Menu ✖

Mode Gelap
Angkat Isu Kesehatan Perempuan yang Masih Dianggap Tabu, We Pause We Rise bersama Magnolia Collective Wellness Hadirkan RISE & BLOOM Bandung Express Gugat Bank Permata, Minta Penundaan Lelang Aset Bernilai Ratusan Miliar Gala Premiere Beautiful Pain Angkat Isu Kekerasan dan Hubungan Toxic, Pesan Kuat untuk Perempuan Berani Keluar dari Lingkaran Trauma Pasar Kemasan RI Diproyeksi Tumbuh 5,65% pada 2026, ALLPack Indonesia 2026 Bidik 90 Ribu Pengunjung Bisnis Pertalite dari Gudang Kandis Disebut Mengalir ke Tapung Hilir, Penyalur Akui Beli 25–30 Jerigen Sekali Transaksi Bali Tech Week 2026 Resmi Dibuka, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Dorong Transformasi Digital Semarakkan Gaya Hidup Sehat, Hotel Ciputra Jakarta Berkolaborasi dengan Sun Life Gym Menyelenggarakan Fun Aerobic TEGAS BERANTAS NARKOTIKA, DANKODAERAL III HADIRI PEMUSNAHAN BARANG BUKTI VAPE SENILAI RP 34,9 MILIAR Dari Uang Jajan hingga Transaksi Digital, Permata CERITA 2026 Bekali Remaja dengan Kecakapan Finansial

TNI/Polri

TEGAS BERANTAS NARKOTIKA, DANKODAERAL III HADIRI PEMUSNAHAN BARANG BUKTI VAPE SENILAI RP 34,9 MILIAR

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta -Komitmen TNI Angkatan Laut dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali ditegaskan melalui pemusnahan 4.364 cartridge liquid vape yang terindikasi mengandung kokain. Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan narkotika dan perlindungan generasi bangsa dari ancaman barang terlarang, Komando Daerah TNI AL (Dankodaeral) III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, S.T., M.M., menghadiri pemusnahan barang bukti vape narkotika di lapangan apel Lanal Lampung, Senin (19/10).

Pemusnahan barang bukti ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Jenderal TNI (Purn) Prof. Dudung Abdurachman, didampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Edwin. Dalam pengungkapan tersebut, tim gabungan mengamankan 4.364 cartridge liquid vape merek Yakuza XL dan Batman.

Barang bukti tersebut ditemukan di dalam tiga kardus keripik singkong yang dibawa menggunakan bus antarkota antarprovinsi (Bus ALS) dan terindikasi positif mengandung kokain, dengan estimasi harga pasar sekitar Rp8 juta per cartridge, total nilai barang bukti mencapai Rp34,912 miliar.

Dalam kesempatan tersebut Dankodaeral III menegaskan bahwa, keberhasilan pengungkapan hingga pemusnahan barang bukti tersebut merupakan bukti nyata kesigapan prajurit TNI AL serta kuatnya sinergi antarlembaga dalam menghadapi ancaman peredaran gelap narkotika.

“Pengawasan maritim dan kerja sama lintas instansi harus terus diperkuat guna mencegah wilayah perairan dan jalur distribusi nasional dimanfaatkan oleh jaringan penyelundupan narkotika. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AL untuk menjaga keamanan maritim sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkoba,” ungkap Laksda Uki

Beliau juga menambahkan, melalui kegiatan ini, TNI AL menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam memberantas peredaran gelap narkotika.

(Dispen Kodaeral III)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Metro Jaya Bongkar Dugaan Jaringan Curanmor Jakarta-Lampung, Sita Revolver Rakitan dan 8 Butir Amunisi

13 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Pasca Penindakan Narkotika, Polda Metro Jaya Hadirkan Pendampingan dan Dengarkan Aspirasi Warga

11 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Suasana Kebersamaan Warnai Pisah Sambut Pimpinan Polda Metro Jaya

11 Oktober 2026 - 05:48 WIB

DARI COURTESY CALL HINGGA ENTRY MEETING, KODAERAL III SIAP HADAPI AUDIT KINERJA 2026

8 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Kapolda Metro Jaya Hadiri Syukuran HUT TNI di Makodam Jaya

5 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Trending di TNI/Polri