Menu

Mode Gelap
ISOPLUS Run Series 2026 Kembali Digelar di Jakarta dan Surabaya, Ajak 17.000 Pelari Indonesia Unlock Your Greatness Ketua Yayasan MADINAH Melki Sandria Jalin Kerja Sama dengan Dubes Palestina Abdallfattah A.K. Alsattari untuk Bantuan Gaza GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan myBCA International Java Jazz Festival 2026: 21 Tahun Java Festival Production Menghubungkan Generasi, Membuka Lembar Perayaan Berikutnya Harga Emas Diprediksi Capai Rekor Tertinggi di Awal Mei 2026, Nellava Bullion Imbau Masyarakat Amankan Aset Sejak Dini HIPEC Hadir di Primaya Hospital Kelapa Gading, Tingkatkan Harapan Hidup Pasien Kanker Tanpa Perlu ke Luar Negeri TransTRACK Hadirkan Smart Fleet System Berbasis IoT dan TransTRACK Academy Mini Bootcamp Sustainable Supply Chains United Tractors Bukukan Pendapatan Bersih Sebesar Rp28,6 Triliun di TW-I 2026 Penutupan BiMo (Bibliothèque Mobile): Tur Promosikan Minat Baca Kaum Muda Indonesia Terinspirasi Perjalanan ONIC Kairi, Film ‘Nobody Loves Kay’ Rilis Teaser Trailer: Sebuah Pembuktian Dari Sosok yang Kerap Diremehkan

Nasional

Harga Emas Diprediksi Capai Rekor Tertinggi di Awal Mei 2026, Nellava Bullion Imbau Masyarakat Amankan Aset Sejak Dini

Perbesar

Detakindonesianews.com, Surabaya (1/5/2026) — Harga emas kembali menunjukkan tren penguatan di awal Mei 2026, mempertegas posisinya sebagai salah satu instrumen investasi paling aman di tengah ketidakpastian global.

Berdasarkan pergerakan pasar terbaru, harga emas batangan di Indonesia saat ini berada di kisaran Rp2,8 juta per gram, sementara harga emas global telah mencapai US$4.600 per troy ons. Kenaikan ini didorong oleh kombinasi berbagai faktor global, termasuk melemahnya dolar AS, tekanan inflasi, serta meningkatnya ketegangan geopolitik.

Dalam kondisi seperti ini, emas kembali menjadi pilihan utama investor sebagai aset pelindung nilai (safe haven).

Melihat tren yang terus menguat, pelaku industri menilai bahwa saat ini merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk mulai atau meningkatkan kepemilikan emas.

“Banyak orang masih menunggu harga turun, padahal dalam siklus jangka panjang, emas justru menunjukkan tren kenaikan yang konsisten. Yang lebih penting adalah memilih platform pembelian yang aman dan transparan,” ujar Niki R Hashbiah Brand Manager Nellava Bullion

Selain faktor harga, keamanan transaksi dan likuiditas menjadi perhatian utama bagi investor modern. Tidak sedikit kasus di mana pembeli emas mengalami kesulitan saat menjual kembali asetnya akibat sistem buyback yang tidak jelas.

Menjawab kebutuhan tersebut, Nellava Bullion menghadirkan pendekatan investasi emas yang menekankan pada keamanan dan transparansi.

Perusahaan memberikan berbagai jaminan kepada konsumen, antara lain :

1. Jaminan buyback 100% untuk memastikan kemudahan penjualan kembali
2. Produk berstandar internasional (bersertifikat ISO)
3. Transparansi harga yang mengikuti pergerakan pasar global
4. Sistem harga yang mengacu pada standar internasional

Pendekatan ini dinilai semakin relevan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga aman dan terpercaya.

Dengan kondisi ekonomi global yang masih fluktuatif, emas diproyeksikan tetap menjadi instrumen penting dalam strategi diversifikasi aset.

“Berinvestasi emas saat ini bukan lagi sekadar membeli produk, tetapi memilih ekosistem yang memberikan rasa aman. Di sinilah platform seperti Nellava Bullion menjadi semakin penting,” tambah Niki.

Seiring tren yang terus berkembang, Nellava Bullion mengajak masyarakat untuk tidak hanya fokus pada fluktuasi harga, tetapi juga mulai membangun kebiasaan investasi yang konsisten dan terarah.

Dengan dukungan sistem yang transparan dan likuid, investasi emas kini semakin mudah diakses oleh berbagai kalangan, mulai dari pemula hingga investor berpengalaman.

Sebagai informasi, Nellava Bullion merupakan perusahaan bullion yang menghadirkan solusi investasi emas dengan mengedepankan transparansi, keamanan, dan likuiditas, serta mengikuti standar harga internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HIPEC Hadir di Primaya Hospital Kelapa Gading, Tingkatkan Harapan Hidup Pasien Kanker Tanpa Perlu ke Luar Negeri

30 April 2026 - 10:32 WIB

TransTRACK Hadirkan Smart Fleet System Berbasis IoT dan TransTRACK Academy Mini Bootcamp Sustainable Supply Chains

30 April 2026 - 10:15 WIB

United Tractors Bukukan Pendapatan Bersih Sebesar Rp28,6 Triliun di TW-I 2026

30 April 2026 - 03:54 WIB

Penutupan BiMo (Bibliothèque Mobile): Tur Promosikan Minat Baca Kaum Muda Indonesia

28 April 2026 - 10:46 WIB

VinFast Lirik Segmen Mobilitas Terbesar Indonesia untuk Percepat Transisi Hijau

27 April 2026 - 10:57 WIB

Trending di Nasional