Menu

Mode Gelap
ISOPLUS Run Series 2026 Kembali Digelar di Jakarta dan Surabaya, Ajak 17.000 Pelari Indonesia Unlock Your Greatness Ketua Yayasan MADINAH Melki Sandria Jalin Kerja Sama dengan Dubes Palestina Abdallfattah A.K. Alsattari untuk Bantuan Gaza HA IPB Gelar IPB Run 2026, Siap Satukan 22 Ribu Pelari untuk Bumi Lestari Ancol Tawarkan Paket Liburan Bertiga dan Berlima, Harga Tiket Lebih Murah hingga Akhir Mei Green SM (GSM) Tandatangani Perjanjian Pinjaman Investasi Senilai Rp 600 Miliar dengan BCA GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan myBCA International Java Jazz Festival 2026: 21 Tahun Java Festival Production Menghubungkan Generasi, Membuka Lembar Perayaan Berikutnya RUPS PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk 2026 : Kinerja, Pembagian Dividen, Perubahan Susunan Pengurus Perseroan dan Transformasi Baru GERMAS PPA Riau Desak Pengusutan Tuntas Tragedi Ledakan Senjata Rakitan di Sekolah Siak PT. Industri Padi Nusantara Menggandeng Universitas Hasanudin Dalam Riset dan Pengembangan Bibit Padi Unggul GIICOMVEC 2026 SUKSES DIGELAR JADI PLATFORM STRATEGIS UNTUK SOLUSI BISNIS DAN INOVASI KENDARAAN KOMERSIAL

Nasional

Ketua Yayasan MADINAH Melki Sandria Jalin Kerja Sama dengan Dubes Palestina Abdallfattah A.K. Alsattari untuk Bantuan Gaza

Perbesar

Jakarta, (DIN)  – Yayasan Masyarakat Dinamis dan Berkah (MADINAH) menggelar pertemuan resmi dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfattah A.K. Alsattari, di Kedutaan Besar Palestina pada Selasa (14/4/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama kemanusiaan, khususnya terkait penyaluran bantuan bagi masyarakat di Gaza.

Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan MADINAH, Melki Sandria, bersama Pembina Yayasan MADINAH, Mohammad Hadi. Kehadiran keduanya menegaskan komitmen yayasan dalam memperluas kontribusi kemanusiaan di tingkat internasional, khususnya untuk membantu rakyat Palestina.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat menjalin kolaborasi strategis guna memastikan bantuan dari Yayasan MADINAH dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran melalui jalur resmi Kedutaan Palestina. Pihak kedutaan menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan penuh untuk memfasilitasi proses distribusi bantuan secara langsung ke wilayah terdampak.

Duta Besar Palestina, Abdalfattah A.K. Alsattari, juga menyampaikan bahwa sebelumnya pihak kedutaan telah menyalurkan berbagai bantuan dari masyarakat Indonesia, termasuk dari unsur lintas agama seperti gereja. Hal ini mencerminkan kuatnya solidaritas kemanusiaan masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina.

Selain itu, ia menegaskan komitmennya untuk membantu mempermudah akses Yayasan MADINAH ke Gaza. Upaya tersebut akan dilakukan melalui koordinasi dengan Kedutaan Besar Palestina di Kairo, Mesir, terutama apabila pintu perbatasan Rafah telah dibuka dan pembatasan yang diberlakukan oleh pihak Israel telah dicabut.

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar juga memaparkan kondisi terkini di Gaza yang sangat memprihatinkan. Sekitar 80 persen masyarakat hidup dalam kondisi darurat, dengan sebagian besar tinggal di tenda pengungsian tanpa akses listrik dan air bersih. Kota Rafah dilaporkan mengalami kehancuran hampir total akibat konflik berkepanjangan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan rencana pembangunan kembali wilayah Gaza yang akan dimulai dari pembersihan puing-puing bangunan, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, sekolah, dan rumah sakit. Masyarakat Rafah nantinya akan didorong untuk kembali ke wilayah tersebut secara bertahap.

Situasi keamanan di Gaza juga disebut masih sangat tidak stabil. Insiden kekerasan terhadap warga sipil dilaporkan masih terus terjadi, termasuk penembakan terhadap pengungsi, sementara bantuan kemanusiaan yang masuk masih sangat terbatas.

Menutup pertemuan, Duta Besar Palestina menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah serta masyarakat Indonesia atas dukungan yang terus diberikan, baik dalam bentuk bantuan kemanusiaan, layanan kesehatan, maupun program beasiswa bagi rakyat Palestina.

Kerja sama antara Yayasan MADINAH dan Kedutaan Palestina ini diharapkan dapat semakin memperkuat kontribusi Indonesia dalam membantu meringankan penderitaan masyarakat Gaza serta mempercepat proses pemulihan di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RUPS PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk 2026 : Kinerja, Pembagian Dividen, Perubahan Susunan Pengurus Perseroan dan Transformasi Baru

14 April 2026 - 15:21 WIB

ISOPLUS Run Series 2026 Kembali Digelar di Jakarta dan Surabaya, Ajak 17.000 Pelari Indonesia Unlock Your Greatness

14 April 2026 - 12:49 WIB

PT. Industri Padi Nusantara Menggandeng Universitas Hasanudin Dalam Riset dan Pengembangan Bibit Padi Unggul

13 April 2026 - 13:29 WIB

GIICOMVEC 2026 SUKSES DIGELAR JADI PLATFORM STRATEGIS UNTUK SOLUSI BISNIS DAN INOVASI KENDARAAN KOMERSIAL

13 April 2026 - 12:36 WIB

Isu Kebangsaan Menguat, Barikade 98 Serukan Persatuan di Tengah Tekanan Global

13 April 2026 - 11:56 WIB

Trending di Nasional