Menu

Mode Gelap
IFRA 2026 Dorong Bisnis Waralaba Legal dan Beretika, Targetkan 250 Merek dan 30.000 Pengunjung Vega Hotel Gading Serpong Dorong Kreativitas Anak Lewat Coloring Competition 2026 Istana Merdeka Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pesta Rakyat hingga Atraksi Rafale Meriahkan Perayaan Kemerdekaan HUT RI ke-81, Ancol Gratiskan Tiket Masuk 17 Agustus dan Gelar “Merdekaria: The People’s Celebration” Sahroni Minta Klub Malam Disweeping, Teuku Reyza Desak Riau Perketat Pengawasan Anak di Bawah Umur Keselamatan jadi Budaya, United Tractors Raih Indonesia Safety Excellence Award 2026 Dari Car Free Day, Teuku Reyza dan Andi Champay Serukan Perlindungan Anak dan Jaga Marwah Riau SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Perdagangan Pangan Global Wayang Kulit HUT ke-81 MA Digelar, Pengunjung Kecewa karena Suasana Tak Sesuai Harapan TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan

Jakarta

Sampoerna University Tawarkan Gelar Terakreditasi AS dari Indonesia untuk Mahasiswa Terdampak Kebijakan Visa

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta, 5 Juni 2025 – Belakangan ini pemerintah Amerika Serikat mengumumkan penangguhan sementara proses penerbitan visa pelajar bagi siswa internasional sebagai bagian dari kebijakan imigrasi dan keamanan nasional yang tengah diperketat. Keputusan ini berdampak signifikan terhadap ribuan mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Bagi mahasiswa Indonesia, kondisi ini bukan hanya menimbulkan ketidakpastian dalam perencanaan akademik dan karier, tetapi juga berisiko mengganggu momentum belajar yang telah dipersiapkan dengan matang, baik secara administratif maupun finansial

Menanggapi situasi ini, Sampoerna University menawarkan solusi alternatif bagi mahasiswa Indonesia yang terdampak pembatasan visa pelajar AS melalui program gelar berstandar internasional yang diselenggarakan di Indonesia. Program ini memungkinkan mahasiswa melanjutkan studi tanpa penundaan dengan sistem transfer kredit, yaitu kredit yang dapat dipindahkan dari Sampoerna University ke universitas di AS saat situasi membaik.

Untuk memudahkan para calon mahasiswa yang terdampak pembatasan visa AS, Sampoerna University telah menyusun proses pendaftaran yang lebih ringkas dan efisien. Mahasiswa yang sebelumnya telah menerima Letter of Acceptance (LoA) dari universitas di Amerika Serikat tidak perlu mengikuti prosedur seleksi masuk standar, seperti tes masuk, wawancara, atau pengumpulan dokumen tambahan yang biasanya diwajibkan.

Marshall Schott selaku President of Sampoerna University mengatakan “ Dengan kebijakan ini, calon mahasiswa dapat langsung mendaftar dan memulai perkuliahan di Sampoerna University tanpa hambatan administratif, sehingga waktu mereka tidak terbuang dan rencana akademik tetap berjalan. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan transisi yang mulus, sekaligus memberikan jaminan kualitas pendidikan berstandar internasional yang setara dengan yang mereka rencanakan sebelumnya ”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Soroti Ribuan Kasus Kekerasan Anak, Teuku Reyza Dorong Riau Buktikan Diri sebagai Provinsi Layak Anak

14 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Learning Zone: Buku Pembelajaran Bahasa Inggris Standar Internasional untuk SD di Era Global

11 November 2025 - 05:23 WIB

NIVEA Derma Control: Deodoran dengan Micro Hyaluron dan Vitamin untuk Menjaga Kulit Ketiak Tetap Wangi, Kering, dan Nyaman Seharian

29 Oktober 2025 - 19:06 WIB

Sukses Transformasi Bisnis, Xurya Paparkan Strategi Bisnis untuk Tahun 2026

14 Oktober 2025 - 06:36 WIB

Fenomena Cahaya di Langit Cirebon, Diduga Meteor Jatuh, Warga Dengar Dentuman Kencang

5 Oktober 2025 - 22:56 WIB

Trending di Berita