Menu

Mode Gelap
Perkuat Konsep Living in Style, Agung Podomoro Hadirkan Fasilitas Club House di Seluruh Proyek Hunian di Indonesia Java Festival Production Sediakan Layanan Shuttle Khusus ke myBCA International Java Jazz Festival 2026 Grand Opening Grand Luxcamp Rice Terrace Pangandaran By Horison: Pengalaman Menginap Ekslusif di Tengah Sawah V+ SHORT Hadir Membawa Terobosan Dalam Mobile StoryTelling pada Peluncuran Ekslusif di Hongkong Pemerintah Siapkan Dana Rp20 Triliun untuk Hilirisasi Perunggasan, Peternak Rakyat Didorong Naik Kelas di AGRIMAT & AGRILIVESTOCK ASIA 2026 GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan VinFast Perkuat Strategi Layanan Purnajual Global dengan Memperluas Jaringan Layanan dan Kemitraan Internasional BioKids Color Day, Cara Seru Anak-anak Belajar Mencintai Satwa di Ancol Liburan Sambil Berkendara: Ducati Indonesia Promosikan Bali ke Dunia Lewat We Ride As One Adakan Wedding Open House Bersama Kara Brides, Hotel Ciputra Jakarta Hadirkan Berbagai Penawaran Menarik Ketua GERMAS PPA Riau Kecam Keras Leni Asmita, Diduga Lakukan Penghinaan Terhadap Guru SDN 003 Kubu

Daerah

Miris! Anak 5 Tahun Terluka Parah, Orang Tua Korban Malah Ditekan Pelaku

Perbesar

Duri, Detak Indonesia News — Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menimpa seorang anak berusia lima tahun di kawasan perumahan Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban.

Balita bernama Defa mengalami luka serius setelah diduga ditabrak pengendara sepeda motor. Hingga saat ini, keluarga korban mengaku belum menerima kepedulian maupun itikad baik dari pihak pelaku.

Dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media, ayah korban menegaskan bahwa pihaknya tidak mengharapkan ganti rugi secara materi. Namun sebagai bentuk kemanusiaan, keluarga hanya meminta perhatian dan kepedulian dari keluarga pelaku.

“Kami tidak meminta uang. Kami hanya ingin keluarga pelaku datang ke rumah, melihat kondisi anak saya yang saat ini masih dalam masa pemulihan,” ujar ayah korban, Senin (21/7/2025).

Lebih menyedihkan lagi, keluarga korban menyebut pihak pelaku, yang merupakan anak dari AS, justru diduga mengancam dan menyalahkan keluarga korban.

“Alih-alih meminta maaf, ibu pelaku malah mengucapkan kata-kata ancaman dan menyalahkan kami sebagai orang tua karena dianggap lalai,” tambahnya.

Tak hanya itu, keluarga korban juga mengungkap adanya dugaan keterlibatan oknum yang mengaku sebagai anggota dewan dan orang tua si pelaku Mengaku dari perwakilan lembaga perlindungan anak. Keluarga menilai kehadiran oknum tersebut tidak berpihak pada korban, justru menambah tekanan psikologis kepada keluarga.

“bahkan kronologi kejadian diubah menjadi kecelakaan tunggal agar biaya pengobatan sepenuhnya ditanggung oleh rumah sakit, bukan oleh pelaku. Padahal kenyataannya anak kami jelas ditabrak,” jelas ayah korban.

Akibat insiden tersebut, Defa mengalami luka robek di bagian wajah dan mendapatkan perawatan medis serius, termasuk 11 jahitan di area mata.

Wakil Ketua Umum GERMAS PPA Riau, Rika Parlina, S.H., menyayangkan sikap keluarga pelaku yang dinilai tidak menunjukkan empati terhadap korban.

“Sebagai pihak yang menabrak, seharusnya minimal hadir melihat kondisi korban. Jangan justru menyalahkan orang tua korban. Kita semua wajib introspeksi, apalagi di lingkungan perumahan semestinya berkendara dengan bijak, tidak ngebut,” tegas Rika.

GERMAS PPA sebagai organisasi yang aktif mengadvokasi hak anak menilai insiden ini sebagai bentuk kelalaian yang tidak boleh diabaikan. Mereka juga meminta penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini sesuai prosedur.

“Kami akan terus mengawal kasus ini dan memastikan hak-hak anak mendapatkan keadilan. Apalagi korban adalah anak kecil yang butuh perlindungan hukum,” tambahnya.

Sementara pihak keluarga korban berharap agar aparat penegak hukum dapat bertindak adil dan transparan dalam menangani kasus tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SKANDAL Oknum MAMI : KTP Mantan LC Diduga Ditahan, Ketua Germas PPA Riau Sebut Bentuk Intimidasi dan Pelanggaran Hukum

8 Mei 2026 - 04:08 WIB

Sorotan Keras! Balita dan Anak di Bawah Umur Terpantau Hingga Pukul 23.00 di Kafe Laksamana Muda, Ketua GERMAS PPA Riau: Cederai Komitmen Riau Layak Anak

3 Mei 2026 - 11:53 WIB

Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba, Gubernur dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi

25 April 2026 - 15:21 WIB

GERMAS PPA Riau Desak Pengusutan Tuntas Tragedi Ledakan Senjata Rakitan di Sekolah Siak

14 April 2026 - 06:10 WIB

GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan

30 Maret 2026 - 06:45 WIB

Trending di Nasional