Menu ✖

Mode Gelap
Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang Rayakan Tradisi Sangjit Lebih Berkesan, Vega Hotel Gading Serpong Tawarkan Paket Lengkap Rp18 Juta Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak Bidik 95.000 Pengunjung dari 30 Negara, KRISTA InterFOOD 2026 Hadirkan 1.100 Peserta di PIK 2 Fadli Zon Resmikan Rupakala 2026, 80 Seniman Unjuk Karya dan Inovasi Seni Media di Bogor Shopee 11.11 Big Sale Hadirkan Warna Baru, Kolaborasi no na Bikin Keseruan Belanja Makin Naik Level! Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun VIiral Dugaan Judi Meja Ikan-Ikan Di Mandau, Kinerja Kapolres Kampar Dipertanyakan : Razia Tak Membuahkan Hasil?

Berita

Tragis! Istri Dijadikan Korban Pelecehan Berkedok Pengobatan oleh Suami Sendiri di Duri

Perbesar

Duri, Riau, Detak Indonesia News – Seorang perempuan muda berinisial S (21) menjadi korban dugaan pelecehan seksual berkedok pengobatan spiritual di Duri, Kabupaten Bengkalis. Ironisnya, pelaku utama dalam kasus ini diduga adalah suaminya sendiri, RR (28), yang menyerahkan istrinya kepada seorang “guru spiritual” berinisial Z (43) untuk menjalani “ritual penyembuhan”.

Peristiwa terjadi sejak 6 Juni hingga 20 Juni 2025, di Jalan Jawa Gang Kurma, saat korban dibawa ke rumah pelaku untuk menjalani pengobatan. Namun, apa yang disebut sebagai “mandi tobat” berubah menjadi mimpi buruk. Korban dipaksa melepas seluruh pakaiannya dan menjalani hubungan seksual dengan Z, yang diklaim sebagai bagian dari ritual.

Puncaknya, pada malam Jumat pukul 02.00 WIB, korban diduga diperkosa secara brutal dalam keadaan dikurung di kamar gelap. Bahkan, keesokan harinya, sang suami menyatakan bahwa ia telah menyerahkan istrinya kepada guru tersebut dan menyebut korban “sudah tidak suci”.

Korban juga mengaku kembali diperkosa dua hari kemudian dan dilarang pulang hingga akhirnya dijemput paksa oleh keluarganya.

GERMAS PPA Desak Polisi Tangkap Suami KorbanKasus ini telah dilaporkan ke Polsek Mandau. Pelaku Z dikabarkan telah menyerahkan diri, namun RR, suami korban, masih bebas.

Rika Parlina, S.H., Wakil Ketua Umum DPP GERMAS PPA, mengecam keras tindakan tersebut dan mendesak kepolisian segera menangkap RR.

“Ini bukan sekadar kekerasan seksual, tapi kejahatan berlapis yang melibatkan orang terdekat korban. Suami korban harus segera ditangkap. Kami tidak akan tinggal diam terhadap pelecehan berkedok agama!” tegasnya.

Masyarakat Minta Keadilan Warga Duri dan keluarga korban menuntut proses hukum yang adil, transparan, dan tanpa perlindungan terhadap pelaku. Kasus ini menjadi peringatan serius terhadap maraknya praktik menyimpang yang mengatasnamakan agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. pratiwi

    walid walid

    Reply
  • Teuku Reyza
    pratiwi

    Walid nak dewi boleh…

    Reply
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

OBH YHRS Terima Penghargaan Sebagai Posbakum Terbaik se-Riau

3 September 2026 - 15:04 WIB

Dugaan Gudang Penimbunan dan Pengolahan BBM Ilegal Oplosan Miliki Yuda di Siak Jadi Sorotan, Warga Minta Aparat Bertindak

29 Agustus 2026 - 07:43 WIB

TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan

21 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Soroti Ribuan Kasus Kekerasan Anak, Teuku Reyza Dorong Riau Buktikan Diri sebagai Provinsi Layak Anak

14 Agustus 2026 - 17:44 WIB

TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center

25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Trending di Berita