Menu

Mode Gelap
Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Sempat Dikuasai Pihak Lain, Tanah Ahli Waris Sukamdani Sahid Kembali Setelah BPN Batalkan SHM Tumpang Tindih Buru Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Tebar Bonus Menginap hingga BBQ Gratis di Wedding Showcase Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia Rayakan 33 Tahun Perjalanan, Hotel Ciputra Jakarta Sajikan “33 Years of Flavors” World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam Beautiful Pain Ungkap Luka Pengkhianatan dan Fitnah, Raihaanun Perankan Perempuan yang Bangkit Demi Anak RUMAHSAKIT HADIRKAN “ANOMALI TOUR 2026”, MEMBAWA KEMBALI LAGU-LAGU TERSEMBUNYI KE TIGA KOTA

Berita

Tragis! Istri Dijadikan Korban Pelecehan Berkedok Pengobatan oleh Suami Sendiri di Duri

Perbesar

Duri, Riau, Detak Indonesia NewsSeorang perempuan muda berinisial S (21) menjadi korban dugaan pelecehan seksual berkedok pengobatan spiritual di Duri, Kabupaten Bengkalis. Ironisnya, pelaku utama dalam kasus ini diduga adalah suaminya sendiri, RR (28), yang menyerahkan istrinya kepada seorang “guru spiritual” berinisial Z (43) untuk menjalani “ritual penyembuhan”.

Peristiwa terjadi sejak 6 Juni hingga 20 Juni 2025, di Jalan Jawa Gang Kurma, saat korban dibawa ke rumah pelaku untuk menjalani pengobatan. Namun, apa yang disebut sebagai “mandi tobat” berubah menjadi mimpi buruk. Korban dipaksa melepas seluruh pakaiannya dan menjalani hubungan seksual dengan Z, yang diklaim sebagai bagian dari ritual.

Puncaknya, pada malam Jumat pukul 02.00 WIB, korban diduga diperkosa secara brutal dalam keadaan dikurung di kamar gelap. Bahkan, keesokan harinya, sang suami menyatakan bahwa ia telah menyerahkan istrinya kepada guru tersebut dan menyebut korban “sudah tidak suci”.

Korban juga mengaku kembali diperkosa dua hari kemudian dan dilarang pulang hingga akhirnya dijemput paksa oleh keluarganya.

GERMAS PPA Desak Polisi Tangkap Suami KorbanKasus ini telah dilaporkan ke Polsek Mandau. Pelaku Z dikabarkan telah menyerahkan diri, namun RR, suami korban, masih bebas.

Rika Parlina, S.H., Wakil Ketua Umum DPP GERMAS PPA, mengecam keras tindakan tersebut dan mendesak kepolisian segera menangkap RR.

“Ini bukan sekadar kekerasan seksual, tapi kejahatan berlapis yang melibatkan orang terdekat korban. Suami korban harus segera ditangkap. Kami tidak akan tinggal diam terhadap pelecehan berkedok agama!” tegasnya.

Masyarakat Minta Keadilan Warga Duri dan keluarga korban menuntut proses hukum yang adil, transparan, dan tanpa perlindungan terhadap pelaku. Kasus ini menjadi peringatan serius terhadap maraknya praktik menyimpang yang mengatasnamakan agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. pratiwi

    walid walid

    Reply
  • Teuku Reyza
    pratiwi

    Walid nak dewi boleh…

    Reply
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

OBH YHRS Terima Penghargaan Sebagai Posbakum Terbaik se-Riau

3 September 2026 - 15:04 WIB

Dugaan Gudang Penimbunan dan Pengolahan BBM Ilegal Oplosan Miliki Yuda di Siak Jadi Sorotan, Warga Minta Aparat Bertindak

29 Agustus 2026 - 07:43 WIB

TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan

21 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Soroti Ribuan Kasus Kekerasan Anak, Teuku Reyza Dorong Riau Buktikan Diri sebagai Provinsi Layak Anak

14 Agustus 2026 - 17:44 WIB

TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center

25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Trending di Berita