Menu

Mode Gelap
IFRA 2026 Dorong Bisnis Waralaba Legal dan Beretika, Targetkan 250 Merek dan 30.000 Pengunjung Vega Hotel Gading Serpong Dorong Kreativitas Anak Lewat Coloring Competition 2026 Istana Merdeka Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pesta Rakyat hingga Atraksi Rafale Meriahkan Perayaan Kemerdekaan HUT RI ke-81, Ancol Gratiskan Tiket Masuk 17 Agustus dan Gelar “Merdekaria: The People’s Celebration” Sahroni Minta Klub Malam Disweeping, Teuku Reyza Desak Riau Perketat Pengawasan Anak di Bawah Umur Dari Car Free Day, Teuku Reyza dan Andi Champay Serukan Perlindungan Anak dan Jaga Marwah Riau SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Perdagangan Pangan Global Wayang Kulit HUT ke-81 MA Digelar, Pengunjung Kecewa karena Suasana Tak Sesuai Harapan TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan EDRR INDONESIA 2026 SUKSES DIGELAR, DORONG KOLABORASI NASIONAL UNTUK KESIAPSIAGAAN BENCANA YANG LEBIH TANGGUH

Nasional

TransTRACK Hadirkan Smart Fleet System Berbasis IoT dan TransTRACK Academy Mini Bootcamp Sustainable Supply Chains

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta, 29 April 2026 – TransTRACK meluncurkan Smart Fleet Management System dan menggelar Mini Bootcamp Sustainable Supply Chains pada 30 April 2026 di Jakarta. Inisiatif ini merupakan bagian dari TransTRACK Academy, platform pelatihan untuk pengembangan kompetensi profesional di bidang transportasi dan manajemen armada. Program ini ditujukan untuk membantu industri mengatasi inefisiensi operasional dan tingginya emisi karbon melalui teknologi berbasis Internet of Things (IoT) dan pelatihan praktis.

Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap implementasi sustainability supply chain, seiring tekanan regulasi emisi karbon, tuntutan efisiensi biaya, serta komitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Meski demikian, banyak perusahaan masih berada dalam tahap awal dalam mengintegrasikan data operasional secara menyeluruh, sehingga proses pengambilan keputusan terkait efisiensi dan pengurangan emisi belum sepenuhnya optimal

Sejumlah studi kasus di Indonesia menunjukkan bahwa inefisiensi operasional armada masih menjadi salah satu penyumbang utama tingginya biaya logistik dan jejak karbon. Hal ini terlihat dari rute distribusi yang tidak optimal serta tingginya waktu kendaraan dalam kondisi idle, yang berdampak langsung pada pemborosan bahan bakar dan peningkatan emisi.

Menjawab tantangan tersebut, TransTRACK menghadirkan Smart Fleet Management System yang memungkinkan perusahaan memantau kinerja armada secara real-time, mengidentifikasi potensi inefisiensi, serta menghitung emisi karbon secara otomatis berbasis aktivitas kendaraan.

Anggia Meisesari, Founder & CEO TransTRACK, mengatakan, “Saat ini tantangan terbesar dalam implementasi sustainability supply chain bukan lagi pada awareness, tetapi pada eksekusi berbasis data. Banyak perusahaan sudah memiliki komitmen ESG, tapi belum memiliki visibilitas data yang cukup untuk mengidentifikasi sumber inefisiensi dan emisi secara real-time. Namun, tanpa visibilitas data yang akurat, banyak perusahaan gagal menerjemahkan komitmen ESG menjadi aksi nyata di lapangan. Melalui Smart Fleet Management System, kami ingin menghadirkan data yang actionable, sehingga perusahaan dapat mengambil keputusan yang tidak hanya berdampak pada efisiensi biaya, tetapi juga pada penurunan emisi karbon secara konkret. Ke depan, integrasi antara teknologi dan sustainability bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan utama dalam menjaga daya saing industri.”

Solusi ini telah diimplementasikan di berbagai sektor, termasuk logistik dan pertambangan, dengan hasil signifikan berupa peningkatan produktivitas armada hingga 40% dan penurunan biaya operasional hingga 30%, sekaligus berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.

Selain teknologi, TransTRACK juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam mendorong implementasi sustainability secara efektif. Melalui TransTRACK Academy, perusahaan berupaya memperkuat kapabilitas profesional di bidang logistik dan supply chain. Salah satu inisiatif yang dihadirkan adalah Mini Bootcamp Sustainable Supply Chains yang dirancang sebagai program akselerasi bagi para profesional industri untuk langsung mengimplementasikan strategi sustainability berbasis data dalam operasional sehari-hari.

Budi Santosa Chulasoh, Direktur TransTRACK Academy, mengatakan, “Transformasi menuju sustainability supply chain tidak akan berjalan optimal tanpa kesiapan sumber daya manusia yang mampu menerjemahkan strategi menjadi implementasi di lapangan. Tantangan yang kami lihat saat ini adalah masih adanya gap antara pemahaman konsep keberlanjutan dengan praktik operasional sehari-hari. Melalui TransTRACK Academy dan Mini Bootcamp ini, kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih aplikatif dan berbasis studi kasus, sehingga para profesional tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengimplementasikan strategi yang relevan dengan kebutuhan industri. Harapannya, program ini dapat mempercepat adopsi praktek supply chain yang lebih efisien, terukur, dan berkelanjutan di Indonesia.”

Ke depan, kebutuhan akan rantai pasok berkelanjutan diperkirakan akan terus meningkat seiring perkembangan regulasi dan meningkatnya kesadaran industri terhadap dampak lingkungan. TransTRACK menilai integrasi teknologi digital dan peningkatan kompetensi SDM akan menjadi faktor kunci dalam mendorong transformasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Perdagangan Pangan Global

23 Agustus 2026 - 12:45 WIB

IFRA 2026 Dorong Bisnis Waralaba Legal dan Beretika, Targetkan 250 Merek dan 30.000 Pengunjung

22 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Wayang Kulit HUT ke-81 MA Digelar, Pengunjung Kecewa karena Suasana Tak Sesuai Harapan

22 Agustus 2026 - 05:48 WIB

EDRR INDONESIA 2026 SUKSES DIGELAR, DORONG KOLABORASI NASIONAL UNTUK KESIAPSIAGAAN BENCANA YANG LEBIH TANGGUH

21 Agustus 2026 - 03:27 WIB

Jakarta Jadi Puncak Rangkaian Indonesia Coffee Expo 2026, Hadirkan Kompetisi hingga Coffee Rave Party

21 Agustus 2026 - 03:09 WIB

Trending di Nasional