Menu ✖

Mode Gelap
Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang Rayakan Tradisi Sangjit Lebih Berkesan, Vega Hotel Gading Serpong Tawarkan Paket Lengkap Rp18 Juta Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak Bidik 95.000 Pengunjung dari 30 Negara, KRISTA InterFOOD 2026 Hadirkan 1.100 Peserta di PIK 2 Fadli Zon Resmikan Rupakala 2026, 80 Seniman Unjuk Karya dan Inovasi Seni Media di Bogor Shopee 11.11 Big Sale Hadirkan Warna Baru, Kolaborasi no na Bikin Keseruan Belanja Makin Naik Level! Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun VIiral Dugaan Judi Meja Ikan-Ikan Di Mandau, Kinerja Kapolres Kampar Dipertanyakan : Razia Tak Membuahkan Hasil?

Aceh

Bangun Jembatan Perintis Garuda, TNI dan Warga Gotong Royong Buka Akses Pedalaman Aceh Tenggara

Perbesar

Detakindonesianews.com, Aceh tenggara –  Semangat gotong royong dan kebersamaan ditunjukkan prajurit TNI bersama masyarakat dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Teger Miko, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (22/5/2026).

Pembangunan jembatan yang dikerjakan personel Posramil Lawe Sumur jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya membuka akses transportasi yang lebih aman dan layak bagi warga di wilayah pedalaman.

Sebanyak 12 personel TNI diterjunkan untuk membantu percepatan pembangunan, mulai dari penggalian pondasi, pemasangan material konstruksi, hingga pengecoran tapak utama jembatan. Meski bekerja di bawah terik matahari, personel TNI dan masyarakat tetap bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan penuh semangat.

Kegiatan dipimpin langsung Danposramil Lawe Sumur Pelda Ahmad Saan. Menurutnya, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses transportasi di daerah pedalaman.

“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat membantu mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama dalam membawa hasil pertanian, memperlancar akses ekonomi warga, serta memudahkan anak-anak menuju sekolah. Selain itu, kegiatan gotong royong seperti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat,” ujar Pelda Ahmad Saan.

Ia menjelaskan, selama ini masyarakat masih mengalami kesulitan melintasi jalur penghubung, terutama saat musim hujan dan debit sungai meningkat. Karena itu, kehadiran jembatan gantung tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Selain fokus pada pembangunan fisik, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui budaya gotong royong dan kebersamaan yang terus dijaga di tengah masyarakat.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan dapat membantu membuka keterisolasian wilayah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Teger Miko dan sekitarnya. *(Dispenad)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang ke Tahap Penyidikan

22 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Sinergi Umaro dan Ulama Dinilai Perkuat Citra Humanis Polri di Tengah Masyarakat

22 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Hadapi Ancaman Hukum Modern, Kasad Dorong Penguatan Kompetensi Prajurit Hukum

21 Oktober 2026 - 09:23 WIB

TEGAS BERANTAS NARKOTIKA, DANKODAERAL III HADIRI PEMUSNAHAN BARANG BUKTI VAPE SENILAI RP 34,9 MILIAR

19 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Dugaan Jaringan Curanmor Jakarta-Lampung, Sita Revolver Rakitan dan 8 Butir Amunisi

13 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Trending di TNI/Polri