Menu

Mode Gelap
4 Pameran Industri Internasional Resmi Dibuka di JIExpo, 405 Perusahaan dari 14 Negara Ramaikan Jakarta ASICS Ajak Generasi Urban Eksplorasi Gaya, Gerak, dan Pengalaman Baru Lewat GEL-STRATUS MC™ Pop Up Experience Temuan Data Pinhome Terbaru: Kondisi Sosial Ekonomi Masih Bergejolak, Tren Hunian Mendukung Peningkatan Kualitas Hidup TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center DUMA Karya Awards 2026 Resmi Diluncurkan, Buka Babak Baru Kompetisi Desain Berbasis WPC di Indonesia Bahas Gaya Hidup ‘Sat-Set’, Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba Jadi Solusi Praktis ala SIVIA, Agatha Pricilla, dan Ify Alyssa Peluncuran Buku Soemitro Djojohadikusumo Jadi Momentum Dorong UU Perekonomian Nasional Demi Indonesia Emas 2045 MILKLAB Meriahkan Coffee Culture Jakarta Lewat Program Coffee Rave dan Café Hopping “Sip, Explore, and Win” ASICS Community Slam 2026 Kembali Hadir Ajak Masyarakat untuk Lebih Aktif Bergerak melalui Tenis dan Padel Debut Manis Sound Rhythm, Sukses Gelar Laga Bersejarah Aston Villa vs Indonesia All Stars di Jakarta Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

Infotainment

Angga Yunanda Jadi Saudara Kembar Dodit di Trailer Film Horor Komedi “Sebelum dijemput Nenek” dari Rapi Films

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta, 19 Desember 2025 — Rapi Films resmi merilis official trailer dan official poster film hororkomedi terbarunya yang berjudul Sebelum Dijemput Nenek, yang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Januari 2025. Film ini disutradarai oleh Fajar Martha Santosa dan diproduseri oleh Sunil Samtani, serta dibintangi oleh Angga Yunanda, Dodit Mulyanto, Oki Rengga, Wavi Zihan, dan Nopek Novian.

Sebelum Dijemput Nenek mengisahkan Hestu (Angga Yunanda) dan Akbar (Dodit Mulyanto), saudara kembar dengan pilihan hidup yang bertolak belakang. Hestu memilih merantau ke kota dan memutus hubungan dengan keluarganya, sementara Akbar tinggal di desa merawat Nenek yang membesarkan mereka sejak kecil.

Hubungan Hestu dengan keluarganya retak hingga Hestu bersumpah hanya akan pulang jika Nenek meninggal.

Ucapannya menjadi kenyataan. Nenek wafat tepat pada hari keramat, Sabtu Wage bulan 6 tanggal 6, jam 6. Konon, siapa pun yang meninggal di hari itu akan gentayangan sampai ada yang menemaninya ke alam baka. Sejak saat itu, arwah Nenek memburu Hestu dan Akbar untuk ikut bersamanya. Keduanya hanya memiliki waktu 7 hari untuk mencari “pengganti” sebelum arwah Nenek menjemput mereka.

Official trailer yang dirilis hari ini menampilkan potongan teror arwah Nenek yang terus menghantui, dibalut dengan kekacauan di desa saat Hestu dan Akbar berpacu dengan waktu. Ketegangan horor
hadir berdampingan dengan humor yang lahir dari perbedaan karakter dua saudara kembar, kehadiran kembang desa bernama Nisa yang diperankan oleh Wavi Zihan, Preman bernama Kotrek yang diperankan oleh Oki Rengga, dan Dukun Viral bernama Ki Mangun, yang diperankan oleh Nopek Novian.

Sutradara Fajar Martha Santosa memandang para karakter dalam film ini sebagai tokoh-tokoh yang dekat dengan keseharian penonton. “Hestu, Akbar, Nisa, dan Kotrek hadir yang dekat dengan keseharian kita, sebagai pengingat bahwa seseram dan sesulit apapun hidup yang sedang kita jalani, selalu ada celah untuk tertawa dan merasa bahagia.

Penonton akan diajak tertawa, lalu tegang, lalu tertawa lagi. Intinya, film ini mengajak kita bersama-sama menertawakan teror”, ungkap Fajar.

Kehadiran Angga Yunanda dan Adit Mulyanto sebagai saudara kembar dalam Sebelum Dijemput Nenek menjadi salah satu daya tarik utama film ini. Untuk pertama kalinya, Angga menjajal genre hororkomedi, sekaligus dipasangkan sebagai saudara kembar dengan Dodit Mulyanto, komedian yang dikenal dengan gaya humor spontan dan karakter yang membumi. Pertemuan dua latar belakang akting yang berbeda ini melahirkan dinamika unik di layar, Hestu yang dingin, menyimpan amarah, berhadapan dengan Akbar yang lugu, polos, dan sangat dekat dengan Nenek.

Dalam press conference yang digelar hari ini, kedua pemeran utama ini saling melempar canda ketika ditanya alasan bermain dalam film ini. Alasan Angga, “waktu ditawari peran ini, aku nggak pikir panjang, langsung aku terima karena aku mau membuktikan kalau sebagai aktor aku gak cuma modal tampang tapi aku juga lucu dan humoris”, ungkap Angga sambil tertawa. Sementara itu Dodit punya pendapat yang sebaliknya, “Aku mau bermain dalam film ini karena aku mau membuktikan kalau aku gak cuma lucu dan humoris, tapi ya aku juga seganteng Angga Yunanda, makanya aku mau jadi Kembarannya”, ungkap Dodit sambil tertawa meledek Angga.

Film ini diproduksi oleh Rapi Films yang telah lama dikenal sebagai pionir film bergenre horor-komedi di Indonesia, jauh sebelum genre ini marak di industri film Indonesia, melalui judul-judul seperti Hangout yang berhasil meraih lebih dari 2,7 juta penonton dan Reuni Z. Rapi Films konsisten mengeksplorasi horor yang berakar pada budaya dan keseharian masyarakat Indonesia, lalu membungkusnya dengan humor yang segar dan relevan. Sebelum Dijemput Nenek melanjutkan tradisi tersebut dengan pendekatan yang lebih personal dan emosional, menggabungkan mitos kematian, konflik keluarga, serta komedi karakter dalam satu pengalaman menonton yang utuh.

Menurut Sunil Samtani selaku produser, “Rapi Films selalu berupaya menghadirkan hiburan dan pengalaman sinematik yang menyenangkan bagi penonton. Melalui Sebelum Dijemput Nenek, kami kembali mengusung genre horor-komedi bersama Fajar Martha Santosa sebagai debut penyutradaraannya. Hal ini sekaligus melanjutkan komitmen Rapi Films untuk memberi ruang bagi talenta-talenta baru, seperti yang sebelumnya kami lakukan dengan Sidharta Tata melalui film layar Lebar pertamanya, Waktu Maghrib. Film Sebelum Dijemput Nenek menghadirkan kejutan khas Rapi Films dengan kemunculan berbagai karakter hantu dari semesta film-film kami. Kami berharap Sebelum Dijemput Nenek menjadi tontonan yang seru dan menghibur saat tayang di bioskop,” ujar Sunil Samtani.

Jangan lewatkan Sebelum Dijemput Nenek di bioskop mulai 22 Januari 2025. Ikuti terus informasi terbaru melalui kanal media sosial Rapi Films atau hubungi tim publisis Sebelum dijemput Nenek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

3 Agustus 2026 - 10:07 WIB

Perkuat Kemitraan dan Peluang Kolaborasi, Vega Hotel Gading Serpong Gelar Corporate Gathering

3 Agustus 2026 - 02:53 WIB

Bar Takeover by Gayatri Moerlie Resmi Hadir di Mercure Jakarta Sabang

30 Juli 2026 - 05:30 WIB

Film “Dan Bandung” Kisah Perjuangan Cinta Karya Pidi Baiq dan Arahan Rudi Soedjarwo, Siap Mengaduk Emosi Penonton

29 Juli 2026 - 10:42 WIB

30 Tahun Berkarya di Televisi, Liza Maria Dorong Anak Indonesia Tembus Panggung Kreatif ASEAN

23 Juli 2026 - 12:24 WIB

Trending di Infotainment