Menu

Mode Gelap
ISOPLUS Run Series 2026 Kembali Digelar di Jakarta dan Surabaya, Ajak 17.000 Pelari Indonesia Unlock Your Greatness Ketua Yayasan MADINAH Melki Sandria Jalin Kerja Sama dengan Dubes Palestina Abdallfattah A.K. Alsattari untuk Bantuan Gaza GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan myBCA International Java Jazz Festival 2026: 21 Tahun Java Festival Production Menghubungkan Generasi, Membuka Lembar Perayaan Berikutnya PHI Group Gebrak Pasar Perkantoran dengan Luncurkan CoreSpace dan UrbanCore Building PERKOSMI Dukung Inovasi dan Masa Depan Industri Kecantikan Berkelanjutan di Indonesia United Tractors Perkuat Peran Perempuan melalui Edukasi dan Kesiapsiagaan Bencana Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang Luncurkan MRI Modern, Dilengkapi Sajian Istimewa dari Hotel Ciputra Jakarta  Hansaplast Perkuat Solusi Perawatan Luka Anak lewat Peluncuran Aqua Protect Kids, Plester Anak 100% Tahan Air dengan Desain Ceria Nellava Perkenalkan Bullion Live Price Pertama di Indonesia, Dorong Revolusi Transparansi Investasi Emas

Berita

GERMAS PPA Dampingi Mantan Guru PAUD Terkait Penahanan Ijazah oleh Yayasan

Perbesar

Pekanbaru, Detak Indonesia News – 27 Juni 2025 Perkumpulan Gelora Kemasyarakatan Peduli Perempuan dan Anak (GERMAS PPA) kembali menunjukkan komitmennya dalam membela hak-hak perempuan dan tenaga pendidik. Kali ini, organisasi tersebut memberikan pendampingan kepada beberapa mantan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang mengadukan persoalan penahanan ijazah oleh pihak yayasan tempat mereka pernah mengabdi.

Pendampingan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP GERMAS PPA, Rika Parlina, S.H., yang menegaskan bahwa penahanan dokumen penting seperti ijazah merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak dasar individu. Hal tersebut, menurutnya, tidak dapat dibenarkan secara hukum maupun etika, terlebih menyasar tenaga pengajar yang telah memberikan dedikasinya dalam bidang pendidikan anak.

“Saya berharap ke depan tidak ada lagi laporan atau pengaduan terkait penahanan ijazah oleh pihak yayasan. Ini bukan hanya persoalan administrasi, tetapi menyangkut keadilan, penghargaan terhadap tenaga pendidik, dan kepatuhan terhadap hukum,” ujar Rika Parlina saat memberikan keterangan pers di Pekanbaru.

Ia menambahkan bahwa GERMAS PPA akan terus aktif melakukan advokasi, terutama bagi perempuan dan anak, serta memperjuangkan hak-hak warga yang merasa dirugikan oleh tindakan lembaga atau perorangan yang tidak sesuai aturan hukum.

Menanggapi persoalan tersebut, Founder PAUD AICS, pihak yayasan yang bersangkutan, menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. Ia menjelaskan bahwa pihak yayasan tidak berniat menahan ijazah, namun hanya ingin memastikan ada ikatan tanggung jawab dari guru yang bersangkutan.

“Kami mohon maaf atas diskomunikasi yang terjadi. Pada dasarnya, ijazah tersebut tidak kami tahan, hanya dijadikan bentuk ikatan sementara. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rika Parlina, S.H. atas komunikasi dan penyelesaiannya yang baik,” jelasnya.

Di sisi lain, para mantan guru PAUD yang telah mendapatkan kembali ijazahnya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pendampingan yang diberikan. Salah satu guru, Cindy, mengungkapkan haru dan rasa hormatnya kepada tim GERMAS PPA.

“Saya sangat senang karena hari ini akhirnya saya mendapatkan kembali ijazah saya. Terima kasih kepada Tante Rika dan seluruh tim yang sudah banyak membantu saya dan teman-teman. Maaf kalau selama ini saya kurang sopan dalam berkomunikasi. Terima kasih atas kebaikan dan perjuangan kalian semua,” ucap Cindy dengan penuh haru.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi yang terbuka dan perlindungan hukum yang adil bagi tenaga pendidik, khususnya perempuan. GERMAS PPA berharap peristiwa serupa tidak terulang dan semua pihak dapat lebih menghargai peran guru dalam membangun generasi bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sorotan Keras! Balita dan Anak di Bawah Umur Terpantau Hingga Pukul 23.00 di Kafe Laksamana Muda, Ketua GERMAS PPA Riau: Cederai Komitmen Riau Layak Anak

3 Mei 2026 - 11:53 WIB

IKKS Riau Didorong Aktifkan Wisma Jalur, Suhardiman Soroti Peran Ekonomi Perantau

14 Maret 2026 - 19:05 WIB

Menebar Berkah Ramadhan, PT. Golden Satya Perkasa Kolaborasi Dengan Germas PPA Riau Santuni Anak-anak Berkebutuhan Khusus di Perawang

14 Maret 2026 - 16:22 WIB

Kuansing Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih, Ekonomi Desa Diharapkan Bangkit

13 Maret 2026 - 19:34 WIB

DWP Kuansing Hadirkan Kepedulian Ramadan Lewat Aksi Berbagi Takjil

13 Maret 2026 - 12:41 WIB

Trending di Berita