Menu

Mode Gelap
Film ‘Nobody Loves Kay’ Rilis Trailer & Poster: Perjuangan Nekat Kay Demi Prove Them Wrong’ dan Taklukkan Dunia E-sport! Java Festival Production Sediakan Layanan Shuttle Khusus ke myBCA International Java Jazz Festival 2026 Grand Opening Grand Luxcamp Rice Terrace Pangandaran By Horison: Pengalaman Menginap Ekslusif di Tengah Sawah V+ SHORT Hadir Membawa Terobosan Dalam Mobile StoryTelling pada Peluncuran Ekslusif di Hongkong Pemerintah Siapkan Dana Rp20 Triliun untuk Hilirisasi Perunggasan, Peternak Rakyat Didorong Naik Kelas di AGRIMAT & AGRILIVESTOCK ASIA 2026 GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan BioKids Color Day, Cara Seru Anak-anak Belajar Mencintai Satwa di Ancol Liburan Sambil Berkendara: Ducati Indonesia Promosikan Bali ke Dunia Lewat We Ride As One Perkuat Konsep Living in Style, Agung Podomoro Hadirkan Fasilitas Club House di Seluruh Proyek Hunian di Indonesia Adakan Wedding Open House Bersama Kara Brides, Hotel Ciputra Jakarta Hadirkan Berbagai Penawaran Menarik Ketua GERMAS PPA Riau Kecam Keras Leni Asmita, Diduga Lakukan Penghinaan Terhadap Guru SDN 003 Kubu Kasad Pimpin Rapat Tahunan Tutup Buku 2025 Yayasan Dhekarta

Infotainment

Bukan Hajatan Biasa, “Hajatan Setan” Merilis Teaser Trailer-nya di Pembukaan film The Bell

Perbesar

(Teaser Film Hajatan Setan menjadi tayangan Pembuka dari Film The Bell: Panggilan Untuk mati yang sedang tayang di bioskop)

 

Detakindonesianews.com, Jakarta, 8 Mei 2026 – Film horor Hajatan Setan merilis teaser trailer berdurasi 70 detik yang menjadi tayangan pembuka film horor The Bell: Panggilan untuk Mati, film produksi MBK Pictures lainnya, yang sudah tayang di bioskop sejak 7 Mei 2026 kemarin. Diproduksi oleh MBK Productions dan Drias Film Production, film ini mengangkat teror yang berakar dari tradisi mistik masyarakat pedesaan, dengan pendekatan atmosferik yang perlahan membangun ketegangan.

Disutradarai secara kolaboratif oleh Eko Kristanto dan Drias, teaser ini menampilkan adegan kesurupan intens yang dialami Ari Irham, dengan tubuh yang bergerak di luar kendali dan wajah yang perlahan berubah menjadi putih pekat, hingga potongan ritual misterius yang melibatkan makhluk gaib. Visual yang dihadirkan terasa dekat dengan keseharian, namun perlahan bergeser menjadi pengalaman yang mencekam.

Bagi Ari Irham, adegan kesurupan tersebut menjadi salah satu pengalaman paling menantang selama proses syuting. “Itu salah satu adegan yang cukup nguras energi, karena harus banyak eksplor gerak tubuh yang tidak wajar. Tapi justru seru juga, karena bisa benar-benar lepas dan nyobain hal baru di set,” ujarnya.

“Kami ingin penonton merasakan dulu atmosfernya. Ada sesuatu yang tidak beres, tapi belum sepenuhnya terlihat penyebabnya. Teror dalam film ini tidak hanya datang tiba-tiba, tapi dibangun dari hal-hal yang terasa dekat di kehidupan masyarakat sehari-hari,” ujar sutradara Drias.

Film ini diproduseri oleh Rendy Gunawan, Bambang Drias, dan Lia Nurdiyani, dengan Budi Yulianto sebagai Produser Eksekutif. Naskah Hajatan Setan ditulis oleh Andhy Pulung, BW Purba Negara, Vidya T. Ariestya, dan Novia Anggi. Selain Ari Irham dan Luna Maya, film ini juga turut dibintangi oleh Gisellma Firmansyah, Alika Jantinia, Karina Suwandi, Indra Birowo, Asri Welas, Sita Permatasari, Tanta Ginting, Bima Zeno, Abigail, Masayu Anastasia, Kukuh Prasetyo, dan Hassan Sule.

Ekspansi Pasar Asia Tenggara

Menggabungkan elemen tradisi, relasi sosial, dan horor supranatural, Hajatan Setan dibangun dengan pendekatan yang tidak hanya menekankan ketegangan, tetapi juga kedekatan emosional dengan penonton. Pendekatan ini membuka kemungkinan bagi film untuk terhubung dengan audiens yang lebih luas.

Hajatan Setan pun direncanakan tayang serentak di Asia Tenggara, dengan negara yang telah terkonfirmasi meliputi Malaysia, Singapura, Vietnam, Laos, Kamboja, dan Myanmar. “Kami melihat potensi cerita ini untuk diterima secara regional, karena berangkat dari akar tradisi yang juga punya kedekatan dengan budaya di kawasan Asia Tenggara,” ujar Produser Eksekutif Budi Yulianto.

Hajatan Setan akan hadir dengan teknologi Dolby Atmos, yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman audio yang lebih imersif bagi penikmat film horor Indonesia. Mulai dari detail-detail kecil hingga suara yang mengejutkan akan terasa nyata di sekeliling penonton. Dengan demikian, pengalaman menonton tidak hanya terasa visual, tetapi juga secara fisik memperkuat intensitas teror yang dibangun di sepanjang film.

Hajatan Setan dijadwalkan tayang di bioskop pada tahun 2026.

Ikuti terus perkembangan terbaru film Hajatan Setan melalui akun media sosial resmi @filmhajatanfilm dan @driasfilm_ untuk mengetahui informasi selanjutnya.

Bersiaplah, karena tidak semua perayaan berakhir dengan kebahagiaan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Film ‘Nobody Loves Kay’ Rilis Trailer & Poster: Perjuangan Nekat Kay Demi Prove Them Wrong’ dan Taklukkan Dunia E-sport!

11 Mei 2026 - 09:18 WIB

Java Festival Production Sediakan Layanan Shuttle Khusus ke myBCA International Java Jazz Festival 2026

11 Mei 2026 - 08:53 WIB

Tingkatkan Efesiensi dan Kenyamanan Tamu, Starlet Hotel Hadirkan Inovasi Fasilitas Self Service Terbaru

10 Mei 2026 - 15:03 WIB

Film Gala Premiere “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”:Sebuah Pengingat Bahwa Memori Bersama Orang Tersayang Tidaklah Abadi

9 Mei 2026 - 10:45 WIB

V+ SHORT Hadir Membawa Terobosan Dalam Mobile StoryTelling pada Peluncuran Ekslusif di Hongkong

9 Mei 2026 - 03:56 WIB

Trending di Infotainment