Menu

Mode Gelap
Film ‘Nobody Loves Kay’ Rilis Trailer & Poster: Perjuangan Nekat Kay Demi Prove Them Wrong’ dan Taklukkan Dunia E-sport! Java Festival Production Sediakan Layanan Shuttle Khusus ke myBCA International Java Jazz Festival 2026 Grand Opening Grand Luxcamp Rice Terrace Pangandaran By Horison: Pengalaman Menginap Ekslusif di Tengah Sawah V+ SHORT Hadir Membawa Terobosan Dalam Mobile StoryTelling pada Peluncuran Ekslusif di Hongkong Pemerintah Siapkan Dana Rp20 Triliun untuk Hilirisasi Perunggasan, Peternak Rakyat Didorong Naik Kelas di AGRIMAT & AGRILIVESTOCK ASIA 2026 GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan BioKids Color Day, Cara Seru Anak-anak Belajar Mencintai Satwa di Ancol Liburan Sambil Berkendara: Ducati Indonesia Promosikan Bali ke Dunia Lewat We Ride As One Perkuat Konsep Living in Style, Agung Podomoro Hadirkan Fasilitas Club House di Seluruh Proyek Hunian di Indonesia Adakan Wedding Open House Bersama Kara Brides, Hotel Ciputra Jakarta Hadirkan Berbagai Penawaran Menarik Ketua GERMAS PPA Riau Kecam Keras Leni Asmita, Diduga Lakukan Penghinaan Terhadap Guru SDN 003 Kubu Kasad Pimpin Rapat Tahunan Tutup Buku 2025 Yayasan Dhekarta

Peristiwa

King of Nusantara Sultan Paser 18 Tampil di Kancah Internasional, Hadiri Acara Smart Farming di Malaysia

Perbesar

Detakindonesianews.com, Malaysia – Berdasarkan penuturan yang telah disampaikan oleh Sultan Paser 18 (King of Nusantara) mengatakan, Indonesia bisa mampu swasembada pangan dan memiliki ketahanan pangan. Hal ini disampaikan Sultan Paser 18 saat menghadiri acara “Smart Farming di Malaysia” pada 26-28 November 2024 yang digelar Universitas Putra Malaysia (UPM).

Dalam keterangan rilis media, Selasa (3/12/2024) di Jakarta usai pulang dari Malaysia. Sultan Paser 18 Dr. M.H. Andrian, S.T., MBA mengatakan, maksud dan tujuan acara Smart Farming di Malaysia, membahas Krisis pangan dunia yang melanda akibat perubahan iklim, konflik global dan distribusi yang macet akibat resesi ekonomi.

” Saya diundang sebagai Narasumber dari 27 negara dalam acara tersebut, yang dilakukan secara marathon selama 3 hari. Forum diskusi tingkat tinggi mengenai Pergeseran Mindset Menuju Pertanian Berkelanjutan Abad 21,” ucapnya.

Acara dimoderatori oleh Prof Dato Dr Aileen, FASc untuk memimpin para Panelis, terdiri dari Dr. M.H. Andrian, S.T., MBA sebagai King of Nusantara, Mahbub Alam sebagai Director of Chamber of Commerce and Industry Bangladesh (BMCCI), Peter Mutinda sebagai President of the Asia Africa Asia Middle East Chamber of Commerce (AAMECC), dan YBhg Tan Sri Abu Kassim bin Mohamed sebagai Founder and Chairman of Koperasi Kabuniti Selangor.

“Forum acara ini bertujuan untuk mengupas strategi dalam pemenuhan kebutuhan pangan yang dapat disediakan secara sehat dalam rangka menghasilkan produksi pangan secara cerdas dan berkelanjutan,” ujar Sultan Paser 18.

“Yang tentunya bertujuan agar pangan dapat selalu tersedia dan terjangkau pada saat yang sama dengan didukung teknologi secara memadai dalam penanganan dan pengelolaannya”, lanjutnya.

Katanya, di era Abad 21 teknologi memang telah berkembang sangat pesat, namun kenyataannya dalam hal penanganan dan pengelolaan pangan masih dihadapkan pada tantangan. Terutama adanya ketidakpastian penanganan dan pengelolaan pangan berbasis di bidang teknologi.

Pemicu terjadinya hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti: kurangnya ketrampilan untuk menangani pendekatan dan inovasi pertanian modern. Bahkan kata dia, masih banyak lagi kesenjangan lainnya dan tantangan yang harus dihadapi, seperti: terjadinya perubahan iklim dan revolusi industri era Abad 21.

“Acara Smart Farming diselenggarakan dalam rangka sebagai ajang berbagi ide dan pendapat untuk dapat mengentaskan solusi terbaik kedepannya,” tegasnya.

Terakhir kata Sultan Paser 18, dengan acara tersebut diupayakan Pergeseran Pola Pikir Menuju Pertanian Berkelanjutan untuk era Abad ke-21 dapat menjadi fokus utama di berbagai negara. Bahkan juga dapat direalisasikan dengan baik dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan secara sehat.

“Kita semua harus memenuhi kebutuhan pangan yang sehat melalui produksi pangan secara cerdas dan berkelanjutan. Saya yakin Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI  Prabowo Subianto bisa menciptakan swasembada pangan yang menjadi ketahanan pangan nasional dan bahkan bisa membantu pangan dunia,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insto Dry Eyes, Salah Satu Solusi Praktis Mengatasi Gejala Mata Kering di Era Digital

12 Januari 2026 - 10:00 WIB

5 Alasan Media Online Menjadi Kanal Komunikasi yang Masih Sangat Relevan dan Berdampak untuk Kampanye Brand

10 November 2025 - 12:34 WIB

Xiaomi Indonesia Luncurkan Serangkaian Wearables Terbaru “Gold Collection”

2 Oktober 2025 - 11:00 WIB

Rahasia Hape Nggak Ngelag! Ekspansi RAM Bikin POCO C85 #SiPalingNyampe

2 Oktober 2025 - 10:44 WIB

Atlas Indonesia dan Dunia Diluncurkan di IIBF 2025:Penerbit Erlangga Dorong Literasi Geografi Generasi Muda Indonesia International Book Fair (IIBF) 2025

26 September 2025 - 09:55 WIB

Trending di Peristiwa