Menu

Mode Gelap
Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia  TDI Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Saham Rp381,5 Miliar ke Bareskrim Polri Viu dan iQIYI International Luncurkan Paket Langganan Streaming di Asia Tenggara Bareskrim POLRI Berhasil Menangkap Buronan Narkoba Frans Anthony di Malaysia Iskandar Halim Munthe Laporkan Dugaan Sengketa 5.900 Hektare Lahan di Lahat ke Satgas Antimafia Tanah JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

Nasional

Solusi Paradoks Energi: Refleksi Akhir Tahun 2025 MPR RI Dorong Kedaulatan Energi Berkelanjutan

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta 29 Desember 2025 — Isu paradoks energi menjadi sorotan utama dalam agenda Refleksi Akhir Tahun 2025 yang digelar di Gedung Delegasi MPR RI, Jakarta. Forum strategis ini menghadirkan Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, CEO Katadata Metta Darmaasaputra, serta Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Maria Yuliana, untuk membedah solusi atas tantangan besar bangsa: memenuhi kebutuhan energi nasional sekaligus menyelamatkan lingkungan.

Paradoks energi muncul ketika tuntutan kedaulatan dan ketahanan energi nasional berbenturan dengan urgensi perlindungan lingkungan dan komitmen penurunan emisi. Dalam diskusi tersebut, para narasumber sepakat bahwa transisi energi tidak dapat ditunda dan harus dirancang secara adil, terukur, serta berbasis data.

Eddy Soeparno ,Wakil Ketua MPR RI 2024 – 2029

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menegaskan bahwa kedaulatan energi harus ditempatkan dalam kerangka konstitusional dan keberlanjutan jangka panjang. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya energi yang melimpah, namun pengelolaannya harus selaras dengan kepentingan lingkungan dan generasi mendatang.

> “Kedaulatan energi tidak boleh dibangun dengan mengorbankan lingkungan. Tantangan kita adalah memastikan transisi energi berjalan adil, memperkuat energi bersih, sekaligus menjaga akses energi yang terjangkau bagi seluruh rakyat,” ujar Eddy Soeparno.

Dari sisi data dan kebijakan, Metta Darmaasaputra, CEO Katadata, memaparkan bahwa solusi paradoks energi hanya dapat dicapai melalui kebijakan berbasis data yang transparan dan terintegrasi. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan data dalam memetakan potensi energi terbarukan, efisiensi konsumsi, serta dampak lingkungan.

> “Data memberi kita gambaran utuh: di mana kita bergantung, di mana kita bisa berdaulat, dan bagaimana transisi energi bisa dilakukan tanpa menimbulkan gejolak sosial maupun ekonomi,” jelas Metta.

Sementara itu, Maria Yuliana, Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia, menyoroti peran strategis media dalam mengawal isu energi yang kompleks agar dapat dipahami publik secara utuh. Ia menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan diskursus energi yang berimbang—antara kepentingan ekonomi, lingkungan, dan masyarakat.

> “Isu energi bukan sekadar isu teknis, tetapi isu masa depan bangsa. Media harus memastikan publik mendapatkan informasi yang akurat agar kebijakan energi mendapat dukungan dan pengawasan yang sehat,” kata Maria.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan mengenai percepatan energi terbarukan, reformasi subsidi energi, serta perlunya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sipil. Forum ini menegaskan bahwa solusi paradoks energi membutuhkan keberanian kebijakan, kekuatan data, dan dukungan opini publik yang terbangun dengan baik.

Agenda Refleksi Akhir Tahun 2025 ini menjadi penanda komitmen MPR RI dan para pemangku kepentingan untuk mendorong kedaulatan energi nasional yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga berkeadilan sosial dan ramah lingkungan, sebagai fondasi pembangunan Indonesia menuju 2026 dan seterusnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia 

20 Juni 2026 - 07:44 WIB

JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

19 Juni 2026 - 06:58 WIB

ARTA Bidik Pendapatan Rp100 Miliar pada 2026, Pemegang Saham Setujui Penguatan Struktur Permodalan

19 Juni 2026 - 04:02 WIB

Ducati Indonesia Luncurkan DesertX V2 dan Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah

19 Juni 2026 - 03:54 WIB

Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Melalui Halal Indo 2026, Pemerintah Dorong Akselerasi Industri Halal Nasional Berdaya Saing Global

19 Juni 2026 - 03:16 WIB

Trending di Nasional