Menu

Mode Gelap
Gala Premiere Film ‘Dan Bandung’ Bikin Baper Jakarta! Setelahnya, Bandung Siap Dibuat Pecah di ‘Dan Bandung Day’ Indomaret Run 2026 Bidik 10.000 Pelari, PIK 2 Kembali Jadi Arena Sport Tourism, Pendaftaran Dibuka Serentak Mulai 7 Agustus SHARP Gebrak Pasar AC Premium, Luncurkan AIREST dengan Filter MERV 14 Pertama di Dunia, Usung Standar Baru Udara Sehat di Hunian Modern MILKLAB Meriahkan Coffee Culture Jakarta Lewat Program Coffee Rave dan Café Hopping “Sip, Explore, and Win” TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center DUMA Karya Awards 2026 Resmi Diluncurkan, Buka Babak Baru Kompetisi Desain Berbasis WPC di Indonesia Tembus Peringkat 19 Dunia, Prudential Indonesia Perkuat Kompetensi Tenaga Pemasar Berstandar Global Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan Personel dan Peralatan Penanganan Bencana Samsat Keliling Hadir di Cikarang Jababeka, Warga Kabupaten Bekasi Bisa Bayar Pajak Kendaraan dengan Mudah Rayakan Kemerdekaan Indonesia dengan Cita Rasa Nusantara di Hotel Ciputra Jakarta Tak Kenal Hipdut, Junior Roberts Menemukan Sisi Lain Popularitas lewat Garam Muda Rayakan HUT RI, Aplikasi ShopeePay Hadirkan Promo Rp17 untuk Berbagai Kebutuhan Sehari-hari

Berita

Tingkatkan Kualitas Dan Higienitas, Lapas Pekanbaru Lakukan Renovasi Pabrik Roti

Perbesar

PEKANBARU, DIN| Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pekanbaru Merombak dan menata ulang Kembali bagian bagian yang terdapat di dalam tempat pembuatan bakery ( KAYNA). Tujuannya adalah supaya terlihat lebih rapi, bersih dan higienitasnya pun semakin terjamin. Senin (10/02/25).

Setiap bagian pentahapan pengolahan roti tersebut diatur sedemikian rupa dimulai dari penyiapan bahan baku, pengolahannya, tempat memasaknya sampai dengan pengemasan roti tersebut dengan cara memasukkannya ke dalam plastic sehingga siap untuk dikonsumsi dan didistribusikan ke kantin yang terdapat di tiap tiap blok hunian warga binaan pemasyarakatan maupun kepada konsumen di luar Lapas.

Kesehatan konsumen menjadi hal yang utama yang harus diperhatikan oleh juru masak sehingga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) wajib mengutamakan keamanan dari makanan yang akan disajikan. Dalam proses memasak, harus menggunakan sarung tangan agar kotoran yang ada ditangan tidak masuk kedalam makanan karena tanganlah yang jadi pemeran utamanya.

Kemudian menggunakan masker untuk mulut agar nafas tidak langsung terkena makanan serta menggunakan topi agar kotoran yang mungkin ada di kepala tidak jatuh ke makanan, Kalapas Pekanbaru Erwin Fransiskus Simangunsong menuturkan “Dengan adanya produk seperti Roti Kayna, Lapas Kelas IIA Pekanbaru membuktikan bahwa pembinaan kemandirian di dalam lapas tidak hanya bermanfaat bagi WBP dalam mengasah keterampilan, tetapi juga membuka peluang untuk berkontribusi pada perekonomian lokal melalui produk berkualitas yang dapat dinikmati oleh semua kalangan”. Tuturnya.

Agar kualitas dari roti kaynaLapas Pekanbaru ini terus terjaga, maka kami melakukan renovasi bagian bagian yang terdapat di pabrik bakery tersebut dengan tujuan agar setiap pentahapan pembuatan roti terjaga higienitasnya sebelum didistribusikan kepada konsumen”. Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center

25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Seru Bermain di Dufan, Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Penuh Keceriaan

25 Juli 2026 - 08:58 WIB

PRO AVL Indonesia 2026 Hadirkan 60 Brand Global dari 12 Negara, Perkuat Peluang Bisnis dan Inovasi Industri Audio Visual Indonesia

24 Juli 2026 - 12:57 WIB

DUMA Karya Awards 2026 Resmi Diluncurkan, Buka Babak Baru Kompetisi Desain Berbasis WPC di Indonesia

24 Juli 2026 - 12:33 WIB

JIPS 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 120 Peserta dan 20 Lebih Program Bagi Para Pecinta Hewan

4 Juli 2026 - 13:25 WIB

Trending di Berita