Menu ✖

Mode Gelap
KRISTA INTERFOOD 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara dan Bidik 95 Ribu Pengunjung Profesional Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang Rayakan Tradisi Sangjit Lebih Berkesan, Vega Hotel Gading Serpong Tawarkan Paket Lengkap Rp18 Juta Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak Fadli Zon Resmikan Rupakala 2026, 80 Seniman Unjuk Karya dan Inovasi Seni Media di Bogor Shopee 11.11 Big Sale Hadirkan Warna Baru, Kolaborasi no na Bikin Keseruan Belanja Makin Naik Level! Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun

Berita

Unilak Resmi Luncurkan Prodi Sarjana Terapan K3, Jawab Kebutuhan Industri dan Perlindungan Tenaga Kerja

Perbesar

Pekanbaru, Detak Indonesia News – Universitas Lancang Kuning (Unilak) resmi membuka Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Selasa (27/5/2025), sebagai bagian dari komitmennya dalam menjawab kebutuhan dunia kerja akan tenaga profesional di bidang K3. Peluncuran ini dirangkaikan dengan seminar dan Focus Group Discussion (FGD) bertema K3, bertempat di Gedung Perpustakaan Unilak, Pekanbaru.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau H. Boby Rachmat, S.STP, M.Si, Rektor Unilak Prof. Dr. Junaidi, S.S, M.Hum, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Dr. H. Nopriadi, SKM, M.Kes, Ketua DPD KSPSI Riau Nursal Tanjung, serta perwakilan perusahaan, rumah sakit, dan kepala sekolah SMA/SMK se-Pekanbaru.
K3: Investasi Bagi Keselamatan dan Daya Saing Bangsa

Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr. Nopriadi, menekankan pentingnya keberadaan prodi K3 sebagai bentuk integrasi ilmu kesehatan, kedokteran, dan keselamatan kerja dalam sistem pendidikan tinggi terapan.
“K3 bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk investasi strategis dalam mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Ini adalah perlindungan terhadap aset paling berharga: manusia,” ujarnya.

Menurutnya, lulusan K3 memiliki peran krusial dalam mendukung daya saing industri nasional maupun global melalui penerapan standar keselamatan yang tinggi. Industri dan Pendidikan Tak Bisa Lepas dari K3 Senada dengan itu, Kepala Disnakertrans Riau, Boby Rachmat, menyatakan bahwa urgensi K3 berlaku luas, mencakup industri, dunia pendidikan, hingga sektor kesehatan.


“Kesehatan tanpa keselamatan adalah konsep yang pincang. Keduanya harus berjalan beriringan dalam setiap sektor,” tegas Boby.

Ia menyambut baik inisiatif Unilak dalam membuka program ini, yang dinilainya akan meningkatkan kapasitas guru, pekerja, serta lulusan sekolah kejuruan dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Dukungan Unilak: Akses Pendidikan Fleksibel dan Sertifikasi K3

Rektor Unilak, Prof. Dr. Junaidi, menyampaikan bahwa program studi ini juga membuka jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), memungkinkan para profesional yang telah memiliki pengalaman kerja untuk menyelesaikan studi lebih cepat.
“Kami berkomitmen memberikan akses seluas-luasnya, termasuk bagi para pekerja. Melalui RPL, masa studi bisa ditempuh hanya dua tahun,” jelasnya.

Selain itu, Unilak juga menggandeng lembaga pelatihan untuk menghadirkan pelatihan dan sertifikasi K3 langsung di kampus dengan memanfaatkan teknologi digital. Serikat Pekerja: Prodi K3 Adalah Momentum Strategis

Ketua DPD KSPSI Riau, Nursal Tanjung, menyambut peluncuran program studi ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme tenaga kerja dan kesejahteraan buruh.
“Ini momentum penting untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten, sejahtera, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Nursal juga mendorong adanya keterlibatan aktif serikat pekerja dan dunia industri dalam penyusunan kurikulum, agar lulusan prodi K3 benar-benar siap kerja dan relevan dengan kebutuhan di lapangan.

Dengan peluncuran Program Studi Sarjana Terapan K3 ini, Unilak menegaskan peran strategisnya dalam mencetak lulusan profesional yang tak hanya kompeten, tetapi juga mampu menjadi garda terdepan dalam membangun budaya keselamatan kerja di Indonesia.

Penulis : Teuku Reyza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OBH YHRS Terima Penghargaan Sebagai Posbakum Terbaik se-Riau

3 September 2026 - 15:04 WIB

Dugaan Gudang Penimbunan dan Pengolahan BBM Ilegal Oplosan Miliki Yuda di Siak Jadi Sorotan, Warga Minta Aparat Bertindak

29 Agustus 2026 - 07:43 WIB

TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan

21 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Soroti Ribuan Kasus Kekerasan Anak, Teuku Reyza Dorong Riau Buktikan Diri sebagai Provinsi Layak Anak

14 Agustus 2026 - 17:44 WIB

TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center

25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Trending di Berita