menambahkan: “Film ini melalui perjalanan panjang. Dari diputar perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2024 dan memenangkan penghargaan Best Editing, kini akhirnya siap menjangkau audiens yang lebih besar. Ini adalah momen bersejarah bagi kami.”

Sejalan dengan filmnya yang sarat nuansa budaya Jawa, gala premiere Perempuan Pembawa Sial juga menghadirkan berbagai aktivasi khas Jawa, salah satunya tafsir weton. Tradisi ini dipercaya mampu mengungkap sisi tersembunyi kehidupan seseorang, mulai dari rezeki, jodoh, hingga kesialan.

Inilah yang membuatnya sejalan dengan inti cerita film yang terinspirasi dari mitos Bahu Laweyan, sebuah kutukan kuno Jawa. Konon, perempuan yang terkena kutukan ini memiliki tanda lahir sebesar koin di bahu kirinya. Setiap pria yang menikahinya akan berakhir dengan kematian tragis. Kutukan inilah yang menghantui sosok Mirah (Raihaanun), menjadikannya perempuan yang dicap membawa sial oleh lingkungannya.

“Lewat film ini, saya ingin mengangkat isu sosial bagaimana masyarakat sering kali menempatkan beban stigma pada perempuan. Ceritanya memang horor, tapi akarnya sangat dekat dengan realitas,” kata Fajar Nugros, sutradara Perempuan Pembawa Sial.

Bagi Raihaanun, memerankan karakter Mirah adalah sebuah perjalanan emosional. “Mirah itu kompleks, dia perempuan yang terluka, dihantui masa lalu, dan dipaksa menghadapi kutukan yang tak bisa ia hindari. Saya merasa terhormat bisa membawakan peran ini,” ujarnya.

Sementara itu, Didik Nini Thowok yang kembali ke dunia akting setelah terakhir kali bermain di tahun 2016 menyampaikan rasa bangganya. “Saya merasa terhormat dapat kembali berakting, terlebih dalam film yang mengangkat budaya dan mitos Jawa. Ini bukan hanya horor, tapi juga bagian dari warisan seni yang saya cintai.”

Dalam rangka merayakan rilis Perempuan Pembawa Sial, IDN Pictures akan menggelar special screening di beberapa kota di seluruh Indonesia.

Penonton dapat menyaksikan aura mistis lokal yang dibawakan dalam film ini pada:

  • 11 September 2025 – Jakarta, Yogyakarta, Banjarmasin
  • 13 September 2025 – Lampung, Samarinda, Bekasi, Cirebon, Depok, Bogor, Malang, Makassar

Perempuan Pembawa Sial akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 September 2025, dan bersiaplah dihantui oleh kutukan Bahu Laweyan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 157 Film dari 59 Negara dan Bintang Legendaris Sammo Hung

22 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Angel Pieters Berkolaborasi dengan Musisi Peraih Grammy, Tony Williams dalam Rangkaian YE Live in Jakarta

22 Oktober 2026 - 04:53 WIB

MALAM TAHUN BARU 2027 MAKIN BERKESAN! GRAND SAHID JAYA HADIRKAN MIDNIGHT SOUL GARDEN BERSAMA MALIQ & D’ESSENTIALS

21 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Semarakkan Gaya Hidup Sehat, Hotel Ciputra Jakarta Berkolaborasi dengan Sun Life Gym Menyelenggarakan Fun Aerobic

19 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Gala Premiere Beautiful Pain Angkat Isu Kekerasan dan Hubungan Toxic, Pesan Kuat untuk Perempuan Berani Keluar dari Lingkaran Trauma

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Trending di Infotainment