Menu ✖

Mode Gelap
Bukan Sekadar Tempat Menginap, Vega Hotel Gading Serpong Hadirkan Weekend Experience: Dari Little Fire Fighter hingga BBQ Buffet Gudang BBM Diduga Ilegal Viral, Ada Apa dengan Ketegasan Pangdam dan Kapolda Riau? All Print Indonesia 2026 Dorong Transformasi Industri Grafika, Packaging hingga Teknologi 3D Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Brimob Metro Jaya Evakuasi Korban Laka di Jalur Trans Jakarta ASICS Kembali Gelar Jakarta : Speed : Race 2026, Tampilkan Beauty of Sunrise dengan SONICBLAST™ 2 RISE & SHINE™ Collection Pree Screening & Gala Premiere “Lobang Buaya”: Trailer Bikin Penonton Merasa Tahu Dalangnya, Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist, Tayang 1 Oktober 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026, Kemenperin Tampilkan Kesiapan Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia

Hukrim

Polisi Tangkap 2 Residivis Pencuri Mobil dengan Modus Pecah Kaca di Pekanbaru

Perbesar

PEKANBARU, (DetakindonesiaNews)—Kepolisian berhasil menangkap dua residivis berinisial BH alias Bayu dan AK alias Abu yang diduga kuat terlibat dalam serangkaian pencurian mobil dengan modus pecah kaca di Kota Pekanbaru, Riau. Keduanya berasal dari Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Asep Dermawan, menjelaskan bahwa kedua tersangka telah melakukan aksinya sebanyak 6 kali sejak akhir April lalu di beberapa lokasi di Pekanbaru. Mereka beraksi secara acak setelah memilih mobil yang terparkir di tempat sepi.

“Komplotan ini datang dari OKI menggunakan sepeda motor, terdiri dari 4 orang. Mereka menggunakan pecahan keramik untuk memecahkan kaca mobil sasaran dengan cara melemparkannya setelah dicampur dengan air liur,” kata Kombes Asep, Kamis (18/7), didampingi Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karbianto.

Selama beraksi, mereka berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp35 juta dalam satu kejadian, meskipun ada juga kejadian di mana mereka tidak mendapatkan hasil. Hasil kejahatan sebagiannya digunakan untuk kesenangan pribadi mereka di Pekanbaru, sementara sebagian lagi dibawa kembali ke OKI.

“Kedua tersangka yang kami tangkap ini merupakan residivis yang baru saja keluar dari penjara dalam kasus yang serupa,” lanjut Kombes Asep.

Kombes Asep juga menjelaskan bahwa selama berdomisili di Pekanbaru, komplotan ini menyewa rumah dan secara rutin berkeliling untuk mencari mobil yang akan mereka curi. Dua anggota lain dari komplotan ini masih dalam pengejaran polisi.

“Tersangka BH berperan sebagai eksekutor sementara AK sebagai joki. Kami juga sedang memburu dua pelaku lain yang berperan sebagai pemantau dan pencari sasaran,” tambahnya.

Tindakan tegas terukur diberikan kepada kedua tersangka yang berhasil ditangkap karena dinilai membahayakan petugas saat penangkapan. Polisi juga mengimbau agar masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan kedua tersangka yang masih buron segera melaporkannya ke pihak berwajib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gudang BBM Diduga Ilegal Viral, Ada Apa dengan Ketegasan Pangdam dan Kapolda Riau?

27 September 2026 - 16:39 WIB

Kapolda Metro Jaya Berikan Penghargaan kepada Tiga Anggota yang Berdedikasi Bantu Masyarakat

23 September 2026 - 03:49 WIB

Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026

21 September 2026 - 05:10 WIB

DVI POLRI BERHASIL IDENTIFIKASI 9 KORBAN KM VIRGO TRANSPORT 8, SELURUHNYA TELAH DISERAHKAN KEPADA KELUARGA

19 September 2026 - 14:38 WIB

Sempat Dikuasai Pihak Lain, Tanah Ahli Waris Sukamdani Sahid Kembali Setelah BPN Batalkan SHM Tumpang Tindih

10 September 2026 - 07:59 WIB

Trending di Hukrim