Menu ✖

Mode Gelap
All Print Indonesia 2026 Dorong Transformasi Industri Grafika, Packaging hingga Teknologi 3D PESTAPORA 2026 Hadirkan “Musik yang Bisa Dicium”, Kolaborasi ATSIRI Luncurkan Dua Aroma Spesial BUMI dan BUGAR Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 Musda XI Golkar Jakbar: Ryanald Jonathan Terpilih Aklamasi, Target Tambah Kursi DPRD DKI pada Pemilu 2029 World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Gudang BBM Diduga Ilegal Viral, Ada Apa dengan Ketegasan Pangdam dan Kapolda Riau? Brimob Metro Jaya Evakuasi Korban Laka di Jalur Trans Jakarta ASICS Kembali Gelar Jakarta : Speed : Race 2026, Tampilkan Beauty of Sunrise dengan SONICBLAST™ 2 RISE & SHINE™ Collection Pree Screening & Gala Premiere “Lobang Buaya”: Trailer Bikin Penonton Merasa Tahu Dalangnya, Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist, Tayang 1 Oktober 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026, Kemenperin Tampilkan Kesiapan Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia Kang Didi dan Mpo Citra Launching Podcast Desil 1, Guru Gembul Bongkar Realitas di Balik Kemiskinan

Berita

Lapas Pekanbaru Ikuti Webinar Proyeksi Peran Litmas Menuju Pelaksanaan Alternatif Pemidanaan dalam KUHP 2023

Perbesar

Pekanbaru, (DIN) – Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terdiri dari pejabat struktural dan staf administrasi kantor mengikuti kegiatan webinar bertema “Proyeksi Peran Litmas Menuju Pelaksanaan Alternatif Pemidanaan dalam KUHP 2023” yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan secara daring pada Kamis siang (13/02/2025).

Mengawali webinar, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan, Dr. Ceno Hersusetiokartiko memberikan penjelasan bahwa Pembimbing Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan (PK Bapas) melalui instrumen Penelitian Kemasyarakatan (LITMAS) di dalam implementasi alternatif pemidanaan non-pemenjaraan yang ingin didorong oleh KUHP 2023. Peran Pembimbing Kemasyarakatan menjadi sangat sentral untuk membantu proses Penegakan Hukum dalam upaya menggali informasi yang dapat membantu aparat penegak hukum untuk kepentingan pemidanaan.

Sekretaris Direktoral Jenderal Pemasyarakatan (Sesditjenpas), Dr. Gun Gun Gunawan, dalam sambutannya menyampaikan webinar ini memberikan pemahaman tambahan kepada kita dalam rangka menjalankan hukuman pidana alternatif sesuai dengan KUHP yang baru.

Salah satu perubahan yang sangat signifikan yakni Litmas menjadi sangat penting tidak hanya membantu Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menyelidiki sebuah perkara tapi juga memberikan rekomendasi sehingga dapat mempengaruhi hakim dalam memberikan putusan. Oleh sebab itu beberapa point penting yang harus diperhatikan antara lain Pelaksanaan KUHP yang baru memerlukan sinergitas dengan berbagai pihak.

Diskusi diskusi bersama harus selalu ditingkatkan untuk membangun kesepahaman dalam rangka mempersiapkan pidana sosial mengingat pelaku pidana tidak semuanya harus masuk ke dalam Lapas tentunya dengan penanganan yang mengedepankan prinsip transpransi dan akuntabel.

“Kepada seluruh PK agar terus meningkatan performanya dalam melaksanakan tugas, rekomendasi yang diberikan harus akurat sehingga dapat memudahkan APH dalam menerapkan Restoratif Justice sistem. Penerapan diversi yang dilakukan oleh PK Bapas sebagai pertimbangan pidana alternatif telah menyelesaikan sebagian persoalan khususnya persoalan anak,” ungkap Gun Gun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OBH YHRS Terima Penghargaan Sebagai Posbakum Terbaik se-Riau

3 September 2026 - 15:04 WIB

Dugaan Gudang Penimbunan dan Pengolahan BBM Ilegal Oplosan Miliki Yuda di Siak Jadi Sorotan, Warga Minta Aparat Bertindak

29 Agustus 2026 - 07:43 WIB

TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan

21 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Soroti Ribuan Kasus Kekerasan Anak, Teuku Reyza Dorong Riau Buktikan Diri sebagai Provinsi Layak Anak

14 Agustus 2026 - 17:44 WIB

TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center

25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Trending di Berita