Menu

Mode Gelap
Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Sempat Dikuasai Pihak Lain, Tanah Ahli Waris Sukamdani Sahid Kembali Setelah BPN Batalkan SHM Tumpang Tindih Buru Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Tebar Bonus Menginap hingga BBQ Gratis di Wedding Showcase Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia Rayakan 33 Tahun Perjalanan, Hotel Ciputra Jakarta Sajikan “33 Years of Flavors” World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam Beautiful Pain Ungkap Luka Pengkhianatan dan Fitnah, Raihaanun Perankan Perempuan yang Bangkit Demi Anak RUMAHSAKIT HADIRKAN “ANOMALI TOUR 2026”, MEMBAWA KEMBALI LAGU-LAGU TERSEMBUNYI KE TIGA KOTA

Berita

Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun.

Perbesar

Vatican City, Detakindonesianews –Meninggalnya Paus Fransiskus memicu masa berkabung besar-besaran di vatikan dan di dunia. Hal ini juga menandai dimulainya proses pemilihan Paus yang baru yang akan menggantikan Paus Fransiskus, dalam proses yang berakar pada tradisi yang telah berlangsung selama ribuan tahun.

Kardinal Kevin Farrell mengumumkan meninggalnya Paus fransiskus di usia 88 tahun dalam pernyataan video via saluran televisi Vatikan. Farrell menyebut Paus Fransiskus “telah pulang ke rumah Bapa” pada Senin (21/4) pagi, sekitar pukul 07.35 waktu setempat.

Kepergian Fransiskus yang menjadi Paus pertama dari Amerika Latin pada tahun 2013 lalu, dan merupakan salah satu Paus tertua dalam sejarah Gereja Katolik Roma, terjadi beberapa pekan setelah dia keluar dari rumah sakit di Roma usai berjuang melawan pneumonia yang mengancam nyawa di kedua paru-parunya.

Setelah berpulangnya sosok pemimpin umat Katolik sedunia ini, seperti dilansir CNN, Senin (21/4/2025), maka prosedur untuk memilih pemimpin baru segera dimulai. Proses bernama “Papal Interregnum” — periode antara meninggalnya seorang Paus dan terpilihnya Paus lainnya — dimulai ketika Paus Fransiskus meninggal.

Para kardinal di Vatikan kini harus memutuskan kapan tepatnya pemakaman akan dilakukan, dan setelah itu, kapan konklaf — pertemuan para kardinal Gereja Katolik yang diadakan untuk memilih Paus yang baru — dapat dimulai.

Namun, sebagian besar waktunya telah ditentukan sebelumnya, yakni meninggalnya Paus memicu dimulainya masa berkabung selama sembilan hari yang dikenal sebagai Novendialis, dan Paus yang meninggal harus dimakamkan antara hari keempat dan keenam setelah dia berpulang.

Jenazah Paus Fransiskus nantinya akan disemayamkan di Basilika Santo Petrus untuk memberi kesempatan pada umat untuk melayat. Misa akan digelar setiap hari di sana selama masa berkabung berlangsung.

Para pelayat akan mengantri, dengan panjangnya bisa mencapai beberapa kilometer, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada paus fransiskus . Ketika mendiang paus yohanes paulus II meninggal Tahun 2005 lalu, antrean pelayat mencapai beberapa kilometer panjangnya.

kemudian semua kardinal Gereja katolik dari seluruh dunia yang berusia dibawah 80 tahun akan berkumpul di vatikan untuk memilih pengganti fransisikus.

biasanya diperlukan waktu antara dua minggu hingga tiga minggu untuk memilih seorang paus yang baru, setelah pendahulunya meninggal.

Sumber : Detiknews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OBH YHRS Terima Penghargaan Sebagai Posbakum Terbaik se-Riau

3 September 2026 - 15:04 WIB

Dugaan Gudang Penimbunan dan Pengolahan BBM Ilegal Oplosan Miliki Yuda di Siak Jadi Sorotan, Warga Minta Aparat Bertindak

29 Agustus 2026 - 07:43 WIB

TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan

21 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Soroti Ribuan Kasus Kekerasan Anak, Teuku Reyza Dorong Riau Buktikan Diri sebagai Provinsi Layak Anak

14 Agustus 2026 - 17:44 WIB

TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center

25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Trending di Berita