Menu

Mode Gelap
Mendag Budi Santoso dan Menhub Dudy Purwagandhi Sidak UMKM di KAI Services Stasiun Gambir, Sinyal Kuat Perluasan Pasar Produk Lokal di Transportasi Publik Mercure Jakarta Sabang Perkenalkan Iftar “Lantern in The Desert”:Perpaduan Rasa Moroccan & Sentuhan Lokal Kemala Run 2026 Bidik 10.000 Pelari di Bali, Total Hadiah Rp3,5 Miliar dan Usung Misi “Charity for Indonesia” untuk Korban Bencana VinFast Umumkan Harga Limo Green, Resmi Masuk Segmen MPV 7 Penumpang di Indonesia Swiss-Belhotel Airport Jakarta Gelar Preview Event Ramadan 2026 dan Perkenalkan Paket Iftar “Cita Rasa Ramadan” Rayakan Kehangatan Ramadan di HARRIS Hotel Kelapa Gading: Dari Cita Rasa Nusantara hingga Mediterania Krista Exhibitions Paparkan Agenda Strategis 2026 dan Pastikan KRISTA INTERFOOD Digelar di NICE PIK 2, Fokus Perkuat Industri F&B dan HoReCa Nasional Tumbang Dalam Serangan Gabungan AS–ISRAEL: Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Tewas di Kediamannya, Dunia di Ambang Konflik Besar Hape Sejutaan terbaik, REDMI A7 Pro Resmi Hadir di Indonesia ,Bikin Anak Muda Serba Bisa, Serba Pro Nellava Bullion Resmi Hadir di Surabaya, Perluas Akses Investasi Logam Mulia di Jawa Timur Berbagi di Depan Gedung Joang 45, PEWARIS Hidupkan Makna Puasa dan Solidaritas Sosial PT Metrodata Electronics Tbk Raih Penghargaan Anaplan APAC Partner of the Year FY26 United Tractors Membukukan Laba Bersih Sebesar Rp14,8 Triliun di Tahun 2025

Nasional

Tumbang Dalam Serangan Gabungan AS–ISRAEL: Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Tewas di Kediamannya, Dunia di Ambang Konflik Besar

Purnomo AMd,badge-check


					Tumbang Dalam Serangan Gabungan AS–ISRAEL: Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Tewas di Kediamannya, Dunia di Ambang Konflik Besar Perbesar

Detakiindonesianews.com, Teheran, 1 Maret 2026 — Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dilaporkan tewas setelah kediaman resminya di Teheran menjadi target operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu, 28 Februari 2026. Serangan presisi tinggi tersebut menghantam pusat lingkar kekuasaan tertinggi Republik Islam Iran dan langsung memicu guncangan geopolitik global.

Sumber keamanan regional menyebut serangan terjadi pada malam hari waktu setempat, saat kompleks yang menjadi lokasi pertemuan elit strategis Iran dihantam rudal presisi. Ledakan besar dilaporkan menghancurkan sebagian struktur utama bangunan dan menewaskan sejumlah pejabat senior, termasuk Ali Khamenei yang berada di lokasi saat serangan berlangsung.

Kematian Khamenei mengakhiri kekuasaan tokoh paling berpengaruh di Iran selama lebih dari tiga dekade. Sejak menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi pada 1989, Khamenei memegang kendali penuh atas militer, Garda Revolusi, dan seluruh arah kebijakan strategis negara.

Operasi Militer Paling Berani dalam Sejarah Konflik Iran–Barat

Serangan ini disebut sebagai operasi militer paling berani dan paling sensitif secara geopolitik dalam sejarah konflik modern antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Target utama operasi mencakup pusat komando strategis dan lokasi yang diyakini menjadi pusat koordinasi elite keamanan Iran.

Seorang pejabat keamanan regional yang mengetahui operasi tersebut menyatakan serangan dirancang untuk melumpuhkan struktur komando tertinggi Iran dalam satu pukulan strategis.

“Ini bukan sekadar serangan militer biasa. Ini adalah operasi yang menargetkan inti kekuasaan Iran,” kata sumber tersebut.

Pemerintah Israel sebelumnya mengindikasikan adanya operasi militer besar terhadap target strategis Iran, sementara Amerika Serikat menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari upaya menetralisir ancaman keamanan regional.

Kekosongan Kekuasaan dan Risiko Eskalasi Perang Regional

Kematian Ali Khamenei langsung menciptakan kekosongan kekuasaan paling kritis sejak berdirinya Republik Islam Iran pada 1979. Sebagai otoritas tertinggi negara, posisi Khamenei berada di atas presiden dan seluruh institusi pemerintahan.

Analis geopolitik menilai kondisi ini berpotensi memicu:

  • Perebutan kekuasaan internal elite Iran
  • Mobilisasi militer besar-besaran oleh Garda Revolusi Iran
  • Serangan balasan terhadap kepentingan AS dan Israel
  • Eskalasi konflik regional yang dapat meluas menjadi perang terbuka
  • Situasi keamanan di berbagai negara Timur Tengah dilaporkan langsung ditingkatkan ke level siaga tinggi.
  • Gelombang Kemarahan dan Ketegangan Global

Pasca laporan kematian Khamenei, gelombang protes dan reaksi keras muncul di berbagai negara. Kedutaan besar dan fasilitas milik Amerika Serikat serta Israel di sejumlah wilayah dilaporkan meningkatkan pengamanan maksimum.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa juga menggelar pertemuan darurat untuk membahas dampak serangan yang berpotensi mengubah keseimbangan kekuatan global.

Pengamat hubungan internasional menyebut peristiwa ini sebagai salah satu titik paling berbahaya dalam geopolitik abad ke-21.

“Kematian Pemimpin Tertinggi Iran akibat serangan militer asing adalah peristiwa luar biasa yang dapat memicu konflik berskala besar,” ujar seorang analis keamanan Timur Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hape Sejutaan terbaik, REDMI A7 Pro Resmi Hadir di Indonesia ,Bikin Anak Muda Serba Bisa, Serba Pro

28 Februari 2026 - 13:52 WIB

Nellava Bullion Resmi Hadir di Surabaya, Perluas Akses Investasi Logam Mulia di Jawa Timur

27 Februari 2026 - 12:15 WIB

Berbagi di Depan Gedung Joang 45, PEWARIS Hidupkan Makna Puasa dan Solidaritas Sosial

27 Februari 2026 - 12:04 WIB

PT Metrodata Electronics Tbk Raih Penghargaan Anaplan APAC Partner of the Year FY26

27 Februari 2026 - 06:04 WIB

United Tractors Membukukan Laba Bersih Sebesar Rp14,8 Triliun di Tahun 2025

27 Februari 2026 - 05:35 WIB

Trending di Nasional