Menu

Mode Gelap
Maxim Gandeng Yayasan Cheshire Indonesia, Buka Peluang Kerja Tanpa Komisi bagi Penyandang Disabilitas KRISTA InterFOOD 2026 Resmi Diluncurkan di NICE PIK 2, Perkuat Posisi sebagai Platform Strategis Industri F&B Indonesia Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA SHOW Token Masuk Industri Film Indonesia, Siapkan Pendanaan US$100 Juta untuk 30 Produksi Nasional MCorp Dorong Transformasi Sales B2B Lewat Pendekatan Augmented Human  Kementerian Haji dan Umrah RI Dorong Transformasi Layanan Haji di International Islamic Expo 2026 Partai Rakyat Indonesia Resmi Lantik DPP Jurnalis dan Influencer Rakyat Indonesia 2026–2030, Perkuat Profesionalisme Pers Aplikasi ShopeePay Resmi Gandeng ATM BCA Hadirkan Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu dan Tanpa Biaya Admin

Nasional

SHOW Token Masuk Industri Film Indonesia, Siapkan Pendanaan US$100 Juta untuk 30 Produksi Nasional

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta – SHOW Token memperkuat langkahnya di industri perfilman Indonesia dengan menyiapkan dana investasi sebesar 100 juta dolar Amerika Serikat untuk mendukung lebih dari 30 produksi film di Indonesia dan Asia Tenggara. Pendanaan tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem hiburan berbasis blockchain yang resmi diluncurkan di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Komitmen tersebut telah direalisasikan melalui keterlibatan SHOW Token sebagai Executive Producer film horor Cerita Lila bersama MVP Pictures. Film itu berhasil menarik sekitar 500 ribu penonton pada pekan pertama penayangannya dan akan disusul kolaborasi berikutnya melalui film Sihir Tanah Kubur yang dijadwalkan tayang pada Juli 2026.

CEO SHOW Token, Akshay Melwani, mengatakan Indonesia memiliki kekayaan cerita dan talenta kreatif yang besar, namun masih membutuhkan sistem pendanaan dan distribusi yang mampu menjangkau pasar internasional. Menurutnya, teknologi blockchain dapat menjadi solusi untuk membuka akses tersebut.

Peluncuran SHOW Token dilakukan melalui acara “Bridging Crypto and Entertainment: Invest Beyond the Screen” yang memperkenalkan platform digital untuk menghubungkan kreator, investor, dan penonton dalam satu ekosistem berbasis Web3.

SHOW Token membangun lima pilar utama, yakni SHOW Movie, SHOW AI & Marketplace, SHOW Capital & Index, SHOW Token, dan SHOW Kids. Seluruh layanan tersebut dirancang untuk memperkuat proses produksi, distribusi aset digital, pengembangan kecerdasan buatan, hingga pembangunan intellectual property berbasis budaya Indonesia.

SHOW Movie mengusung konsep watch & earn, yang memungkinkan pemegang token memperoleh berbagai keuntungan saat menikmati film. Sementara SHOW AI & Marketplace menjadi ruang kreatif berbasis artificial intelligence sekaligus pusat perdagangan aset digital.

Secara teknologi, SHOW Token menggunakan jaringan Ethereum ERC-20 dengan total pasokan sebanyak 100 juta token. Sistem tersebut diklaim mampu menghadirkan keamanan transaksi, transparansi pendanaan, dan efisiensi dalam pengelolaan ekosistem digital.

Sebelum hadir di Indonesia, SHOW Token telah diperdagangkan di sejumlah bursa kripto internasional seperti Toobit dan Bitconomy. Kehadiran di pasar global tersebut dinilai memperkuat likuiditas sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap proyek yang dikembangkan.

Chief Operating Officer SHOW Token, Joshua Khubani, menegaskan investasi tersebut merupakan upaya membangun sistem pembiayaan yang lebih efisien bagi industri kreatif. Menurutnya, masih banyak kreator film yang menghadapi kendala memperoleh akses modal dan distribusi karya.

Melalui skema Decentralized Executive Producing, pemegang SHOW Token dapat berpartisipasi dalam pendanaan film sekaligus memperoleh berbagai manfaat, seperti akses eksklusif ke proses produksi, undangan gala premiere, tiket gratis, reward berbasis intellectual property, hingga peluang memperoleh pembagian pendapatan sesuai mekanisme ekosistem.

SHOW Token berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri film, komunitas teknologi, dan investor dapat mempercepat transformasi digital perfilman nasional. Perusahaan optimistis model pendanaan berbasis blockchain akan membuka peluang baru sekaligus meningkatkan daya saing industri film Indonesia di pasar global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MCorp Dorong Transformasi Sales B2B Lewat Pendekatan Augmented Human 

27 Juni 2026 - 11:03 WIB

Kementerian Haji dan Umrah RI Dorong Transformasi Layanan Haji di International Islamic Expo 2026

27 Juni 2026 - 10:26 WIB

Partai Rakyat Indonesia Resmi Lantik DPP Jurnalis dan Influencer Rakyat Indonesia 2026–2030, Perkuat Profesionalisme Pers

27 Juni 2026 - 08:03 WIB

Aplikasi ShopeePay Resmi Gandeng ATM BCA Hadirkan Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu dan Tanpa Biaya Admin

26 Juni 2026 - 16:28 WIB

Maxim Gandeng Yayasan Cheshire Indonesia, Buka Peluang Kerja Tanpa Komisi bagi Penyandang Disabilitas

24 Juni 2026 - 10:01 WIB

Trending di Nasional