Menu

Mode Gelap
DVI POLRI BERHASIL IDENTIFIKASI 9 KORBAN KM VIRGO TRANSPORT 8, SELURUHNYA TELAH DISERAHKAN KEPADA KELUARGA World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Sempat Dikuasai Pihak Lain, Tanah Ahli Waris Sukamdani Sahid Kembali Setelah BPN Batalkan SHM Tumpang Tindih Buru Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Tebar Bonus Menginap hingga BBQ Gratis di Wedding Showcase Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas Musda XI Golkar Jakbar: Ryanald Jonathan Terpilih Aklamasi, Target Tambah Kursi DPRD DKI pada Pemilu 2029 Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia Rayakan 33 Tahun Perjalanan, Hotel Ciputra Jakarta Sajikan “33 Years of Flavors” Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam

Infotainment

Bukan Hajatan Biasa, “Hajatan Setan” Merilis Teaser Trailer-nya di Pembukaan film The Bell

Perbesar

(Teaser Film Hajatan Setan menjadi tayangan Pembuka dari Film The Bell: Panggilan Untuk mati yang sedang tayang di bioskop)

 

Detakindonesianews.com, Jakarta, 8 Mei 2026 – Film horor Hajatan Setan merilis teaser trailer berdurasi 70 detik yang menjadi tayangan pembuka film horor The Bell: Panggilan untuk Mati, film produksi MBK Pictures lainnya, yang sudah tayang di bioskop sejak 7 Mei 2026 kemarin. Diproduksi oleh MBK Productions dan Drias Film Production, film ini mengangkat teror yang berakar dari tradisi mistik masyarakat pedesaan, dengan pendekatan atmosferik yang perlahan membangun ketegangan.

Disutradarai secara kolaboratif oleh Eko Kristanto dan Drias, teaser ini menampilkan adegan kesurupan intens yang dialami Ari Irham, dengan tubuh yang bergerak di luar kendali dan wajah yang perlahan berubah menjadi putih pekat, hingga potongan ritual misterius yang melibatkan makhluk gaib. Visual yang dihadirkan terasa dekat dengan keseharian, namun perlahan bergeser menjadi pengalaman yang mencekam.

Bagi Ari Irham, adegan kesurupan tersebut menjadi salah satu pengalaman paling menantang selama proses syuting. “Itu salah satu adegan yang cukup nguras energi, karena harus banyak eksplor gerak tubuh yang tidak wajar. Tapi justru seru juga, karena bisa benar-benar lepas dan nyobain hal baru di set,” ujarnya.

“Kami ingin penonton merasakan dulu atmosfernya. Ada sesuatu yang tidak beres, tapi belum sepenuhnya terlihat penyebabnya. Teror dalam film ini tidak hanya datang tiba-tiba, tapi dibangun dari hal-hal yang terasa dekat di kehidupan masyarakat sehari-hari,” ujar sutradara Drias.

Film ini diproduseri oleh Rendy Gunawan, Bambang Drias, dan Lia Nurdiyani, dengan Budi Yulianto sebagai Produser Eksekutif. Naskah Hajatan Setan ditulis oleh Andhy Pulung, BW Purba Negara, Vidya T. Ariestya, dan Novia Anggi. Selain Ari Irham dan Luna Maya, film ini juga turut dibintangi oleh Gisellma Firmansyah, Alika Jantinia, Karina Suwandi, Indra Birowo, Asri Welas, Sita Permatasari, Tanta Ginting, Bima Zeno, Abigail, Masayu Anastasia, Kukuh Prasetyo, dan Hassan Sule.

Ekspansi Pasar Asia Tenggara

Menggabungkan elemen tradisi, relasi sosial, dan horor supranatural, Hajatan Setan dibangun dengan pendekatan yang tidak hanya menekankan ketegangan, tetapi juga kedekatan emosional dengan penonton. Pendekatan ini membuka kemungkinan bagi film untuk terhubung dengan audiens yang lebih luas.

Hajatan Setan pun direncanakan tayang serentak di Asia Tenggara, dengan negara yang telah terkonfirmasi meliputi Malaysia, Singapura, Vietnam, Laos, Kamboja, dan Myanmar. “Kami melihat potensi cerita ini untuk diterima secara regional, karena berangkat dari akar tradisi yang juga punya kedekatan dengan budaya di kawasan Asia Tenggara,” ujar Produser Eksekutif Budi Yulianto.

Hajatan Setan akan hadir dengan teknologi Dolby Atmos, yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman audio yang lebih imersif bagi penikmat film horor Indonesia. Mulai dari detail-detail kecil hingga suara yang mengejutkan akan terasa nyata di sekeliling penonton. Dengan demikian, pengalaman menonton tidak hanya terasa visual, tetapi juga secara fisik memperkuat intensitas teror yang dibangun di sepanjang film.

Hajatan Setan dijadwalkan tayang di bioskop pada tahun 2026.

Ikuti terus perkembangan terbaru film Hajatan Setan melalui akun media sosial resmi @filmhajatanfilm dan @driasfilm_ untuk mengetahui informasi selanjutnya.

Bersiaplah, karena tidak semua perayaan berakhir dengan kebahagiaan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rayakan 33 Tahun Perjalanan, Hotel Ciputra Jakarta Sajikan “33 Years of Flavors”

18 September 2026 - 14:13 WIB

World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta

18 September 2026 - 10:41 WIB

Beautiful Pain Ungkap Luka Pengkhianatan dan Fitnah, Raihaanun Perankan Perempuan yang Bangkit Demi Anak

17 September 2026 - 13:34 WIB

RUMAHSAKIT HADIRKAN “ANOMALI TOUR 2026”, MEMBAWA KEMBALI LAGU-LAGU TERSEMBUNYI KE TIGA KOTA

17 September 2026 - 13:21 WIB

Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar

17 September 2026 - 13:05 WIB

Trending di Infotainment