Menu

Mode Gelap
Film ‘Nobody Loves Kay’ Rilis Trailer & Poster: Perjuangan Nekat Kay Demi Prove Them Wrong’ dan Taklukkan Dunia E-sport! Java Festival Production Sediakan Layanan Shuttle Khusus ke myBCA International Java Jazz Festival 2026 Grand Opening Grand Luxcamp Rice Terrace Pangandaran By Horison: Pengalaman Menginap Ekslusif di Tengah Sawah V+ SHORT Hadir Membawa Terobosan Dalam Mobile StoryTelling pada Peluncuran Ekslusif di Hongkong Pemerintah Siapkan Dana Rp20 Triliun untuk Hilirisasi Perunggasan, Peternak Rakyat Didorong Naik Kelas di AGRIMAT & AGRILIVESTOCK ASIA 2026 GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan Perkuat Konsep Living in Style, Agung Podomoro Hadirkan Fasilitas Club House di Seluruh Proyek Hunian di Indonesia Adakan Wedding Open House Bersama Kara Brides, Hotel Ciputra Jakarta Hadirkan Berbagai Penawaran Menarik Kasad Pimpin Rapat Tahunan Tutup Buku 2025 Yayasan Dhekarta PERKUAT BENTENG SPIRITUAL, KODAERAL III IKUTI KAUSERI AGAMA SERENTAK JAJARAN KOARMADA RI SINERGI TNI AL KODAERAL III DAN TIM GABUNGAN GAGALKAN PENYELUNDUPAN 16 TON PASIR TIMAH ILEGAL DI PIK 2 Ancol Perkuat Keselamatan Wisata Bahari melalui Penerimaan E-Pas Kecil

Berita

Tingkatkan Kualitas Dan Higienitas, Lapas Pekanbaru Lakukan Renovasi Pabrik Roti

Perbesar

PEKANBARU, DIN| Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pekanbaru Merombak dan menata ulang Kembali bagian bagian yang terdapat di dalam tempat pembuatan bakery ( KAYNA). Tujuannya adalah supaya terlihat lebih rapi, bersih dan higienitasnya pun semakin terjamin. Senin (10/02/25).

Setiap bagian pentahapan pengolahan roti tersebut diatur sedemikian rupa dimulai dari penyiapan bahan baku, pengolahannya, tempat memasaknya sampai dengan pengemasan roti tersebut dengan cara memasukkannya ke dalam plastic sehingga siap untuk dikonsumsi dan didistribusikan ke kantin yang terdapat di tiap tiap blok hunian warga binaan pemasyarakatan maupun kepada konsumen di luar Lapas.

Kesehatan konsumen menjadi hal yang utama yang harus diperhatikan oleh juru masak sehingga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) wajib mengutamakan keamanan dari makanan yang akan disajikan. Dalam proses memasak, harus menggunakan sarung tangan agar kotoran yang ada ditangan tidak masuk kedalam makanan karena tanganlah yang jadi pemeran utamanya.

Kemudian menggunakan masker untuk mulut agar nafas tidak langsung terkena makanan serta menggunakan topi agar kotoran yang mungkin ada di kepala tidak jatuh ke makanan, Kalapas Pekanbaru Erwin Fransiskus Simangunsong menuturkan “Dengan adanya produk seperti Roti Kayna, Lapas Kelas IIA Pekanbaru membuktikan bahwa pembinaan kemandirian di dalam lapas tidak hanya bermanfaat bagi WBP dalam mengasah keterampilan, tetapi juga membuka peluang untuk berkontribusi pada perekonomian lokal melalui produk berkualitas yang dapat dinikmati oleh semua kalangan”. Tuturnya.

Agar kualitas dari roti kaynaLapas Pekanbaru ini terus terjaga, maka kami melakukan renovasi bagian bagian yang terdapat di pabrik bakery tersebut dengan tujuan agar setiap pentahapan pembuatan roti terjaga higienitasnya sebelum didistribusikan kepada konsumen”. Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sorotan Keras! Balita dan Anak di Bawah Umur Terpantau Hingga Pukul 23.00 di Kafe Laksamana Muda, Ketua GERMAS PPA Riau: Cederai Komitmen Riau Layak Anak

3 Mei 2026 - 11:53 WIB

IKKS Riau Didorong Aktifkan Wisma Jalur, Suhardiman Soroti Peran Ekonomi Perantau

14 Maret 2026 - 19:05 WIB

Menebar Berkah Ramadhan, PT. Golden Satya Perkasa Kolaborasi Dengan Germas PPA Riau Santuni Anak-anak Berkebutuhan Khusus di Perawang

14 Maret 2026 - 16:22 WIB

Kuansing Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih, Ekonomi Desa Diharapkan Bangkit

13 Maret 2026 - 19:34 WIB

DWP Kuansing Hadirkan Kepedulian Ramadan Lewat Aksi Berbagi Takjil

13 Maret 2026 - 12:41 WIB

Trending di Berita