Menu

Mode Gelap
Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia  TDI Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Saham Rp381,5 Miliar ke Bareskrim Polri Viu dan iQIYI International Luncurkan Paket Langganan Streaming di Asia Tenggara Bareskrim POLRI Berhasil Menangkap Buronan Narkoba Frans Anthony di Malaysia Iskandar Halim Munthe Laporkan Dugaan Sengketa 5.900 Hektare Lahan di Lahat ke Satgas Antimafia Tanah JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

Berita

Kota Pekanbaru Bersiap Hadapi Karhutla: Rapat Strategis di Polresta Pekanbaru

Perbesar

Pekanbaru, (DetakindonesiaNews) — 25 Juli 2024 – Pada hari Kamis pagi ini, di Aula Kiambang Polresta Pekanbaru, telah dilangsungkan Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K. Rapat ini bertujuan untuk menyusun strategi dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau dan sekitarnya.

“Rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari perintah atasan untuk memastikan koordinasi yang solid dalam menanggulangi karhutla di Provinsi Riau, khususnya di Pekanbaru,” ujar Kombes Pol Jeki dalam penyampaiannya.

Beliau menyoroti beberapa titik hotspot yang saat ini menjadi perhatian di Riau, terutama di Meranti, Rohil, dan Inhu.

“Kondisi cuaca yang panas, terutama di daerah Rumbai, Payung Sekaki, dan Bukit Raya, menambah urgensi kita untuk tetap waspada terhadap potensi karhutla,”lanjutnya.

“Kami merencanakan untuk segera menggelar apel siaga sebagai persiapan menghadapi kemungkinan lonjakan kasus karhutla dalam waktu dekat,” tambahnya.

Dalam paparannya, BMKG memprediksi puncak musim panas pada bulan Agustus 2024, sehingga langkah antisipasi di daerah rawan harus dipersiapkan secara matang.

“Kami juga menekankan pentingnya penegakan hukum sebagai efek jera agar tidak ada lagi kebakaran hutan dan lahan yang disebabkan oleh kelalaian atau kesengajaan,” tegasnya.

Para peserta rapat, termasuk Kabagops Polresta Pekanbaru, Kompol Novaldi, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan data terbaru terkait kasus karhutla di tahun lalu dan upaya penegakan hukum yang dilakukan.

“Kami mencatat penurunan signifikan kasus karhutla dari tahun sebelumnya, Ada 33 titik karlahut yang terjadi pada tahun 2023 dan ditahun 2024 terdapat 3 titik karlahut,” ungkapnya.

BPBD Kota Pekanbaru juga memperlihatkan kesiapsiagaannya dengan menyiapkan segala perlengkapan dan strategi aksi dalam tim terpadu untuk menghadapi potensi bencana karhutla.

“Kami telah menyiapkan call center, koordinasi dengan semua instansi terkait, serta melakukan monitoring aktif di daerah-daerah yang berpotensi terjadi karhutla,” papar perwakilan BPBD.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BMKG Kota Pekanbaru memberikan gambaran tentang kondisi cuaca dan prediksi cuaca untuk beberapa bulan ke depan.

“Prediksi cuaca menunjukkan bahwa musim kemarau akan berlangsung hingga Oktober, dengan puncaknya diperkirakan pada bulan Agustus 2024,”jelasnya.

Basarnas Kota Pekanbaru, dengan personelnya yang telah disebar di seluruh Riau, juga menyampaikan kesiapsiagaannya dalam menghadapi karhutla, meski perlu perkuat dalam hal penanganan pemadaman api langsung di lapangan.

“Kami mendukung penuh rencana pelatihan bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi antarinstansi dalam menanggapi karhutla,” tambah perwakilan Basarnas.

Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Henky Poerwanto, S.I.K., M.M., mengakhiri rapat dengan menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang solid dalam menurunkan kasus karhutla serta perlunya investigasi mendalam terhadap setiap kejadian yang terjadi.

Rapat strategis ini mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga keamanan lingkungan dan sumber daya alam di Kota Pekanbaru. Langkah-langkah konkret telah dipersiapkan untuk menghadapi tantangan musim kemarau yang semakin berat, memastikan kesiapsiagaan maksimal dalam menghadapi ancaman karhutla.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia 

20 Juni 2026 - 07:44 WIB

Bareskrim POLRI Berhasil Menangkap Buronan Narkoba Frans Anthony di Malaysia

19 Juni 2026 - 11:36 WIB

JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

19 Juni 2026 - 06:58 WIB

ARTA Bidik Pendapatan Rp100 Miliar pada 2026, Pemegang Saham Setujui Penguatan Struktur Permodalan

19 Juni 2026 - 04:02 WIB

Ducati Indonesia Luncurkan DesertX V2 dan Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah

19 Juni 2026 - 03:54 WIB

Trending di Nasional