Menu ✖

Mode Gelap
All Print Indonesia 2026 Dorong Transformasi Industri Grafika, Packaging hingga Teknologi 3D PESTAPORA 2026 Hadirkan “Musik yang Bisa Dicium”, Kolaborasi ATSIRI Luncurkan Dua Aroma Spesial BUMI dan BUGAR Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 Musda XI Golkar Jakbar: Ryanald Jonathan Terpilih Aklamasi, Target Tambah Kursi DPRD DKI pada Pemilu 2029 World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Gudang BBM Diduga Ilegal Viral, Ada Apa dengan Ketegasan Pangdam dan Kapolda Riau? Brimob Metro Jaya Evakuasi Korban Laka di Jalur Trans Jakarta ASICS Kembali Gelar Jakarta : Speed : Race 2026, Tampilkan Beauty of Sunrise dengan SONICBLAST™ 2 RISE & SHINE™ Collection Pree Screening & Gala Premiere “Lobang Buaya”: Trailer Bikin Penonton Merasa Tahu Dalangnya, Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist, Tayang 1 Oktober 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026, Kemenperin Tampilkan Kesiapan Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia Kang Didi dan Mpo Citra Launching Podcast Desil 1, Guru Gembul Bongkar Realitas di Balik Kemiskinan

Berita

Tingkatkan Kualitas Dan Higienitas, Lapas Pekanbaru Lakukan Renovasi Pabrik Roti

Perbesar

PEKANBARU, DIN| Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pekanbaru Merombak dan menata ulang Kembali bagian bagian yang terdapat di dalam tempat pembuatan bakery ( KAYNA). Tujuannya adalah supaya terlihat lebih rapi, bersih dan higienitasnya pun semakin terjamin. Senin (10/02/25).

Setiap bagian pentahapan pengolahan roti tersebut diatur sedemikian rupa dimulai dari penyiapan bahan baku, pengolahannya, tempat memasaknya sampai dengan pengemasan roti tersebut dengan cara memasukkannya ke dalam plastic sehingga siap untuk dikonsumsi dan didistribusikan ke kantin yang terdapat di tiap tiap blok hunian warga binaan pemasyarakatan maupun kepada konsumen di luar Lapas.

Kesehatan konsumen menjadi hal yang utama yang harus diperhatikan oleh juru masak sehingga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) wajib mengutamakan keamanan dari makanan yang akan disajikan. Dalam proses memasak, harus menggunakan sarung tangan agar kotoran yang ada ditangan tidak masuk kedalam makanan karena tanganlah yang jadi pemeran utamanya.

Kemudian menggunakan masker untuk mulut agar nafas tidak langsung terkena makanan serta menggunakan topi agar kotoran yang mungkin ada di kepala tidak jatuh ke makanan, Kalapas Pekanbaru Erwin Fransiskus Simangunsong menuturkan “Dengan adanya produk seperti Roti Kayna, Lapas Kelas IIA Pekanbaru membuktikan bahwa pembinaan kemandirian di dalam lapas tidak hanya bermanfaat bagi WBP dalam mengasah keterampilan, tetapi juga membuka peluang untuk berkontribusi pada perekonomian lokal melalui produk berkualitas yang dapat dinikmati oleh semua kalangan”. Tuturnya.

Agar kualitas dari roti kaynaLapas Pekanbaru ini terus terjaga, maka kami melakukan renovasi bagian bagian yang terdapat di pabrik bakery tersebut dengan tujuan agar setiap pentahapan pembuatan roti terjaga higienitasnya sebelum didistribusikan kepada konsumen”. Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OBH YHRS Terima Penghargaan Sebagai Posbakum Terbaik se-Riau

3 September 2026 - 15:04 WIB

Dugaan Gudang Penimbunan dan Pengolahan BBM Ilegal Oplosan Miliki Yuda di Siak Jadi Sorotan, Warga Minta Aparat Bertindak

29 Agustus 2026 - 07:43 WIB

TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan

21 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Soroti Ribuan Kasus Kekerasan Anak, Teuku Reyza Dorong Riau Buktikan Diri sebagai Provinsi Layak Anak

14 Agustus 2026 - 17:44 WIB

TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center

25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Trending di Berita