Menu

Mode Gelap
ISOPLUS Run Series 2026 Kembali Digelar di Jakarta dan Surabaya, Ajak 17.000 Pelari Indonesia Unlock Your Greatness Ketua Yayasan MADINAH Melki Sandria Jalin Kerja Sama dengan Dubes Palestina Abdallfattah A.K. Alsattari untuk Bantuan Gaza GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan myBCA International Java Jazz Festival 2026: 21 Tahun Java Festival Production Menghubungkan Generasi, Membuka Lembar Perayaan Berikutnya PHI Group Gebrak Pasar Perkantoran dengan Luncurkan CoreSpace dan UrbanCore Building PERKOSMI Dukung Inovasi dan Masa Depan Industri Kecantikan Berkelanjutan di Indonesia United Tractors Perkuat Peran Perempuan melalui Edukasi dan Kesiapsiagaan Bencana Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang Luncurkan MRI Modern, Dilengkapi Sajian Istimewa dari Hotel Ciputra Jakarta  Hansaplast Perkuat Solusi Perawatan Luka Anak lewat Peluncuran Aqua Protect Kids, Plester Anak 100% Tahan Air dengan Desain Ceria Nellava Perkenalkan Bullion Live Price Pertama di Indonesia, Dorong Revolusi Transparansi Investasi Emas

Nasional

United Tractors Membukukan Laba Bersih Sebesar Rp14,8 Triliun di Tahun 2025

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta, 26 Februari 2026 – PT United Tractors Tbk (”Perseroan”) pada hari ini  mengumumkan laporan keuangan konsolidasian sampai triwulan kempat tahun 2025 Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp131,3 triliun atau turun sebesar 2% dari Rp134,4 triliun pada periode yang sama di tahun 2024* . Pendapatan bersih tersebut terutama berasal dari:

– Rp54,1 triliun dari segmen Kontraktor Penambangan, 7% lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu

– Rp36,6 triliun dari segmen Mesin Konstruksi, 2% lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu

– Rp24,2 triliun dari segmen Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi, 7% lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu

– Rp14,0 triliun dari segmen Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya, 41% lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu

Laba bersih Perseroan turun 24% menjadi Rp14,8 triliun, disebabkan oleh penurunan kontribusi dari segmen Kontraktor Penambangan yang terkendala curah hujan tinggi dan segmen Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi akibat harga jual batu bara yang lebih rendah yang sebagian dapat diimbangi oleh penguatan harga emiten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PHI Group Gebrak Pasar Perkantoran dengan Luncurkan CoreSpace dan UrbanCore Building

6 Mei 2026 - 15:28 WIB

PERKOSMI Dukung Inovasi dan Masa Depan Industri Kecantikan Berkelanjutan di Indonesia

6 Mei 2026 - 14:46 WIB

United Tractors Perkuat Peran Perempuan melalui Edukasi dan Kesiapsiagaan Bencana

6 Mei 2026 - 07:35 WIB

Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang Luncurkan MRI Modern, Dilengkapi Sajian Istimewa dari Hotel Ciputra Jakarta 

6 Mei 2026 - 03:05 WIB

Hansaplast Perkuat Solusi Perawatan Luka Anak lewat Peluncuran Aqua Protect Kids, Plester Anak 100% Tahan Air dengan Desain Ceria

5 Mei 2026 - 13:52 WIB

Trending di Nasional