Menu ✖

Mode Gelap
KRISTA INTERFOOD 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara dan Bidik 95 Ribu Pengunjung Profesional Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang Rayakan Tradisi Sangjit Lebih Berkesan, Vega Hotel Gading Serpong Tawarkan Paket Lengkap Rp18 Juta Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak Fadli Zon Resmikan Rupakala 2026, 80 Seniman Unjuk Karya dan Inovasi Seni Media di Bogor Shopee 11.11 Big Sale Hadirkan Warna Baru, Kolaborasi no na Bikin Keseruan Belanja Makin Naik Level! Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun

Jakarta

Peran Pemerintah Mendorong UMKM Go International

Perbesar

JAKARTA, (Detakindonesianews.com) – Revolusi digital yang mempermudah komunikasi, mulai dari segi tekhnologi sampai ekonomi digital semakin bermetamorfosis.

Kehadiran usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM, memiliki peranan penting dalam perekonomian masyarakat,  terbukti UMKM memiliki kontribusi terhadap PDB lebih besar di tahun 2018.

Saat ini, di tambah lagi dengan adanya E Commerce, menambah peluang besar  bagi UMKM untuk memasarkan dan mengembangkan usaha nya.

E commerce juga menciptakan lapangan kerja, menambah akses pasar bagi UMKM, para konsumen dan penjual tidak perlu bertemu langsung tetap bisa transaksi.

Dulu dipasar tradisional kita bertransaksi barang dengan barang kemudian barang dengan uang dan itu secara offline (langsung/tatap muka) kerena kemajuan teknologi saat ini secara online atau dengan E Commerce para penjual dan pembeli bisa melakukan transaksi.

E Commerce mendorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional.

Untuk tetap bisa bersaing, pelaku UMKM harus terus menerus melakukan berbagai inovasi dalam menciptakan berbagai macam produk, jasa yang berkualitas sehingga mendorong minat beli konsumen melalui e commerce.

Para pelaku UMKM juga harus memiliki strategi  dari segi produksi,Kualitas Produk , Kebersihan dan kesehatan produk, dari segi packaging harus dibuat menarik dan dari segi perizinanan para UMKM juga harus mengurua BPOM, Halal , PIRT dan lainya.

Untuk itu peran semua Pihak sangat di butuhkan, peran praktisi e commerce seperti Benchuan Jaya Indonesia, yang harus menyiapkan pelatihan , Peran pemerintah sebagai regulator, fasilitator,  memberikan landasan hukum yang kuat bagi pelaku usaha offline dan online, pemberdayaan UMKM lokal dan perlindungan konsumen.

Semua itu dengan semangat mengacu kepada PP 7 tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah  .

Maka melalui E Commerce Expo yang sudah digelar 30-31 Agustus 2024 ini, di harapkan mendorong kemajuan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Penulis : Oktavianus Mansyur, ST (Ketua Umum Pelopor Pemimpin Nusantara).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KRISTA INTERFOOD 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara dan Bidik 95 Ribu Pengunjung Profesional

4 November 2026 - 12:42 WIB

Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan

3 November 2026 - 14:19 WIB

Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global

3 November 2026 - 13:20 WIB

Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang

3 November 2026 - 12:58 WIB

Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun

2 November 2026 - 07:39 WIB

Trending di Nasional