Menu

Mode Gelap
Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Sempat Dikuasai Pihak Lain, Tanah Ahli Waris Sukamdani Sahid Kembali Setelah BPN Batalkan SHM Tumpang Tindih Buru Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Tebar Bonus Menginap hingga BBQ Gratis di Wedding Showcase Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia Rayakan 33 Tahun Perjalanan, Hotel Ciputra Jakarta Sajikan “33 Years of Flavors” World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam Beautiful Pain Ungkap Luka Pengkhianatan dan Fitnah, Raihaanun Perankan Perempuan yang Bangkit Demi Anak RUMAHSAKIT HADIRKAN “ANOMALI TOUR 2026”, MEMBAWA KEMBALI LAGU-LAGU TERSEMBUNYI KE TIGA KOTA

Daerah

Miris! Anak 5 Tahun Terluka Parah, Orang Tua Korban Malah Ditekan Pelaku

Perbesar

Duri, Detak Indonesia News — Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menimpa seorang anak berusia lima tahun di kawasan perumahan Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban.

Balita bernama Defa mengalami luka serius setelah diduga ditabrak pengendara sepeda motor. Hingga saat ini, keluarga korban mengaku belum menerima kepedulian maupun itikad baik dari pihak pelaku.

Dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media, ayah korban menegaskan bahwa pihaknya tidak mengharapkan ganti rugi secara materi. Namun sebagai bentuk kemanusiaan, keluarga hanya meminta perhatian dan kepedulian dari keluarga pelaku.

“Kami tidak meminta uang. Kami hanya ingin keluarga pelaku datang ke rumah, melihat kondisi anak saya yang saat ini masih dalam masa pemulihan,” ujar ayah korban, Senin (21/7/2025).

Lebih menyedihkan lagi, keluarga korban menyebut pihak pelaku, yang merupakan anak dari AS, justru diduga mengancam dan menyalahkan keluarga korban.

“Alih-alih meminta maaf, ibu pelaku malah mengucapkan kata-kata ancaman dan menyalahkan kami sebagai orang tua karena dianggap lalai,” tambahnya.

Tak hanya itu, keluarga korban juga mengungkap adanya dugaan keterlibatan oknum yang mengaku sebagai anggota dewan dan orang tua si pelaku Mengaku dari perwakilan lembaga perlindungan anak. Keluarga menilai kehadiran oknum tersebut tidak berpihak pada korban, justru menambah tekanan psikologis kepada keluarga.

“bahkan kronologi kejadian diubah menjadi kecelakaan tunggal agar biaya pengobatan sepenuhnya ditanggung oleh rumah sakit, bukan oleh pelaku. Padahal kenyataannya anak kami jelas ditabrak,” jelas ayah korban.

Akibat insiden tersebut, Defa mengalami luka robek di bagian wajah dan mendapatkan perawatan medis serius, termasuk 11 jahitan di area mata.

Wakil Ketua Umum GERMAS PPA Riau, Rika Parlina, S.H., menyayangkan sikap keluarga pelaku yang dinilai tidak menunjukkan empati terhadap korban.

“Sebagai pihak yang menabrak, seharusnya minimal hadir melihat kondisi korban. Jangan justru menyalahkan orang tua korban. Kita semua wajib introspeksi, apalagi di lingkungan perumahan semestinya berkendara dengan bijak, tidak ngebut,” tegas Rika.

GERMAS PPA sebagai organisasi yang aktif mengadvokasi hak anak menilai insiden ini sebagai bentuk kelalaian yang tidak boleh diabaikan. Mereka juga meminta penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini sesuai prosedur.

“Kami akan terus mengawal kasus ini dan memastikan hak-hak anak mendapatkan keadilan. Apalagi korban adalah anak kecil yang butuh perlindungan hukum,” tambahnya.

Sementara pihak keluarga korban berharap agar aparat penegak hukum dapat bertindak adil dan transparan dalam menangani kasus tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OBH YHRS Terima Penghargaan Sebagai Posbakum Terbaik se-Riau

3 September 2026 - 15:04 WIB

Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas

3 September 2026 - 08:27 WIB

Dari Car Free Day, Teuku Reyza dan Andi Champay Serukan Perlindungan Anak dan Jaga Marwah Riau

24 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Sahroni Minta Klub Malam Disweeping, Teuku Reyza Desak Riau Perketat Pengawasan Anak di Bawah Umur

13 Agustus 2026 - 16:29 WIB

APPM RIAU LAPORKAN PERTAMINA DAN KSO TERKAIT PROYEK PENANGANAN LIMBAH B3 KE SKK MIGAS, DESAK BLACKLIST KONTRAKTOR

10 Juni 2026 - 08:56 WIB

Trending di Pekanbaru