Menu

Mode Gelap
ISOPLUS Run Series 2026 Kembali Digelar di Jakarta dan Surabaya, Ajak 17.000 Pelari Indonesia Unlock Your Greatness Ketua Yayasan MADINAH Melki Sandria Jalin Kerja Sama dengan Dubes Palestina Abdallfattah A.K. Alsattari untuk Bantuan Gaza GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan myBCA International Java Jazz Festival 2026: 21 Tahun Java Festival Production Menghubungkan Generasi, Membuka Lembar Perayaan Berikutnya PHI Group Gebrak Pasar Perkantoran dengan Luncurkan CoreSpace dan UrbanCore Building PERKOSMI Dukung Inovasi dan Masa Depan Industri Kecantikan Berkelanjutan di Indonesia United Tractors Perkuat Peran Perempuan melalui Edukasi dan Kesiapsiagaan Bencana Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang Luncurkan MRI Modern, Dilengkapi Sajian Istimewa dari Hotel Ciputra Jakarta  Hansaplast Perkuat Solusi Perawatan Luka Anak lewat Peluncuran Aqua Protect Kids, Plester Anak 100% Tahan Air dengan Desain Ceria Nellava Perkenalkan Bullion Live Price Pertama di Indonesia, Dorong Revolusi Transparansi Investasi Emas

Nasional

Pemerintah Melalui Kementrian Agama RI  Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Kamis, 19 Februari 2026

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta – Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diumumkan dalam konferensi pers Sidang Isbat yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa, 29 Sya’ban 1447 H atau bertepatan dengan 17 Februari 2026.

Sidang Isbat dipimpin oleh Menteri Agama Republik Indonesia dan dihadiri oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Majelis Ulama Indonesia, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Komisi VIII DPR RI, serta jajaran pejabat terkait dan para ahli falak dari berbagai lembaga.

Nasarudin Umar – Mentri Agama RI

Dalam pernyataannya, Menteri Agama RI menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan hilal di berbagai titik pengamatan di Indonesia, para ahli menyatakan hilal belum terlihat. Oleh karena itu, pemerintah memutuskan untuk menggenapkan bulan Sya’ban menjadi 30 hari.

“Berdasarkan hasil Sidang Isbat dan laporan rukyatul hilal dari seluruh Indonesia, hilal belum memenuhi kriteria visibilitas. Dengan demikian, 1 Ramadan 1447 Hijriah ditetapkan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Menteri Agama dalam konferensi pers tersebut.

Keputusan ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi umat Islam di Indonesia dalam memulai ibadah puasa Ramadan secara serentak. Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh khidmat, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial.

Dengan penetapan ini, umat Islam di seluruh Tanah Air dapat mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan penuh suka cita dan semangat kebersamaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PHI Group Gebrak Pasar Perkantoran dengan Luncurkan CoreSpace dan UrbanCore Building

6 Mei 2026 - 15:28 WIB

PERKOSMI Dukung Inovasi dan Masa Depan Industri Kecantikan Berkelanjutan di Indonesia

6 Mei 2026 - 14:46 WIB

United Tractors Perkuat Peran Perempuan melalui Edukasi dan Kesiapsiagaan Bencana

6 Mei 2026 - 07:35 WIB

Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang Luncurkan MRI Modern, Dilengkapi Sajian Istimewa dari Hotel Ciputra Jakarta 

6 Mei 2026 - 03:05 WIB

Hansaplast Perkuat Solusi Perawatan Luka Anak lewat Peluncuran Aqua Protect Kids, Plester Anak 100% Tahan Air dengan Desain Ceria

5 Mei 2026 - 13:52 WIB

Trending di Nasional