Menu

Mode Gelap
ISOPLUS Run Series 2026 Kembali Digelar di Jakarta dan Surabaya, Ajak 17.000 Pelari Indonesia Unlock Your Greatness Ketua Yayasan MADINAH Melki Sandria Jalin Kerja Sama dengan Dubes Palestina Abdallfattah A.K. Alsattari untuk Bantuan Gaza GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan myBCA International Java Jazz Festival 2026: 21 Tahun Java Festival Production Menghubungkan Generasi, Membuka Lembar Perayaan Berikutnya United Tractors Perkuat Peran Perempuan melalui Edukasi dan Kesiapsiagaan Bencana Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang Luncurkan MRI Modern, Dilengkapi Sajian Istimewa dari Hotel Ciputra Jakarta  Hansaplast Perkuat Solusi Perawatan Luka Anak lewat Peluncuran Aqua Protect Kids, Plester Anak 100% Tahan Air dengan Desain Ceria Nellava Perkenalkan Bullion Live Price Pertama di Indonesia, Dorong Revolusi Transparansi Investasi Emas Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dan Institut Teknologi Bandung (ITB) Pelayanan Samsat Kabupaten Bekasi Terus Ditingkatkan, Petugas Pastikan Proses Lebih Optimal

Rokan Hulu

Bupati Rohul Anton Ikuti Sosialisasi Satgas Hulu Migas Riau untuk Jaga Kelancaran Operasional

Perbesar

PEKANBARU(Detak indonesia news) Pemerintah Provinsi Riau bersama SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Hulu Migas menggelar Sosialisasi Satgas Kelancaran Operasional Hulu Migas di Gedung Daerah Balai Serindit, Selasa (30/9/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menindaklanjuti terbitnya SK Gubernur Riau Nomor Kpts.403/V/2025 tentang Pembentukan Satgas Kelancaran Operasional Hulu Migas di Provinsi Riau.

Pembentukan Satgas sejalan dengan Permen ESDM Nomor 37/2016 dan Keputusan Menteri ESDM Nomor 296/2024 yang menegaskan pentingnya percepatan perizinan, penyelesaian permasalahan di lapangan, serta peningkatan produksi atau lifting migas nasional.

Gubernur Abdul Wahid menegaskan, kehadiran Satgas ini menjadi jawaban atas tantangan industri migas di Riau. “Ide kita adalah bagaimana lifting ini meningkat, karena sesuai dengan ketahanan energi dan Astacita Presiden Prabowo yang menargetkan kemandirian energi. Satgas ini dibentuk agar hambatan-hambatan dapat segera dipecahkan bersama, sehingga proses perizinan, pengerjaan, dan perawatan sumur bisa lebih cepat,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa migas berperan vital bagi perekonomian Riau. “Kalau lifting migas turun, Dana Bagi Hasil (DBH) juga ikut turun. Kita ingin pertumbuhan ekonomi dari sektor migas memberi dampak sebesar-besarnya, baik dari sumur perusahaan maupun sumur masyarakat,” tambahnya.

Kepala SKK Migas Sumbagut, C.W. Wicaksono, menyampaikan apresiasi atas terbitnya SK Gubernur Riau. Menurutnya, langkah cepat Pemprov Riau membuktikan keseriusan dalam mendukung swasembada energi. Ia menegaskan Satgas akan fokus pada delapan tugas pokok, dengan empat prioritas utama, yakni percepatan perizinan dan rekomendasi PPKH maksimal 14 hari, penyelesaian permasalahan sosial di lapangan, penyelesaian isu kawasan hutan, serta permasalahan penyerobotan lahan BMN.

Sosialisasi ini dihadiri langsung jajaran manajemen KKKS yang beroperasi di Riau, seperti Pertamina Hulu Rokan (PHR), PT APG Westkampar Indonesia (APGWI), SPR Langgak, PHR Lirik, hingga EMP. Kehadiran para pimpinan perusahaan migas menegaskan komitmen industri hulu migas mendukung percepatan operasi di Riau.

Selain itu, hadir pula para kepala daerah dari kabupaten penghasil migas, termasuk Bupati Siak Afni, Bupati Kampar Ahmad Yuzar, serta Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM.

Kehadiran Bupati Anton menunjukkan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terhadap upaya percepatan operasi migas yang diyakini akan memberi dampak positif bagi daerah.

“Bagi Rokan Hulu, keberadaan Satgas ini sangat penting karena sebagian besar wilayah kami juga masuk dalam kawasan operasi migas. Harapan kita, segala permasalahan yang selama ini menjadi hambatan, khususnya terkait perizinan dan persoalan lahan, bisa lebih cepat diselesaikan sehingga berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Anton.

Turut hadir unsur Forkopimda Riau, termasuk jajaran Polda Riau, Kejaksaan Tinggi Riau, Pangdam XIX Tuanku Tambusai, Korem 031/Wirabima, serta kepala OPD Pemprov Riau.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, SKK Migas, KKKS, serta seluruh pemangku kepentingan, sosialisasi ini diharapkan menjadi tonggak awal percepatan kerja-kerja sektor migas di Riau, sekaligus memperkuat pencapaian target nasional menuju kemandirian energi.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dibawah Pimpinan Bupati Anton dan Syafarudin Terapkan Manajemen Talenta

16 Maret 2026 - 13:14 WIB

Safari Ramadan Berakhir, Plh Bupati Rohul Ajak Warga Bayar Zakat Lewat Baznas

13 Maret 2026 - 19:14 WIB

Safari Ramadhan Terakhir , Pemkab Rohul Kunjungi Mesjid Al- Falah Pagarantapah

13 Maret 2026 - 19:03 WIB

Pemkab Rohul Fokus Pembinaan Spiritual Selain Infrastruktur

9 Maret 2026 - 13:18 WIB

Ramadhan Menguatkan, HIMAROHU Riau Menyatukan: Pemkab Rohul Gelar Buka Puasa Bersama Mahasiswa di Pekanbaru

7 Maret 2026 - 22:56 WIB

Trending di Rokan Hulu