Penyerahan simbolis donasi buku pelajaran dari karyawan Grup United Tractors kepada SDN 3 Linge, Aceh Tengah (foto kiri). Buku pelajaran yang didonasikan untuk mendukung pemulihan pendidikan pascabencana bagi para siswa di Aceh Tengah (foto kanan).
Detakindonesianews.com, Aceh Tengah, 3 Juli 2026 – Di tengah proses pemulihan pascabanjir bandang yang melanda Aceh Tengah, para siswa tetap bersemangat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Meski untuk sementara proses pembelajaran dilakukan di tenda pengungsian dengan berbagai keterbatasan, para guru dan siswa/i terus berupaya memastikan pendidikan tidak berhenti.
Melihat kondisi tersebut, Grup PT United Tractors Tbk (UT) mengajak karyawan untuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi buku pelajaran bagi wilayah terdampak. Melalui inisiatif ini, sebanyak 826 buku pelajaran disalurkan kepada SDN 3 Linge dan SMPN 9 Takengon, yang terdiri atas 480 buku untuk SDN 3 Linge dan 346 buku untuk SMPN 9 Takengon.
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan semangat gotong royong karyawan Grup UT terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa pemulihan. Kami berharap buku-buku ini dapat menjadi teman belajar bagi para siswa serta memberikan semangat baru bagi guru untuk terus mendampingi mereka meraih cita-cita,” ujar CSR Manager UT, Himawan Sutanto.
Penyaluran buku dilakukan melalui kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berdasarkan rekomendasi sekolah penerima manfaat, serta didukung oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tengah guna memastikan bantuan diterima oleh sekolah yang membutuhkan secara tepat sasaran.
Bagi para siswa/i, kehadiran buku pelajaran bukan hanya menjadi sumber ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi simbol bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit ini sendirian. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu menghadirkan semangat baru bagi guru dan peserta didik untuk terus melanjutkan proses pembelajaran hingga kondisi sekolah kembali pulih sepenuhnya.
UT akan terus berupaya untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, termasuk pada masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana. Perusahaan meyakini kolaborasi dan kepedulian bersama dapat mempercepat pemulihan, sekaligus memastikan setiap anak Indonesia tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.
