Menu

Mode Gelap
4 Pameran Industri Internasional Resmi Dibuka di JIExpo, 405 Perusahaan dari 14 Negara Ramaikan Jakarta ASICS Ajak Generasi Urban Eksplorasi Gaya, Gerak, dan Pengalaman Baru Lewat GEL-STRATUS MC™ Pop Up Experience Temuan Data Pinhome Terbaru: Kondisi Sosial Ekonomi Masih Bergejolak, Tren Hunian Mendukung Peningkatan Kualitas Hidup TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center DUMA Karya Awards 2026 Resmi Diluncurkan, Buka Babak Baru Kompetisi Desain Berbasis WPC di Indonesia Bahas Gaya Hidup ‘Sat-Set’, Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba Jadi Solusi Praktis ala SIVIA, Agatha Pricilla, dan Ify Alyssa Peluncuran Buku Soemitro Djojohadikusumo Jadi Momentum Dorong UU Perekonomian Nasional Demi Indonesia Emas 2045 MILKLAB Meriahkan Coffee Culture Jakarta Lewat Program Coffee Rave dan Café Hopping “Sip, Explore, and Win” ASICS Community Slam 2026 Kembali Hadir Ajak Masyarakat untuk Lebih Aktif Bergerak melalui Tenis dan Padel Debut Manis Sound Rhythm, Sukses Gelar Laga Bersejarah Aston Villa vs Indonesia All Stars di Jakarta Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

Infotainment

Diduga Jadi Korban Penipuan Oleh Suami Mantan Gadis Popular

Perbesar

Detakindonesianews.com, Bersama kliennya yang berinisial BT diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan dana dengan total kerugian mencapai sekitar Rp1.050.000.000 (satu miliar lima puluh juta rupiah).

Kasus ini diduga melibatkan seorang oknum berinisial AMR (juga disebut A), yang bersama istrinya berinisial CN—diketahui sebagai seorang selebgram dan sosialita—diduga menjalankan aksinya dengan menjanjikan kemudahan dalam proses pengurusan tertentu.

Menurut keterangan dari Ade, AMR diduga kerap mengaku sebagai pejabat negara serta mencatut nama sejumlah pejabat untuk meyakinkan para korban. Namun setelah dilakukan penelusuran dan klarifikasi, pihak-pihak yang disebutkan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan perkara ini.

Peristiwa ini bermula dari adanya dugaan praktik percaloan atau makelar, di mana korban dijanjikan percepatan proses tertentu dengan imbalan sejumlah uang. Dalam prosesnya, korban menyerahkan dana secara bertahap hingga total kerugian mencapai lebih dari satu miliar rupiah.

Ade Ratnasari mengalami kerugian sekitar Rp200 juta, sementara kliennya BT diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp700 juta lebih.

Terkait dugaan tersebut, pihak korban menyatakan akan menempuh jalur hukum dan berencana melaporkan kasus ini secara resmi kepada sejumlah instansi, termasuk Bareskrim Polri, guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor. Kasus ini masih dalam tahap pendalaman, dan semua pihak diimbau untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah sambil menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

3 Agustus 2026 - 10:07 WIB

Perkuat Kemitraan dan Peluang Kolaborasi, Vega Hotel Gading Serpong Gelar Corporate Gathering

3 Agustus 2026 - 02:53 WIB

Bar Takeover by Gayatri Moerlie Resmi Hadir di Mercure Jakarta Sabang

30 Juli 2026 - 05:30 WIB

Film “Dan Bandung” Kisah Perjuangan Cinta Karya Pidi Baiq dan Arahan Rudi Soedjarwo, Siap Mengaduk Emosi Penonton

29 Juli 2026 - 10:42 WIB

30 Tahun Berkarya di Televisi, Liza Maria Dorong Anak Indonesia Tembus Panggung Kreatif ASEAN

23 Juli 2026 - 12:24 WIB

Trending di Infotainment