Detakindonesianews.com, Jakarta, 19 April 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menggelar kegiatan bertajuk “Gerakan Nasional Wanita Berkebaya dan Peringatan Hari Kartini 2026 – Fun Walk Berkebaya” pada Minggu pagi di Jakarta Pusat.
Kegiatan ini akan dimulai dari kantor KOWANI dan berakhir di Gedung Sarinah, dengan melibatkan ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Mengusung konsep jalan santai (fun walk), acara ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga gerakan simbolik dalam melestarikan budaya sekaligus memperkuat peran perempuan di ruang publik.
Ketua Umum KOWANI, Nannie Hadi Tjahjanto, menegaskan bahwa kebaya bukan sekadar busana tradisional, melainkan representasi identitas, perjuangan, dan martabat perempuan Indonesia.
> “Gerakan berkebaya ini bukan hanya tentang melestarikan budaya, tetapi juga menegaskan bahwa perempuan Indonesia memiliki identitas kuat dan peran strategis dalam pembangunan bangsa. Semangat Kartini harus terus hidup dalam tindakan nyata,” ujar Nannie.
Ia juga menambahkan bahwa momentum Hari Kartini harus dimaknai lebih luas sebagai ajakan untuk perempuan Indonesia agar berani tampil, bersuara, dan berkontribusi aktif di berbagai sektor kehidupan.
> “Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk kembali bangga menggunakan kebaya sebagai simbol jati diri sekaligus memperkuat solidaritas perempuan dalam menghadapi tantangan zaman,” lanjutnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan nasional yang berkelanjutan, tidak hanya berhenti pada peringatan seremonial tahunan, tetapi juga mampu mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian budaya dan pemberdayaan perempuan.
Selain itu, kehadiran media diharapkan dapat memperluas gaung gerakan ini ke seluruh penjuru Indonesia, sehingga semangat emansipasi yang diperjuangkan oleh Raden Ajeng Kartini dapat terus relevan di era modern.
