Detakindonesianews.com, Jakarta, 1 Oktober 2026 — Starvision kembali menghadirkan film horor terbaru berjudul DEWI SILUMAN ULAR, sebuah kisah yang terinspirasi dari cerita nyata tentang pernikahan manusia dengan jin yang sebelumnya dikenal publik melalui podcast Prasodjo Muhammad bertajuk “Nikah Sama Jin”. Podcast tersebut telah ditonton lebih dari 5,6 juta kali dan kini dikembangkan menjadi film layar lebar yang disutradarai Azhar Kinoi Lubis, dengan skenario ditulis oleh Upi dan Ayu Anggraini Putri.
Film ini menghadirkan kisah tentang pilihan hidup, tekanan ekonomi, pesugihan, serta konsekuensi dari sebuah perjanjian dengan makhluk gaib. Salah satu daya tarik utama hadir melalui sosok Dewi, jin berwujud siluman ular yang diperankan Anya Geraldine, yang menikah dengan Dedi (Derby Romero), seorang pria yang terdesak berbagai persoalan hidup dan memilih jalan pintas untuk mengubah nasibnya.
Jajaran pemain utama turut diperkuat oleh Aulia Sarah dan Aghniny Haque, bersama Humaira Jahra, Ashraf Dirgham, Arswendy Bening Swara, Totos Rasiti, Awzalia Assyifa, Ayu Diah Pasha, Yati Surachman, Arief Didu, Ence Bagus, Judith Callysta, Agung Bla, Aldo Gudel, dan sejumlah pemain lainnya.
Cerita DEWI SILUMAN ULAR berangkat dari podcast Prasodjo Muhammad berjudul “Nikah Sama Jin” dengan narasumber Sherly Indrawati. Kisah tersebut kemudian dikembangkan menjadi cerita film dengan pendalaman karakter, konflik, serta konsekuensi dari sebuah perjanjian pernikahan antara manusia dan jin.
Dari premis tersebut, film ini menghadirkan pertanyaan besar: apa yang terjadi ketika seseorang mendapatkan apa yang diinginkannya melalui sebuah perjanjian dengan makhluk gaib? Dan apa akibatnya ketika perjanjian tersebut dilanggar?
Persoalan ekonomi, keluarga, pilihan pribadi, hingga konsekuensi dari keputusan mencari kekayaan melalui jalan pintas menjadi bagian penting dalam cerita. Film ini membawa penonton mengikuti perjalanan Dedi setelah mengambil keputusan yang mengubah kehidupannya secara drastis.
Dalam New Official Trailer yang dirilis Starvision, diperlihatkan kehidupan Dedi berubah setelah ia melakukan pesugihan melalui pernikahan dengan Dewi, jin bersosok siluman ular dengan paras cantik. Keputusan tersebut justru membuka rangkaian kejadian tak terduga hingga teror mengerikan yang mengancam dirinya dan keluarganya.
“Film DEWI SILUMAN ULAR berangkat dari kisah nyata yang pertama kali kami temukan di sebuah podcast. Dari kisah tersebut, kami menangkap fenomena yang masih terjadi di masyarakat, ketika tekanan ekonomi dan keinginan untuk mengubah nasib membuat seseorang memilih jalan pintas melalui pesugihan. Bagi kami ini kisah yang penting, bukan hanya tentang pesugihan semata, tetapi juga tentang pilihan manusia ketika berada dalam kondisi terdesak, dan konsekuensi yang mengikutinya,” ujar produser Chand Parwez Servia.
Di film ini, Azhar Kinoi Lubis kembali menyutradarai film horor yang terinspirasi dari kisah nyata setelah sebelumnya menggarap Petaka Gunung Gede (2025). Pengalamannya dalam mengolah cerita berbasis kisah nyata menjadi salah satu bekal dalam menghadirkan DEWI SILUMAN ULAR sebagai film horor dengan konflik yang lebih luas.
“Yang menjadi tantangan dalam DEWI SILUMAN ULAR adalah bagaimana mengembangkan kisah nyata yang menjadi sumber cerita ke dalam sebuah film yang memiliki dunia dan konflik yang kuat. Kami tidak ingin hanya memindahkan kisah tersebut ke layar, tetapi mengolahnya menjadi pengalaman sinematik horor baru untuk bisa dirasakan oleh penontonnya,” ujar sutradara Azhar Kinoi Lubis.
Menuju penayangan film DEWI SILUMAN ULAR pada 12 November 2026 di bioskop, penonton diajak menyelami kembali kisah pesugihan yang selama ini dikenal dalam berbagai cerita di masyarakat. Kali ini, kisah tersebut hadir melalui balutan teror di layar lebar, dengan konsekuensi yang mengintai di balik setiap keputusan.
Film DEWI SILUMAN ULAR dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.
