Menu

Mode Gelap
Film ‘Nobody Loves Kay’ Rilis Trailer & Poster: Perjuangan Nekat Kay Demi Prove Them Wrong’ dan Taklukkan Dunia E-sport! Java Festival Production Sediakan Layanan Shuttle Khusus ke myBCA International Java Jazz Festival 2026 Grand Opening Grand Luxcamp Rice Terrace Pangandaran By Horison: Pengalaman Menginap Ekslusif di Tengah Sawah V+ SHORT Hadir Membawa Terobosan Dalam Mobile StoryTelling pada Peluncuran Ekslusif di Hongkong Pemerintah Siapkan Dana Rp20 Triliun untuk Hilirisasi Perunggasan, Peternak Rakyat Didorong Naik Kelas di AGRIMAT & AGRILIVESTOCK ASIA 2026 GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan Perkuat Konsep Living in Style, Agung Podomoro Hadirkan Fasilitas Club House di Seluruh Proyek Hunian di Indonesia Adakan Wedding Open House Bersama Kara Brides, Hotel Ciputra Jakarta Hadirkan Berbagai Penawaran Menarik Kasad Pimpin Rapat Tahunan Tutup Buku 2025 Yayasan Dhekarta PERKUAT BENTENG SPIRITUAL, KODAERAL III IKUTI KAUSERI AGAMA SERENTAK JAJARAN KOARMADA RI SINERGI TNI AL KODAERAL III DAN TIM GABUNGAN GAGALKAN PENYELUNDUPAN 16 TON PASIR TIMAH ILEGAL DI PIK 2 Ancol Perkuat Keselamatan Wisata Bahari melalui Penerimaan E-Pas Kecil

Pekanbaru

Sub Satgas SAR Satuan Brimob Polda Riau OMP LK – 2024 Menggelar Latihan PPGD

Perbesar

PEKANBARU, DetakindonesiaNews.com – Dalam rangka Operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2024, Satgas Tindak Sub Satgas SAR Satuan Brimob Polda Riau gelar kegiatan latihan Penanganan Penderita Gawat Darurat ( PPGD ) di Mako Satuan Brimob Polda Riau Jl. K.H. Ahmad Dahlan, Jum’at (6/9/2024).

Kegiatan yang dilaksankan sekira pukul 10.00 Wib tersebut dipimpin Iptu Nardi dan diikuti personel yang tergabung dalam Sub Satgas SAR Brimobda Riau.

” Kegiatan PPGD yang dilakukan Sub Satgas SAR tersebut merupakan rangkaian dalam rangka tahapan Pilkada serentak tahun 2024 “, jelas Kasatgas Tindak.

Lanjut Kasatgas, pelatihan Penanganan Penderita Gawat Darurat (PPGD) adalah pelatihan tentang bagaimana menangani kasus – kasus kegawatdaruratan yang mengancam jiwa seperti kecelakaan lalu lintas, pendarahan, luka bakar, tersengat listrik, henti nafas atau jantung.

” Adapun tujuan kegiatan itu memberikan pengetahuan tentang pertolongan pertama gawat darurat dan memberikan keterampilan dalam pemberian pertolongan gawat darurat “, tambahnya.

Pengetahuan keterampilan tentang Penanganan Penderita Gawat Darurat (PPGD) dan SAR (Seach And Rescue) sangat diperlukan, karena pertama bisa menyelamatkan kondisi seseorang dari hal yang lebih fatal lagi.

” Makanya dari itu, pengetahuan dan keterampilan itu terus kita asah agar dapat mencegah bahaya dan mendorong pemulihan, sehingga membantu meminimalkan cedera lebih lanjut atau cacat lebih parah “, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasad Pimpin Rapat Tahunan Tutup Buku 2025 Yayasan Dhekarta

12 Mei 2026 - 12:28 WIB

PERKUAT BENTENG SPIRITUAL, KODAERAL III IKUTI KAUSERI AGAMA SERENTAK JAJARAN KOARMADA RI

12 Mei 2026 - 12:21 WIB

SINERGI TNI AL KODAERAL III DAN TIM GABUNGAN GAGALKAN PENYELUNDUPAN 16 TON PASIR TIMAH ILEGAL DI PIK 2

12 Mei 2026 - 12:11 WIB

SKANDAL Oknum MAMI : KTP Mantan LC Diduga Ditahan, Ketua Germas PPA Riau Sebut Bentuk Intimidasi dan Pelanggaran Hukum

8 Mei 2026 - 04:08 WIB

Pelayanan Samsat Kabupaten Bekasi Terus Ditingkatkan, Petugas Pastikan Proses Lebih Optimal

5 Mei 2026 - 04:13 WIB

Trending di TNI/Polri