Menu

Mode Gelap
IFRA 2026 Dorong Bisnis Waralaba Legal dan Beretika, Targetkan 250 Merek dan 30.000 Pengunjung Vega Hotel Gading Serpong Dorong Kreativitas Anak Lewat Coloring Competition 2026 Istana Merdeka Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pesta Rakyat hingga Atraksi Rafale Meriahkan Perayaan Kemerdekaan HUT RI ke-81, Ancol Gratiskan Tiket Masuk 17 Agustus dan Gelar “Merdekaria: The People’s Celebration” Sahroni Minta Klub Malam Disweeping, Teuku Reyza Desak Riau Perketat Pengawasan Anak di Bawah Umur Keselamatan jadi Budaya, United Tractors Raih Indonesia Safety Excellence Award 2026 Dari Car Free Day, Teuku Reyza dan Andi Champay Serukan Perlindungan Anak dan Jaga Marwah Riau SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Perdagangan Pangan Global Wayang Kulit HUT ke-81 MA Digelar, Pengunjung Kecewa karena Suasana Tak Sesuai Harapan TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan

TNI/Polri

Audiensi Lahan Garut Selatan: BPN Janji Klarifikasi ke Dua Kepala Desa.

Perbesar

Detakindonesianews.com, Garut 17 April 2025 – Suasana audiensi antara Forum Warga Peduli Garapan Garut Selatan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Garut memanas, Kamis (17/4/2025). Pertemuan yang berlangsung di aula BPN Garut itu turut dihadiri Kepala Desa Cigadog dan kuasa hukumnya, Dadan Nugraha, yang memicu ketegangan dalam dialog tersebut.

Dalam audiensi tersebut, Kepala BPN Garut menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa begitu saja membatalkan sertifikat yang telah diterbitkan. “Kita tidak bisa membatalkan sertifikat secara sepihak. Namun, kita akan panggil dulu kedua kepala desa, baik dari Desa Tegalgede maupun Cigadog, untuk klarifikasi lebih lanjut,” ujarnya.

Perwakilan warga Desa Cigadog, Yayan, yang juga merupakan salah satu penggarap lahan, menyampaikan keresahannya. Ia menuturkan bahwa lahan yang kini dipermasalahkan telah digarap dan bahkan dijadikan tempat tinggal selama bertahun-tahun. “Kami sudah lama tinggal dan membangun di tanah itu. Kenapa sekarang malah jadi persoalan?” keluhnya.

Sementara itu, dari pihak Desa Tegalgede, hadir Pak Hilman, Bu Kuraisin, dan Pak Eman yang menyampaikan harapannya agar BPN bisa memfasilitasi penyelesaian secara adil. Mereka menekankan pentingnya pengembalian hak atas lahan yang selama ini digarap oleh warga Desa Cigadog.

Koordinator Forum Warga Peduli Garapan, Ade Burhanudin, menyampaikan bahwa perjuangan ini bertujuan untuk memastikan hak-hak masyarakat tetap terlindungi. “Kami sedang berjuang untuk memastikan hak warga kembali dan menuntut adanya keadilan. Keputusan dari audiensi ini akan menunggu langkah lanjutan dari BPN yang berjanji akan berkomunikasi terlebih dahulu dengan para kepala desa terkait,” tegasnya.

Audiensi ditutup dengan ketegangan yang belum mereda, menandakan bahwa persoalan ini masih jauh dari kata selesai dan akan terus menjadi perhatian publik hingga tercapai solusi yang adil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Tawuran di Cawang, 2 Sajam Diamankan

15 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan Personel dan Peralatan Penanganan Bencana

13 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Samsat Keliling Hadir di Cikarang Jababeka, Warga Kabupaten Bekasi Bisa Bayar Pajak Kendaraan dengan Mudah

13 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Bongkar 96 Kasus BBM Ilegal Sepanjang 2026, Kapolda Sumsel Hadirkan Solusi Gakkum dan Ekonomi Legal

27 Juli 2026 - 11:40 WIB

KODAERAL III DUKUNG TATA KELOLA KEUANGAN TRANSPARAN MELALUI REVIU ITJEN KEMHAN

27 Juli 2026 - 11:03 WIB

Trending di TNI/Polri