Menu

Mode Gelap
Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia  TDI Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Saham Rp381,5 Miliar ke Bareskrim Polri Viu dan iQIYI International Luncurkan Paket Langganan Streaming di Asia Tenggara Bareskrim POLRI Berhasil Menangkap Buronan Narkoba Frans Anthony di Malaysia Iskandar Halim Munthe Laporkan Dugaan Sengketa 5.900 Hektare Lahan di Lahat ke Satgas Antimafia Tanah JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

Nasional

Fun Walk Berkebaya Jadi Gerakan Nasional: KOWANI Ajak Perempuan Rebut Ruang Publik

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta, 19 April 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menggelar kegiatan bertajuk “Gerakan Nasional Wanita Berkebaya dan Peringatan Hari Kartini 2026 – Fun Walk Berkebaya” pada Minggu pagi di Jakarta Pusat.

Kegiatan ini akan dimulai dari kantor KOWANI dan berakhir di Gedung Sarinah, dengan melibatkan ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Mengusung konsep jalan santai (fun walk), acara ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga gerakan simbolik dalam melestarikan budaya sekaligus memperkuat peran perempuan di ruang publik.

Ketua Umum KOWANI, Nannie Hadi Tjahjanto, menegaskan bahwa kebaya bukan sekadar busana tradisional, melainkan representasi identitas, perjuangan, dan martabat perempuan Indonesia.

> “Gerakan berkebaya ini bukan hanya tentang melestarikan budaya, tetapi juga menegaskan bahwa perempuan Indonesia memiliki identitas kuat dan peran strategis dalam pembangunan bangsa. Semangat Kartini harus terus hidup dalam tindakan nyata,” ujar Nannie.

Ia juga menambahkan bahwa momentum Hari Kartini harus dimaknai lebih luas sebagai ajakan untuk perempuan Indonesia agar berani tampil, bersuara, dan berkontribusi aktif di berbagai sektor kehidupan.

> “Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk kembali bangga menggunakan kebaya sebagai simbol jati diri sekaligus memperkuat solidaritas perempuan dalam menghadapi tantangan zaman,” lanjutnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan nasional yang berkelanjutan, tidak hanya berhenti pada peringatan seremonial tahunan, tetapi juga mampu mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian budaya dan pemberdayaan perempuan.

Selain itu, kehadiran media diharapkan dapat memperluas gaung gerakan ini ke seluruh penjuru Indonesia, sehingga semangat emansipasi yang diperjuangkan oleh Raden Ajeng Kartini dapat terus relevan di era modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia 

20 Juni 2026 - 07:44 WIB

JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

19 Juni 2026 - 06:58 WIB

ARTA Bidik Pendapatan Rp100 Miliar pada 2026, Pemegang Saham Setujui Penguatan Struktur Permodalan

19 Juni 2026 - 04:02 WIB

Ducati Indonesia Luncurkan DesertX V2 dan Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah

19 Juni 2026 - 03:54 WIB

Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Melalui Halal Indo 2026, Pemerintah Dorong Akselerasi Industri Halal Nasional Berdaya Saing Global

19 Juni 2026 - 03:16 WIB

Trending di Nasional