Menu

Mode Gelap
Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia  TDI Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Saham Rp381,5 Miliar ke Bareskrim Polri Viu dan iQIYI International Luncurkan Paket Langganan Streaming di Asia Tenggara Bareskrim POLRI Berhasil Menangkap Buronan Narkoba Frans Anthony di Malaysia Iskandar Halim Munthe Laporkan Dugaan Sengketa 5.900 Hektare Lahan di Lahat ke Satgas Antimafia Tanah JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

Infotainment

Kasus Selebgram Ade Ratna Sari Berakhir Damai, Disebut Murni Kesalahpahaman Semata

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta – Kasus kesalahpahaman antara selebgram Ade Ratnasari dengan Budiman Tiang berakhir damai. Keduanya mendatangi Komnas Perempuan guna melakukan kesepakatan damai, dan Ade sekaligus mencabut laporan ke Komisi tersebut, Senin (03/11).

Mengenakan kemeja coklat muda dan celana jean hitam, Ade datang ke Komnas Perempuan di jalan Latuharhari, Jakarta Pusat. Ia segera memasuki gedung, sambil menyapa awak media yang menanti kedatangannya.

Hanya beberapa menit masuk, lalu Ade bersama Budiman keluar bersamaan, ia mengatakan, kedatangannya ke Komnas Perempuan membuktikan bahwa kedua sudah tak lagi berseteru. Selain itu Ade juga mencabut laporan atas perbuatan tak menyenangkan yang pernah dilakukan Budiman terhadapnya.

Dikatakan, selama ini Komnas Perempuan membamtunya, apalagi semenjak dirinya melaporkan peristiwa yang tak mengenakan itu. Kedatangan Ade ke Komnas untuk menjelaskan alasan dirinya berdamai dengan pihak yang dilaporkan.

Menurutnya, setelah bertemu akhirnya keduanya menyadari, bila peristiwa yang terjadi di malam akhir tahun 2024 merupakan kesalahpahaman. Dan keduanya pun sepakat melupakan peristiwa tak mengenakan itu dan berdamai.

“Jadi ini murni kesalahpahaman, memang banyak orang bila melihat penampilan, saya, saya dianggap pria. Pertama kali pak Budiman melihat saya, saya dkira laki-laki. Maka dengan ramahnya dia merangkul saya, padahal saya wanita loh”, ungkapnya.

Ade menegaskan, keputusan berdamai bukan karena tekanan dari pihak mana pun, melainkan bentuk kesadaran pribadi. “Yang penting semua urusan selesai dengan baik. Dari kedewasaan Pak Budiman, saya belajar untuk lebih menjunjung nilai sopan santun dan kedewasaan dalam menyikapi perbedaan,” tambahnya.

Selain klarifikasi soal kesalahpahaman tersebut, Ade juga mengungkap bahwa dirinya tengah menghadapi permasalahan lain dengan dua oknum warga negara Rusia yang berutang sekitar Rp300 miliar kepada perusahaannya. Namun, ia menegaskan persoalan itu sama sekali tidak berkaitan dengan Budiman Tiang.

“Saya tidak ingin kasus ini ditunggangi pihak lain untuk menjatuhkan Pak Budiman. Saya sadar, lalu memutuskan menarik laporan saya. Saat ini, saya tidak lagi menjadi kuasa hukum pihak Umalas. Saya berdiri di sisi Pak Budiman sebagai kawan, sebagai orang yang dulu sempat berseberangan tapi kini memilih berdamai,” tegas Ade.

Ia juga menyampaikan pesan kepada aparat penegak hukum di Bali untuk memperhatikan proses hukum yang sedang dijalani Budiman Tiang. “Beliau orang baik, dan saya mendukung beliau untuk memperjuangkan keadilan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TDI Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Saham Rp381,5 Miliar ke Bareskrim Polri

20 Juni 2026 - 02:49 WIB

Viu dan iQIYI International Luncurkan Paket Langganan Streaming di Asia Tenggara

19 Juni 2026 - 13:48 WIB

Iskandar Halim Munthe Laporkan Dugaan Sengketa 5.900 Hektare Lahan di Lahat ke Satgas Antimafia Tanah

19 Juni 2026 - 10:35 WIB

Abang None Cilik Mercure Jakarta Sabang hadir kembali dengan kegiatan keluarga yang beragam

16 Juni 2026 - 12:21 WIB

Laporan Dugaan Pelanggaran WNA Mengendap Sejak 2022, Massa Desak Imigrasi dan KPK Bertindak Transparan

15 Juni 2026 - 14:39 WIB

Trending di Hukrim