Prosesi Wisuda Balita Intervensi Gizi (foto kiri). Seminar Edukasi Gizi oleh dr. Tan Shot Yen (foto kanan).

Detakindonesianews.com, Jakarta, 13 Februari 2026 – PT United Tractors Tbk (UT) menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui penyelenggaraan puncak Hari Gizi Nasional (HGN) 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini menjadi momentum kolaborasi antara UT, pemerintah, dan masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan permasalahan gizi, khususnya stunting, sebagai bagian dari kontribusi meningkatkan kualitas generasi masa depan.
Puncak peringatan HGN 2026 yang diselenggarakan UT mencakup berbagai rangkaian kegiatan, antara lain Wisuda Balita Intervensi Gizi, penyerahan simbolis alat antropometri Smart Posyandu, seminar edukasi gizi, serta pengumuman pemenang sejumlah lomba dalam rangka peringatan HGN 2026. Kegiatan onsite dilaksanakan di Grand Ballroom UT dan diikuti oleh pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta masyarakat.
Head of Corporate Communications and Sustainability Division UT, Dianwahyu Sri Purnomo menyampaikan, “Melalui program ini, kami berperan aktif mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan. Bertepatan dengan momentum Hari Gizi Nasional, kami ingin mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang demi mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.”
Disisi lain, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur, dr. Herwin Maifendi menyampaikan, “Pemenuhan gizi seimbang dapat kita wujudkan dengan memanfaatkan kekayaan pangan lokal, seperti umbi-umbian, sayuran, dan ikan, yang mudah diakses masyarakat. Melalui kolaborasi bersama UT, kami mendorong upaya pencegahan stunting, wasting, dan anemia yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun atau 1.000 Hari Pertama Kehidupan.”
Rangkaian acara diwali dengan simbolis penyerahan alat antropometri Smart Posyandu oleh UT kepada tiga posyandu binaan, yaitu Posyandu Kartini 3 Cakung Barat, Posyandu Permata Bunda Penggilingan, dan Posyandu Putri Terate Rawa Terate. Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah Wisuda Balita Intervensi Gizi. Dari total 53 balita yang mengikuti program pendampingan, sebanyak 28 balita dinyatakan lulus dari masalah gizi, 14 balita mengalami peningkatan status gizi, dan 11 balita berada dalam kategori sehat.
Acara dilanjutkan dengan seminar edukasi gizi yang bertemakan “Gizi Optimal untuk Generasi Emas 2045” yang disampaikan oleh dr. Tan Shot Yen. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan, melainkan gangguan gizi kronis yang berdampak pada kecerdasan dan kesehatan jangka panjang. Edukasi tersebut turut menyoroti pentingnya ASI eksklusif, MPASI berbasis pangan lokal, asupan protein hewani, lingkungan bebas asap rokok, serta pendekatan komunikasi yang empatik kepada orang tua. Rangkaian acara ditutup dengan pengumuman pemenang lomba cerdas cermat dokter kecil, lomba video edukasi Aksi Bergizi tingkat SMA/SMK, serta lomba kreasi makanan keluarga.
Melalui rangkaian kegiatan HGN 2026 UT menegaskan bahwa persoalan gizi merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat, dan sektor swasta, UT terus berkomitmen mendukung upaya pencegahan stunting sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

















