Menu ✖

Mode Gelap
Mercedes-Benz STAR DRIVE di Senayan City, Menghadirkan Pengalaman Eksklusif Menjelajahi Beragam Karakter Kendaraan Premium Capek Selalu Bilang “Iya” demi Menyenangkan Orang Lain? Film People Pleaser Siap Nampol Kaum Nggak Enakan, Tayang 19 November 2026 Pertalite dari Gudang Kandis Disebut Mengalir ke Tapung Hilir, Penyalur Akui Beli 25–30 Jerigen Sekali Transaksi BMLN Gandeng TNI AL Kembangkan Budidaya Jagung di Cariu, Libatkan KDMP dan Masyarakat ALLPrint Indonesia 2026 Resmi Dibuka, 400 Peserta dari 10 Negara Pamerkan Teknologi Percetakan Terkini Samsat Kabupaten Bekasi Luncurkan 7 Inovasi Layanan, Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa Dicicil Lewat Koperasi Usai Borong Penghargaan Internasional, Film Drama-Action ‘Bandit’ Resmi Berkompetisi di Jakarta Film Week 2026 Pemko Dumai Melalui BPBD Luncurkan Aplikasi Adinda Idaman dan Tim PISB di Puncak Bulan PRB Polda Metro Jaya Bongkar Dugaan Jaringan Curanmor Jakarta-Lampung, Sita Revolver Rakitan dan 8 Butir Amunisi MIRIS! Laporan Dugaan Pencekokan Obat Anak Mandek di Polres Jakut, Ibu OLH Mengadu ke Bareskrim – SP2HP Jadi Sorotan

Dumai

Pemko Dumai Melalui BPBD Luncurkan Aplikasi Adinda Idaman dan Tim PISB di Puncak Bulan PRB

Perbesar

DUMAI, DIN – Pemerintah Kota Dumai melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai menggelar Puncak Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2026 di Citimall Dumai pada Selasa (13/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Dumai diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Dumai, Muhammad Yunus tampak hadir menyemarakkan peringatan Bulan PRB bersama Ketua DPRD Kota Dumai Agus Miswandi, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Dumai, Wahyu Wicaksono, camat dan lurah se Kota Dumai.

Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen Kota Dumai untuk bertransformasi dari sekadar melakukan penanganan darurat menjadi penguatan kesiapsiagaan, mitigasi, dan pencegahan bencana secara menyeluruh.

Sebagai kota pesisir sekaligus kawasan industri, Dumai menghadapi beragam potensi ancaman bencana, seperti banjir, pasang air laut (rob), abrasi, cuaca ekstrem, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga risiko kegagalan teknologi.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Dumai menekankan pentingnya penguatan sistem peringatan dini, edukasi masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor yang inklusif.

Dalam laporannya, Kalaksa BPBD Kota Dumai, Wahyu Wicaksono, menyampaikan bahwa puncak peringatan hari ini menjadi pijakan penting dalam memperkuat sistem mitigasi daerah.

Salah satu terobosan utama yang resmi diluncurkan adalah aplikasi informasi kebencanaan Adinda Idaman.

“Aplikasi ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan akses informasi kebencanaan yang cepat, akurat, dan mudah dipahami, mulai dari potensi ancaman, peringatan dini, hingga panduan kesiapsiagaan yang terintegrasi,” ungkapnya.

Tak hanya dari sisi teknologi, penguatan kesiapsiagaan juga menyasar sektor pendidikan dan generasi muda melalui pengukuhan Tim Putri Idaman Siaga Bencana (PISB).

“Program ini dirancang untuk mendorong peran aktif pelajar, khususnya perempuan, agar menjadi pelopor budaya sadar bencana sejak dini di lingkungan keluarga dan sekolah,” tutur Wahyu.

Upaya ini makin diperkuat dengan agenda pencanangan program Sekolah/Madrasah Aman Bencana (SMAB) di empat sekolah pilot project-yakni SMPN 2, SD Binsus, serta SDN 04 dan SDN 05-pada 16 Oktober mendatang.

Rangkaian peringatan Bulan PRB Kota Dumai 2026 ini juga diwarnai aksi nyata penyelamatan lingkungan dan kesehatan.

Lebih lanjut Wahyu menambahkan bahwa sebelumnya, BPBD telah meresmikan Early Warning System (EWS) pemantauan tinggi air dan melakukan penanaman mangrove di kawasan pesisir.

“Kami juga telah melaksanakan kegiatan membagikan ribuan masker KN95 kepada masyarakat hasil kolaborasi bersama PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Basarnas, dan komunitas RAPI,” katanya.

Di sisi lain, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Muhammad Yunus, menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukanlah tanggung jawab tunggal BPBD semata, melainkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Setiap perangkat daerah, unsur kecamatan, kelurahan, dunia usaha, akademisi, hingga relawan dan masyarakat umum diimbau untuk menghilangkan ego sektoral serta mengintegrasikan pengurangan risiko bencana dalam perencanaan pembangunan daerah secara berkelanjutan,” tegas Muhammad Yunus.

Melalui sinergi yang makin solid antara teknologi, pelestarian lingkungan, dan kesiapsiagaan berbasis masyarakat, Kota Dumai terus melangkah mantap mewujudkan daerah yang semakin aman, tangguh, dan siap menghadapi ancaman bencana.

Agenda ini diwarnai pula sosialisasi aplikasi informasi kebencanaan Adinda Idaman dan penyerahan bantuan kesiapsiagaan karhutla di Kota Dumai dari PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai. (Dedi Wahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Soal Proyek Pipa Air Bersih, PT SSS Luruskan Sejumlah Tudingan.

8 Oktober 2026 - 03:39 WIB

Bobrok Operasional PT SSS di Proyek Pertamina RU II Dumai: Mainkan BBM Subsidi Hingga PHK Sepihak

4 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Wali Kota Dumai Paisal dan Istri Tampil Serasi di Peringatan HUT ke-80 RI di Dumai

17 Agustus 2025 - 19:19 WIB

TP PKK Kota Dumai Raih Dua Penghargaan di Pekan QRIS Nasional 2025

17 Agustus 2025 - 19:11 WIB

Wali Kota Dumai Sambut Kepala Badan Bahasa, Teken Nota Kesepakatan Literasi dan Bahasa

16 Agustus 2025 - 19:00 WIB

Trending di Dumai