Menu

Mode Gelap
Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia  TDI Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Saham Rp381,5 Miliar ke Bareskrim Polri Viu dan iQIYI International Luncurkan Paket Langganan Streaming di Asia Tenggara Bareskrim POLRI Berhasil Menangkap Buronan Narkoba Frans Anthony di Malaysia Iskandar Halim Munthe Laporkan Dugaan Sengketa 5.900 Hektare Lahan di Lahat ke Satgas Antimafia Tanah JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

Infotainment

Film Lintrik Sarat Pesan Moral dan Kisah Mencekam dari Sebuah Keluarga Tayang 11 September 2025

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta – Banyaknya tema Horor yang menghiasi bioskop Indonesia sepanjang tahun membuat rumah produksi Prama Gatra Film yang bekerjasama dengan Rumah Semut Film mencoba menggali potensi yang berbeda untuk genre ini lewat sebuah tema kearifan lokal budaya khususnya di daerah Banyuwangi. Melalui Film berjudul Lintrik : ilmu pemikat, penonton akan dibawa pada sebuah alur kisah misteri yang membawa ketegangan dari suasana dan tersusun dari kepingan kepingan adegan yang akan terjawab di akhir film.

Ide film Lintrik bermula di akhir tahun 2022 ketika Bu Asye Siregar selaku produser Prama Gatra Film diperlihatkan oleh pimpinan produksi Hasan Chow sebuah Film pendek di youtube berjudul Lintrik – Janakim Series, karya anak-anak komunitas film di Banyuwangi. Tak lama kemudian kelompok pembuat film dari Banyuwangi ini kemudian di ajak bekerjasama secara resmi dan terlibat di dalam pembuatan film Lintrik versi bioskop ini. Mereka juga menjadi konsultan ataupun penasehat untuk hal-hal berbau budaya dan social yang ditampilkan di dalam film ini termasuk ketika penulisan skenario.

Lintrik sendiri adalah sejenis ilmu pelet atau pengasihan Jawa kuno yang memiliki efek cepat dan sangat kuat bahkan bisa menarik korbannya meskipun berada di luar negeri, namun bersifat hanya sementara. Perbedaannya dengan pelet adalah jika pelet bisa dilakukan secara ritual sendirian oleh pelakunya berbeda dengan lintrik tidak bisa dilakukan oleh semua orang karena hanya bisa dilakukan oleh seorang dukun wanita yang sudah melakukan ritual tertentu tentang lintrik ini.

Penulisan skenario berjalan hingga di pertengahan tahun 2023 lalu syuting mulai di lakukan langsung di sebagian Jakarta dan lebih banyak di Banyuwangi Karena syuting ini dilakukan resmi dengan ijin Pemda Banyuwangi maka kami di ijinkan untuk mengambil gambar juga di festival Banyuwangi dan salah satu adegannya juga akan masuk kedalam film.

Selain lokasi di Banyuwangi film Lintrik juga melibatkan beberapa aktor asli Banyuwangi diantaranya Sang Maestro tari Gandrung yang tersisa yakni Mak Temu Misti. Selain itu ada juga seniman senior Banyuwangi Mas Yon DD. Mereka akan menggunakan bahasa Osing yakni bahasa asli Banyuwangi.

Sementara itu beberapa artis Nasional yang turut mendukung film Lintrik ini adalah Donny Damara, Yatti Surachman, Meisya Amira, Karina Icha, Akbar Nasdar, Fannita Posumah dan Karakter Ustad muda yang sedikit berbeda dari film lainnya dimainkan oleh pendatang baru muda Teguh Ryder yang selama ini dikenal banyak membintangi iklan komersial.

Beberapa obyek wisata indah di Banyuwangi juga ditampilkan di film ini seperti hutan De Djawatan, Patung Terakota, Pantai, hingga pusat kota.

Film Lintrik akan menawarkan sesuatu yang berbeda karena film ini bukan jenis Film Horor yang biasanya mengandalkan pada penampakan hantu dan cenderung menakut-nakuti saja dengan jumpscarenya namun lebih menitik beratkan juga pada Horor bernuansa psikologis karakter utamanya dengan bumbu misteri yang hanya bisa terjawab di akhir film. Menyajikan kisah menyentuh tentang Sari yang berusaha menjalani kehidupan normal bermimpi menjadi ibu rumah tangga kaya namun dengan cara melintrik cinta pertamanya dulu yang kini sudah beristri. Dari sinilah konflik bergulir yang memaksa Sari masuk ke dalam sebuah konspirasi besar yang hanya akan terjawab di ending filmnya nanti. Jadi kekuatan cerita menjadi andalan dalam film ini, seluruh adegan mempunyai informasi penting, karena itu jika melewatkan satu adegan saja bisa akan memutus seluruh informasi yang ada dalam film secara berkaitan pada akhir film nanti.

Film Lintrik merupakan film kolaborasi antara Prama Gatra film bekerjasama dengan Rumah Semut Film yang di sutradarai oleh Irham Acho Bahtiar sutradara yang selama ini banyak di kenal menghasilkan karya-karya komedi Nasional seperti Epen Cupen the Movie dan Security Ugal-ugalan dan juga sering mengangkat beberapa film dari berbagai daerah di Indonesia seperti Papua dan Makasar. Sebelumnya bersama Prama Gatra Film juga mereka pernah bekerja sama membuat film Horas Amang yanng bertema keluarga Batak.

Saat ini Film Lintrik akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 11 September 2025, jangan lewatkan penayangannya nanti untuk dapat menyaksikan sebuah warna baru bagi pecinta film bernuansa Horor yang tetap mengandalkan pada kekuatan cerita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TDI Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Saham Rp381,5 Miliar ke Bareskrim Polri

20 Juni 2026 - 02:49 WIB

Viu dan iQIYI International Luncurkan Paket Langganan Streaming di Asia Tenggara

19 Juni 2026 - 13:48 WIB

Iskandar Halim Munthe Laporkan Dugaan Sengketa 5.900 Hektare Lahan di Lahat ke Satgas Antimafia Tanah

19 Juni 2026 - 10:35 WIB

Abang None Cilik Mercure Jakarta Sabang hadir kembali dengan kegiatan keluarga yang beragam

16 Juni 2026 - 12:21 WIB

Laporan Dugaan Pelanggaran WNA Mengendap Sejak 2022, Massa Desak Imigrasi dan KPK Bertindak Transparan

15 Juni 2026 - 14:39 WIB

Trending di Hukrim