Menu ✖

Mode Gelap
Jokowi Hadir Bawa Ijazah ke PN Jaktim, Tim Roy Suryo Siapkan 500 Pertanyaan! KRISTA INTERFOOD 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara dan Bidik 95 Ribu Pengunjung Profesional Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak Shopee 11.11 Big Sale Hadirkan Warna Baru, Kolaborasi no na Bikin Keseruan Belanja Makin Naik Level! Ancol Gratiskan Tiket Masuk 1–12 November 2026, Warga Bisa Nikmati Wisata Pantai Tanpa Bayar Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global

Nasional

Fun Walk Berkebaya Jadi Gerakan Nasional: KOWANI Ajak Perempuan Rebut Ruang Publik

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta, 19 April 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menggelar kegiatan bertajuk “Gerakan Nasional Wanita Berkebaya dan Peringatan Hari Kartini 2026 – Fun Walk Berkebaya” pada Minggu pagi di Jakarta Pusat.

Kegiatan ini akan dimulai dari kantor KOWANI dan berakhir di Gedung Sarinah, dengan melibatkan ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Mengusung konsep jalan santai (fun walk), acara ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga gerakan simbolik dalam melestarikan budaya sekaligus memperkuat peran perempuan di ruang publik.

Ketua Umum KOWANI, Nannie Hadi Tjahjanto, menegaskan bahwa kebaya bukan sekadar busana tradisional, melainkan representasi identitas, perjuangan, dan martabat perempuan Indonesia.

> “Gerakan berkebaya ini bukan hanya tentang melestarikan budaya, tetapi juga menegaskan bahwa perempuan Indonesia memiliki identitas kuat dan peran strategis dalam pembangunan bangsa. Semangat Kartini harus terus hidup dalam tindakan nyata,” ujar Nannie.

Ia juga menambahkan bahwa momentum Hari Kartini harus dimaknai lebih luas sebagai ajakan untuk perempuan Indonesia agar berani tampil, bersuara, dan berkontribusi aktif di berbagai sektor kehidupan.

> “Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk kembali bangga menggunakan kebaya sebagai simbol jati diri sekaligus memperkuat solidaritas perempuan dalam menghadapi tantangan zaman,” lanjutnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan nasional yang berkelanjutan, tidak hanya berhenti pada peringatan seremonial tahunan, tetapi juga mampu mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian budaya dan pemberdayaan perempuan.

Selain itu, kehadiran media diharapkan dapat memperluas gaung gerakan ini ke seluruh penjuru Indonesia, sehingga semangat emansipasi yang diperjuangkan oleh Raden Ajeng Kartini dapat terus relevan di era modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ancol Gratiskan Tiket Masuk 1–12 November 2026, Warga Bisa Nikmati Wisata Pantai Tanpa Bayar

5 November 2026 - 08:24 WIB

KRISTA INTERFOOD 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara dan Bidik 95 Ribu Pengunjung Profesional

4 November 2026 - 12:42 WIB

Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan

3 November 2026 - 14:19 WIB

Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global

3 November 2026 - 13:20 WIB

Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang

3 November 2026 - 12:58 WIB

Trending di Nasional