Menu

Mode Gelap
Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia  TDI Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Saham Rp381,5 Miliar ke Bareskrim Polri Viu dan iQIYI International Luncurkan Paket Langganan Streaming di Asia Tenggara Bareskrim POLRI Berhasil Menangkap Buronan Narkoba Frans Anthony di Malaysia Iskandar Halim Munthe Laporkan Dugaan Sengketa 5.900 Hektare Lahan di Lahat ke Satgas Antimafia Tanah JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

Nasional

Uni Eropa Berikan Beasiswa Erasmus+ kepada 260 mahasiswa dan dosen Indonesia untuk belajar di Eropa

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta – Sebanyak 260 mahasiswa dan dosen asal Indonesia berhasil meraih beasiswa bergengsi Erasmus+ untuk tahun akademik 2025, yang didanai oleh Uni Eropa. Para penerima beasiswa Ini akan bergabung dengan para pelajar lain dari berbagai negara di dunia untuk menempuh pendidikan pascasarjana dan mengikuti pertukaran mahasiswa dan dosen jangka pendek di berbagai universitas di Eropa.

Dari jumlah tersebut, 73 diantaranya adalah penerima beasiswa Erasmus Mundus Joint Master’s (EMJM), yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-8 di antara penerima beasiswa EMJM terbanyak di dunia. Para mahasiswa ini akan menempuh program pascasarjana hingga dua tahun di dua negara anggota Uni Eropa atau lebih, untuk belajar Berbagai bidang studi akademik.

Selain EMJM, 187 mahasiswa dan dosen memperoleh beasiswa pertukaran Erasmus+ jangka pendek untuk belajar, mengajar, atau mengikuti pelatihan di universitas-universitas Eropa.

Sebaliknya, 75 mahasiswa dan akademisi asal Eropa juga datang ke Indonesia untuk belajar dan mengajar dengan beasiswa yang sama. Sejak diluncurkan pada tahun 2004, hampir 3.000 mahasiswa dan dosen Indonesia berhasil meraih beasiswa Erasmus+. Thibaut Portevin, Counsellor/Head of Cooperation, Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia mengatakan, “Pendidikan tingkat tinggi dan penelitian merupakan salah satu prioritas kerjasama Uni Eropa dalam Strategi Global Gateway untuk menggerakkan investasi infrastruktur dan memperkuat hubungan dengan negara-negara mitra. Saya mengucapkan selamat kepada semua mahasiswa yang menerima beasiswa ini. Melalui Program Erasmus+,

kami bangga berinvestasi untuk masa depan Indonesia. Para penerima beasiswa ini adalah pemimpin masa depan yang akan membantu mewujudkan dunia yang lebih hijau, inklusif, dan terdigitalisasi, sekaligus memperkuat hubungan dan kolaborasi antara Eropa dan Indonesia.

Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan tinggal di berbagai universitas di negara-negara anggota Uni Eropa. Beasiswa ini menjadi pengalaman unik yang meningkatkan pengetahuan, mengasah keterampilan, dan memperluas jaringan internasional.”

Dr Yulita Priyoningsih, Subkoordinator Rekognisi Pembelajaran Lampau dan Pembelajaran Internasional, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi,

menyampaikan, “Dukungan dari Uni Eropa dan Program Erasmus+ memperkuat hubungan lintas masyarakat antara Indonesia dan Eropa untuk mendorong internasionalisasi dan meningkatkan mobilitas akademik di lanskap Pendidikan tinggi kami.”

Mewakili rekan-rekan penerima beasiswa lainnya, Noer Risky Ramadhani mengungkapkan antusiasmenya menjelang studinya di Eropa, “Kami akan segera memulai pengalaman sekali seumur hidup lintas negara, budaya, dan disiplin ilmu. Seiring kami melangkah ke lingkungan akademik dan budaya yang baru, mari kita bawa identitas kita sebagai mahasiswa Indonesia dengan penuh kebanggaan. Mari kita bawa kehangatan, rasa hormat, dan semangat Indonesia ke setiap ruang kelas dan dalam setiap percakapan. Kami berkomitmen tidak hanya mencapai keunggulan akademik tetapi juga bertekad untuk membangun jembatan antarbudaya, mempromosikan pemahaman kolektif, dan kembali sebagai agen perubahan untuk komunitas dan negara kita.”

Acara Pra-Keberangkatan Penerima Beasiswa Erasmus+ tahun ini mempertemukan para penerima beasiswa Erasmus+, alumni Erasmus, serta perwakilan Uni Eropa dan Negara Anggota Uni Eropa. Pada acara tersebut, Erasmus Mundus Student and Alumni Association (EMA) Indonesia (Asosiasi Mahasiswa dan Alumni Erasmus Mundus Indonesia), organisasi resmi alumni Erasmus+ di Indonesia, memberikan sesi pengenalan tentang EMA Indonesia dan berbagi pengalaman kepada para penerima beasiswa baru agar lebih siap ketika memulai program studi Erasmus+.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia 

20 Juni 2026 - 07:44 WIB

JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

19 Juni 2026 - 06:58 WIB

ARTA Bidik Pendapatan Rp100 Miliar pada 2026, Pemegang Saham Setujui Penguatan Struktur Permodalan

19 Juni 2026 - 04:02 WIB

Ducati Indonesia Luncurkan DesertX V2 dan Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah

19 Juni 2026 - 03:54 WIB

Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Melalui Halal Indo 2026, Pemerintah Dorong Akselerasi Industri Halal Nasional Berdaya Saing Global

19 Juni 2026 - 03:16 WIB

Trending di Nasional