Menu

Mode Gelap
ISOPLUS Run Series 2026 Kembali Digelar di Jakarta dan Surabaya, Ajak 17.000 Pelari Indonesia Unlock Your Greatness Ketua Yayasan MADINAH Melki Sandria Jalin Kerja Sama dengan Dubes Palestina Abdallfattah A.K. Alsattari untuk Bantuan Gaza GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan myBCA International Java Jazz Festival 2026: 21 Tahun Java Festival Production Menghubungkan Generasi, Membuka Lembar Perayaan Berikutnya PHI Group Gebrak Pasar Perkantoran dengan Luncurkan CoreSpace dan UrbanCore Building PERKOSMI Dukung Inovasi dan Masa Depan Industri Kecantikan Berkelanjutan di Indonesia United Tractors Perkuat Peran Perempuan melalui Edukasi dan Kesiapsiagaan Bencana Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang Luncurkan MRI Modern, Dilengkapi Sajian Istimewa dari Hotel Ciputra Jakarta  Hansaplast Perkuat Solusi Perawatan Luka Anak lewat Peluncuran Aqua Protect Kids, Plester Anak 100% Tahan Air dengan Desain Ceria Nellava Perkenalkan Bullion Live Price Pertama di Indonesia, Dorong Revolusi Transparansi Investasi Emas

Pekanbaru

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru Alek Kurniawan Bantah Ikut Terjaring OTT KPK

Perbesar

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru Alek Kurniawan membantah bahwa dirinya ikut ditangkap dalam OTT KPK terhadap Pj Wali Kota Pekanbaru dan sejumlah pejabat lainnya.

“Tidak ada saya di OTT, tolong diluruskan” kata Kepala Bapenda Pekanbaru, Alek Kurniawan, selasa pagi.

Alex meminta agar isu dirinya ikut terjaring OTT KPK kebali diluruskan, bahwa itu salah informasi.

“Bukan saya itu, alhamdulillah.. mohon bantu diluruskan pemberitaan” tutupnya.

Sebagaimana diketahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Senin (2/12/2024). Dalam operasi tersebut, selain Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, ada tujuh orang lainnya yang turut diamankan dan total delapan orang.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan, bahwa terkait apa masih didalami.

“Yang diamankan di Pekanbaru sekitar 8 orang (termasuk Risnandar Mahiwa, red). Turut diamankan uang (masih dihitung, red),” jelas Tessa, Selasa (3/12/2024).

Dari informasi di lapangan, dikatakan Tesa tidak ada pihak swasta yang turut diamankan. Saat ini pemeriksaan masih berlangsung.

Seperti diketahui KPK melakukan OTT tadi malam di Pekanbaru.  Saat ini pemeriksaan mereka dilakukan di Mapolresta Pekanbaru.

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, mengonfirmasi penangkapan tersebut. “Benar, KPK telah melakukan penangkapan terhadap Pj Wali Kota Pekanbaru,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (2/12/2024).

Wakil Ketua KPK lainnya, Nurul Ghufron, juga membenarkan adanya OTT tersebut. “KPK telah melakukan operasi tangkap tangan terhadap penyelenggara negara di wilayah Pekanbaru, Riau,” ungkap Ghufron.

Berdasarkan informasi yang beredar, OTT ini terkait proyek pengelolaan sampah tahun 2025 senilai Rp44 miliar. Dugaan awal menyebutkan bahwa ada uang sebesar Rp3 miliar dalam bentuk dolar yang diberikan kepada salah satu pejabat daerah di Pekanbaru untuk meloloskan proyek tersebut.

Dalam operasi ini, KPK dikabarkan mengamankan beberapa pejabat selain Pj Wali Kota Pekanbaru, antara lain Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution, termasuk Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru Alek Kurniawan, Pelaksana Tugas (Plt) Kabag Umum Nofin, serta seorang pihak swasta yang diduga terkait dengan proyek Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Sampah 2025.

Setelah penangkapan, para pihak yang diamankan langsung dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pantauan di lapangan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas di Mapolresta Pekanbaru sejak pukul 21.00 WIB. Beberapa personel Satuan Brimob Polda Riau terlihat hadir untuk mendukung pengamanan pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik KPK.

Upaya konfirmasi terhadap Sekdako Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, tidak membuahkan hasil karena nomor ponselnya tidak aktif.

Hingga berita ini diterbitkan, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait detail operasi tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sorotan Keras! Balita dan Anak di Bawah Umur Terpantau Hingga Pukul 23.00 di Kafe Laksamana Muda, Ketua GERMAS PPA Riau: Cederai Komitmen Riau Layak Anak

3 Mei 2026 - 11:53 WIB

Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba, Gubernur dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi

25 April 2026 - 15:21 WIB

GERMAS PPA Riau Desak Pengusutan Tuntas Tragedi Ledakan Senjata Rakitan di Sekolah Siak

14 April 2026 - 06:10 WIB

GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan

30 Maret 2026 - 06:45 WIB

Bupati HIMA Ilmu Pemerintahan Universitas Abdurrab Murti Salma Kecam Dugaan Pelecehan Siswi oleh Oknum Guru di Pekanbaru

6 Maret 2026 - 19:02 WIB

Trending di Nasional