Menu

Mode Gelap
4 Pameran Industri Internasional Resmi Dibuka di JIExpo, 405 Perusahaan dari 14 Negara Ramaikan Jakarta ASICS Ajak Generasi Urban Eksplorasi Gaya, Gerak, dan Pengalaman Baru Lewat GEL-STRATUS MC™ Pop Up Experience Temuan Data Pinhome Terbaru: Kondisi Sosial Ekonomi Masih Bergejolak, Tren Hunian Mendukung Peningkatan Kualitas Hidup TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center DUMA Karya Awards 2026 Resmi Diluncurkan, Buka Babak Baru Kompetisi Desain Berbasis WPC di Indonesia Bahas Gaya Hidup ‘Sat-Set’, Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba Jadi Solusi Praktis ala SIVIA, Agatha Pricilla, dan Ify Alyssa Peluncuran Buku Soemitro Djojohadikusumo Jadi Momentum Dorong UU Perekonomian Nasional Demi Indonesia Emas 2045 MILKLAB Meriahkan Coffee Culture Jakarta Lewat Program Coffee Rave dan Café Hopping “Sip, Explore, and Win” ASICS Community Slam 2026 Kembali Hadir Ajak Masyarakat untuk Lebih Aktif Bergerak melalui Tenis dan Padel Debut Manis Sound Rhythm, Sukses Gelar Laga Bersejarah Aston Villa vs Indonesia All Stars di Jakarta Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

Infotainment

Film Gala Premiere “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”:Sebuah Pengingat Bahwa Memori Bersama Orang Tersayang Tidaklah Abadi

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta, 8 Mei 2026 – Kita sering lupa bahwa percakapan di meja makan atau sekadar suapan
sarapan dari Ibu adalah kemewahan yang memiliki batas waktu. Memotret realita pahit tentang kehilangan ingatan yang perlahan, Rapi Films, Screenplay Films dan Vortera Studios, resmi menggelar Gala Premiere film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” di Epicentrum XXI, Jakarta.

Setelah sebelumnya sukses menyentuh hati penonton lewat Tunggu Aku Sukses Nanti dan Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah , Rapi Films kini kembali dengan drama yang mengajak kita menghargai setiap detik kehadiran sebelum semuanya menjadi asing.

Film arahan sutradara Kuntz Agus dan penulis Alim Sudio ini mengeksplorasi ketakutan manusia yang paling mendasar: dilupakan oleh orang yang paling kita cintai. Melalui karakter Yuke Yolanda (Lulu Tobing) seorang ibu tiga anak yang menghadapi Alzheimer. Film ini bukan sekadar bercerita tentang kondisi medis, melainkan tentang bagaimana sebuah keluarga tetap memilih untuk mencintai meski ingatan mulai memudar.

Lulu Tobing Belajar Hidup dengan Memori yang Memudar Bagi Lulu Tobing, memerankan Yuke adalah proses menyelami rasa sakit yang tenang namun
mendalam. “Yang paling menyesakkan bagi saya adalah posisi Yuke sebagai sosok yang sangat dicintai, namun karena memorinya berkhianat karena terus memudar, dia harus belajar hidup tanpa menyadari besarnya kasih sayang di sekelilingnya. Ini bukan hanya tentang lupa nama atau jalan pulang, tapi perjuangan untuk tetap ‘ada’ saat pikiran mulai menjauh dari orang-orang tersayang,” ungkap Lulu.

Sementara bagi Yasmin Napper, yang memerankan sang anak sulung, Kesha, merasa film ini memberikan perspektif baru tentang hubungan keluarga.

“Di sini aku menemukan rumah baru. Kedekatan kami sebagai ‘Keluarga’ terasa sangat jujur dan jauh berbeda dari peran-peran yang pernah aku mainkan sebelumnya. Chemistry yang terbangun membuat setiap adegan kehilangan di film ini terasa sangat nyata, karena kami benar-benar tumbuh sebagai keluarga selama proses produksi,” tutur Yasmin.

Sutradara Kuntz Agus menambahkan bahwa film ini berangkat dari keresahan personal tentang kefanaan. “Pertanyaan besarnya adalah apa yang tersisa saat memori kita akan orang-orang tersayang mulai hilang? Film ini ingin memotret kepingan ingatan yang sering kita anggap sepele, namun sebenarnya itulah harta paling berharga yang kita miliki,” ujarnya.
Kemeriahan Malam Gala Premiere Rangkaian acara diawali dengan Media Screening, dilanjutkan sesi konferensi pers yang dihadiri produser Sunil Samtani, sutradara, penulis, serta jajaran pemain utama seperti Ibnu Jamil, Shofia Shireen, dan Jordan Omar.

Suasana malam semakin hangat dan meriah saat prosesi red carpet, di mana para pemeran tampil serasi dalam dresscode Blue & Pink. Acara ditutup dengan pemutaran film serentak di Epicentrum XXI yang dihadiri oleh tamu undangan dan rekan media.

Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” siap menyapa dan mengajak setiap keluarga Indonesia untuk kembali pulang mulai 13 Mei 2026 di seluruh bioskop.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

3 Agustus 2026 - 10:07 WIB

Perkuat Kemitraan dan Peluang Kolaborasi, Vega Hotel Gading Serpong Gelar Corporate Gathering

3 Agustus 2026 - 02:53 WIB

Bar Takeover by Gayatri Moerlie Resmi Hadir di Mercure Jakarta Sabang

30 Juli 2026 - 05:30 WIB

Film “Dan Bandung” Kisah Perjuangan Cinta Karya Pidi Baiq dan Arahan Rudi Soedjarwo, Siap Mengaduk Emosi Penonton

29 Juli 2026 - 10:42 WIB

30 Tahun Berkarya di Televisi, Liza Maria Dorong Anak Indonesia Tembus Panggung Kreatif ASEAN

23 Juli 2026 - 12:24 WIB

Trending di Infotainment