Detakindonesianews.com, Jakarta, 15 Oktober 2026 – Industri pengemasan Indonesia diproyeksikan semakin berkembang seiring meningkatnya aktivitas perdagangan elektronik (e-commerce) dan kebutuhan kemasan untuk program pangan nasional. Indonesian Packaging Federation (IPF) memperkirakan pasar industri kemasan nasional tumbuh sekitar 5,65% sepanjang 2026.
Peningkatan kebutuhan kemasan, khususnya untuk produk makanan dan minuman, membuka peluang bisnis sekaligus mendorong industri beradaptasi melalui inovasi material, efisiensi produksi, dan teknologi pengolahan yang semakin kompetitif.
Menangkap peluang tersebut, Krista Exhibitions Group kembali menggelar ALLPack Indonesia 2026, pameran internasional industri pengemasan dan pengolahan yang memasuki penyelenggaraan ke-25.
Berlangsung pada 20–23 Oktober 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pameran ini menghadirkan lebih dari 1.600 peserta dari 42 negara, termasuk 10 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).
CEO Krista Exhibitions – Daud D. Salim
Penyelenggara menargetkan lebih dari 90.000 pengunjung bisnis dari lebih dari 30 negara. CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menyebut jumlah peserta meningkat 15,96% dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Menurutnya, pertumbuhan tersebut mencerminkan kepercayaan industri terhadap potensi pasar pengolahan dan pengemasan Indonesia sekaligus membuka peluang investasi, adopsi teknologi, dan perluasan pasar internasional.
ALLPack Indonesia 2026 juga memperluas cakupan bisnis melalui penyelenggaraan pameran pendukung, meliputi ALLPlas, ALLProcess, ALL Beverage Technology, IPEX, FoodTech Indonesia, ALL Cold Chain, Indonesia Maritime & Logistics Expo, dan ALL Agri Expo. Integrasi berbagai sektor tersebut diharapkan memperkuat konektivitas rantai pasok, mulai dari pengolahan bahan baku, produksi, pengemasan, penyimpanan, hingga distribusi. Industri yang terlibat mencakup makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, plastik, percetakan, daur ulang, pertanian, serta logistik. Dukungan teknologi dan kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting untuk meningkatkan efisiensi operasional, menjaga kualitas produk, dan memperkuat daya saing industri nasional.
Business Development Director Indonesian Packaging Federation (IPF), Ariana Susanti, menekankan bahwa masa depan industri pengemasan ditentukan oleh kemampuan pelaku usaha berinovasi dan beradaptasi terhadap tuntutan keberlanjutan.
Kolaborasi, inovasi material, efisiensi sumber daya, digitalisasi, serta pemahaman terhadap standar dan regulasi menjadi kunci menghadapi perubahan pasar. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, ALLPack Indonesia 2026 menghadirkan lebih dari 55 seminar dan talkshow yang membahas tren teknologi, regulasi, keberlanjutan, serta tantangan industri pengemasan, plastik, farmasi, dan makanan-minuman.
Sejumlah agenda utama melibatkan IPF, Indonesian Plastics Recyclers (IPR), INAPLAS, GAPMMI, GP Farmasi Indonesia, dan APSKI.
Tidak hanya berorientasi pada pameran teknologi, ALLPack Indonesia 2026 juga menghadirkan program business matching untuk mempertemukan produsen, pembeli, distributor, importir, eksportir, dan mitra internasional. Agenda tersebut mencakup kerja sama industri farmasi Iran–Indonesia, pertemuan bisnis Indonesia–Italia, program ekspor ke Tiongkok, serta penjajakan kemitraan di sektor makanan-minuman, katering, suplemen kesehatan, plastik, dan daur ulang.
Seminar bertema peluang investasi dan insentif industri pengemasan di Indonesia juga direncanakan bersama IPF, Asian Packaging Federation (APF), dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Rangkaian ini diharapkan membuka akses pasar baru sekaligus memperluas peluang transfer teknologi dan investasi bagi pelaku usaha dalam negeri.
Didukung Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, ALLPack Indonesia 2026 menjadi momentum bagi pelaku industri untuk menangkap peluang pertumbuhan pasar kemasan nasional. Pameran ini terbuka bagi pelaku industri, buyer, distributor, importir, eksportir, dan profesional yang ingin menjajaki teknologi terbaru serta membangun kemitraan strategis.
Masyarakat bisnis dapat mengunjungi pameran pada 20–23 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi: [Registrasi Pengunjung ALLPack Indonesia 2026](https://register.knistaonline.com/visitor/allpackindonesia?utm_source=chatgpt.com).
